Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Hukum

Profil Andrie Yunus, Aktivis HAM yang Diserang Air Keras, Pernah Alami Teror Sebelumnya

Denis Arjuna
Last updated: March 19, 2026 1:45 am
Denis Arjuna
Share
4 Min Read
SHARE



Simak profil Andrie Yunus, aktivis HAM KontraS yang diserang pakai air keras usai podcast remiliterisasi, ternyata pernah alami teror sebelumnya.

Contents
  • Profil Andrie Yunus
  • Pernah Mengalami Teror Sebelumnya

Seperti diketahui, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus disiram air keras oleh orang tak dikenal usai podcast tentang remiliterisasi. Akibat peristiwa itu, Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh.

“Terutama pada area tangan kanan dan kiri, muka, dada, serta bagian mata,” ujar Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya dilansir Kompas.com, Jumat (13/3/2026).

Adapun peristiwa yang menimpa Andrie itu terjadi di kawasan Salemba, Jakarta Pusat sekitar pukul 23.37 WIB. Saat itu, Andrie Yunus sedang dalam perjalanan pulang menggunakan sepeda motor.

Menurut keterangan Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, sebelum kejadian Andrie baru saja menjadi narasumber dalam sebuah podcast yang digelar oleh Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Di podcast itu, mereka membahas “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”.



Disiram air keras usai podcast remiliterisasi, lantas seperti apa profil Andrie Yunus, aktivis HAM KontraS? Simak penjelasannya.

Profil Andrie Yunus

Andrie Yunus merupakan aktivis hak asasi manusia yang saat ini menjabat sebagai Wakil Koordinator Bidang Eksternal KontraS. Andrie aktif menyuarakan isu pelanggaran HAM, reformasi sektor keamanan, serta advokasi terhadap korban kekerasan negara.

Sebelum bergabung dengan KontraS pada 2022, Andrie bekerja di Lembaga Bantuan Hukum Jakarta pada 2019–2022 sebagai advokat yang fokus pada advokasi hukum publik. Di situ, ia sering melakukan pendampingan kasus yang berkaitan dengan kebebasan sipil dan perlindungan hak masyarakat.

Bicara soal latar belakang pendidikan, Andrie merupakan alumni Sekolah Tinggi Hukum (STH) Indonesia Jentera dan penerima Beasiswa Jentera. Ia lulus pada 2020 dengan skripsi yang menyoroti peran paralegal dalam mewujudkan persamaan di hadapan hukum.

Sejak aktif di KontraS, Andrie dikenal sebagai salah satu aktivis yang kerap mengkritisi kebijakan negara, terutama yang berkaitan dengan sektor keamanan. Ia beberapa kali terlibat dalam advokasi dan kampanye publik terkait isu reformasi sektor keamanan, termasuk kritik terhadap wacana revisi Undang-Undang TNI yang dinilai berpotensi memperluas peran militer di ranah sipil.

Pada 2025, Andrie juga sempat menjadi sorotan publik setelah bersama sejumlah aktivis masyarakat sipil mendatangi rapat pembahasan revisi UU TNI yang berlangsung tertutup di sebuah hotel di Jakarta. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes terhadap proses legislasi yang dinilai tidak transparan.

Selain itu, ia juga pernah hadir sebagai saksi dalam persidangan uji formal Undang-Undang TNI di Mahkamah Konstitusi untuk memberikan keterangan dari perspektif masyarakat sipil.

Pernah Mengalami Teror Sebelumnya

Sebelum mendapat serangan air keras, Andrie rupanya pernah mendapat teror. Dilansir Bangkapos.com, Dimas menyebut teror itu diterima korban usai dirinya terlibat dalam aksi protes terhadap pembahasan revisi Undang-Undang TNI.

Salah satunya terjadi pada dini hari 16 Maret 2025 ketika tiga orang tak dikenal mendatangi kantor KontraS dan mengaku sebagai wartawan. Namun, ketiga orang tersebut tidak menjelaskan berasal dari media mana maupun tujuan kedatangan mereka.

Pada waktu yang hampir bersamaan, Andrie juga menerima beberapa panggilan telepon dari nomor yang tidak dikenal. Ia menduga rangkaian kejadian tersebut merupakan bentuk intimidasi terhadap dirinya dan organisasi yang aktif mengkritisi kebijakan negara.

Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku serta motif di balik serangan terhadap aktivis HAM tersebut.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDenis Arjuna
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Hukum

Kejari Bogor Selamatkan Rp 93 Miliar dan Tangkap 4 DPO Tahun Ini

January 4, 2026
Hukum

5 Menit Dikunjungi Aspidsus, Respons Andi Kusuma Dianggap Menggangu di Rumahnya

January 14, 2026
Hukum

Delpedro Cs Dibebaskan, Komnas HAM Minta Polisi Tak Tuntut Kritik

March 14, 2026
Hukum

Wardatina Mawa Akhirnya Jawab Surat Damai Insan dan Inara Rusli, Pengacara Ungkap Poin Kunci

January 19, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?