Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Hukum

Profil Aipda Vicky Aristo, Polisi Sulut Mundur Usai Dimutasi dalam Kasus Korupsi Pejabat

Bayu Purnomo
Last updated: April 7, 2026 12:15 am
Bayu Purnomo
Share
4 Min Read
SHARE

Pemutusan Hubungan Kerja Aipda Vicky Aristo Katiandagho

Aipda Vicky Aristo Katiandagho, mantan Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Minahasa, memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai anggota Polri. Keputusan ini diambil setelah dirinya dimutasi secara mendadak ke Polres Kepulauan Talaud. Sebelum dimutasi, Vicky sedang menangani kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan tahun 2020 yang merupakan bagian dari program Bupati Minahasa. Kasus ini melibatkan tokoh-tokoh penting di Kabupaten Minahasa.

Contents
  • Pemutusan Hubungan Kerja Aipda Vicky Aristo Katiandagho
  • Curhatan di Media Sosial
  • Penanganan Kasus Korupsi
  • Tanggapan dari Pihak Berwenang

Pengunduran diri Aipda Vicky dilakukan setelah ia mengungkap kasus korupsi yang diduga merugikan negara miliaran rupiah. Ia sebelumnya menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa dengan tugas utama menangani perkara korupsi. Dalam wawancaranya kepada Kompas.com, Vicky menjelaskan bahwa ia sedang menangani kasus yang mengundang atensi publik yaitu perkara korupsi di Kabupaten Minahasa yang melibatkan orang-orang penting.

Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut terkait pengadaan tas ramah lingkungan yang penyelidikannya sudah dimulai sejak tahun 2021. Namun, karena berbagai kendala dan hambatan, perkara tersebut baru dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan pada 5 September 2024. Vicky menyatakan bahwa dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tas ramah lingkungan itu adalah program Bupati Minahasa tahun 2020.

Selama proses penyidikan, pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan dokumen sebagai alat bukti. Ia juga berkoordinasi dengan BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara untuk melakukan audit perhitungan kerugian negara. Namun, saat penyidikan masih berjalan, Vicky tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud tanpa penjelasan jelas.

Vicky enggan menjelaskan lebih jauh alasan pengunduran dirinya. Saat ditanya, ia hanya menjawab singkat. “Itu salah satu alasannya,” katanya. Ia telah mengajukan pengunduran diri sejak bulan Juni 2025, tetapi baru sekarang di-ACC.

Ditanya tentang rencana ke depannya setelah mundur dari institusi Polri, Vicky menjawab singkat sambil tertawa. “Saya masih menikmati jualan kopi,” katanya. Di akhir wawancara, ia menyampaikan pesan dan harapan: “Sekali Bhayangkara, selamanya Bhayangkara.”

Curhatan di Media Sosial

Dalam unggahannya lewat Facebook, Aipda Vicky mengucapkan terima kasih setelah mengundurkan diri sebagai anggota kepolisian. “Terima kasih Polda Sulut, Terima kasih Polres Minahasa, Terima kasih Polres Kepulauan Talaud, Terima kasih ZAZG. Kapan pun baju cokelat ini bisa tanggal… tetapi jiwa, SEKALI BHAYANGKARA SELAMANYA BHAYANGKARA. I LOVE KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA, I Quit,” tulis Vicky di akun media sosialnya.

Ia kini memilih untuk berdagang kopi. “Lebih baik jadi tukang kopi daripada tunduk pada penjilat,” tulisnya di media sosial.

Penanganan Kasus Korupsi

Sebelum dimutasi, Vicky menjabat sebagai Kepala Unit Tindak Pidana Khusus Sat Reskrim Polres Minahasa. Ia bertugas menyangkut penanganan perkara korupsi. Selama proses penyidikan, Vicky dan timnya telah melakukan penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan. Proses penyelidikan ini dimulai sejak Januari 2021. Setelah menemukan peristiwa pidana, status penyelidikan ditingkatkan menjadi penyidikan pada 5 September 2024.



Proses penyidikan ini melibatkan pemeriksaan sejumlah saksi dan pengumpulan dokumen sebagai alat bukti. Vicky juga berkoordinasi dengan BPKP Perwakilan Provinsi Sulawesi Utara untuk melakukan audit perhitungan kerugian negara. Namun, saat penyidikan masih berjalan, Vicky tiba-tiba dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud tanpa penjelasan jelas. Hal ini membuatnya memutuskan untuk mengundurkan diri dari Polri.

Tanggapan dari Pihak Berwenang

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulawesi Utara, Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan, belum memberikan respons saat dimintai konfirmasi terkait video viral yang melibatkan salah satu anggota kepolisian tersebut. Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian mengenai kasus ini.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByBayu Purnomo
Penulis yang terbiasa meliput isu-isu pemerintahan, ekonomi, hingga gaya hidup ringan. Ia gemar bersepeda sore dan merawat tanaman hias di rumah. Rutinitas sederhana itu membantunya menjaga fokus dan kreativitas. Motto: "Berpikir jernih menghasilkan tulisan yang kuat."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Hukum

Bongkar Kebiasaan Keluarga, 24 Tahun Penelantaran Anak Terungkap

January 14, 2026
Hukum

Ferdi, Pacar Fara, Angkat Bicara Usai Video Kekasihnya Dicium Raihan Beredar

March 4, 2026
Hukum

Ombudsman Selidiki Dugaan Penyalahgunaan Ruang Jalan Batam untuk Parkir K Square

February 20, 2026
Hukum

Seni Mengabaikan Privasi: Jerat Hukum Unggah Dokumen ke AI

February 20, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?