Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Teknologi

Peringatan BMKG hingga BRIN soal dentuman di Danau Maninjau Sumbar

Zaiful Aryanto
Last updated: January 29, 2026 3:35 am
Zaiful Aryanto
Share
4 Min Read
SHARE

Fenomena Dentuman Keras di Sekitar Danau Maninjau, Sumatera Barat

Pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 04.00 WIB, warga sekitar Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) dibuat kaget oleh suara dentuman keras yang terdengar hingga wilayah Pasaman Barat. Suara tersebut membuat masyarakat sekitar panik dan mencari tahu sumbernya.

Contents
  • Fenomena Dentuman Keras di Sekitar Danau Maninjau, Sumatera Barat
  • Penjelasan BMKG
  • Penjelasan BRIN

Salah satu warga setempat, Ahsin, Wali Nagari Sungai Batang, mengaku mendengar suara dentuman dari dalam rumahnya sebelum azan subuh berkumandang. Menurut Ahsin, suara tersebut memiliki ciri khas dan baru pertama kali ia dengar, meskipun ia tidak bisa memastikan asalnya.

Penjelasan BMKG

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memberikan penjelasan resmi mengenai fenomena ini. BMKG menyatakan bahwa suara dentuman yang terdengar di sejumlah wilayah sekitar Danau Maninjau dan Pasaman Barat bukan disebabkan oleh cuaca ekstrem atau aktivitas seismik.

Decky Irmawan, Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan analisis menyeluruh berdasarkan data pengamatan operasional. Hasilnya menunjukkan bahwa tidak ada kondisi cuaca ekstrem pada saat kejadian. Tidak ditemukan aktivitas awan konvektif jenis Cumulonimbus maupun sambaran petir signifikan yang bisa menghasilkan suara dentuman keras.

Selain itu, BMKG juga memastikan bahwa tidak ada aktivitas gempa bumi yang tercatat pada waktu yang bersamaan dengan laporan suara dentuman tersebut. Decky menegaskan bahwa sumber suara tersebut kemungkinan besar bukan berasal dari aktivitas tektonik maupun pergerakan lempeng bumi.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Mereka mengajak masyarakat untuk selalu merujuk pada informasi resmi dari BMKG melalui aplikasi Info BMKG, website www.bmkg.go.id, maupun media sosial resmi @bmkgminangkabau.

Penjelasan BRIN

Sementara itu, Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika BRIN, Prof. Thomas Djamaludin, menjelaskan bahwa suara dentuman tersebut secara ilmiah bisa saja dipicu oleh gelombang kejut (shock wave) akibat meteor yang memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi.

“Suara dentuman bisa terjadi karena gelombang kejut dari meteor yang cukup besar saat masuk ke atmosfer,” ujar Prof. Thomas melalui keterangan tertulisnya.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa dugaan tersebut belum bisa dipastikan tanpa adanya bukti pendukung. Rekaman foto atau video sangat dibutuhkan untuk menganalisis lintasan objek tersebut, sekaligus memastikan apakah fenomena yang terjadi benar-benar meteor atau justru sampah antariksa.

Prof. Thomas juga menyebutkan data seismograf yang merekam getaran tanah dapat menjadi petunjuk penting untuk mengetahui apakah ada objek antariksa yang benar-benar menghantam permukaan Bumi.

Terkait pemantauan benda langit, Prof. Thomas menjelaskan bahwa saat ini jaringan All Sky Camera (ASC) yang mampu merekam pergerakan benda antariksa belum menjangkau wilayah Sumatera Barat. ASC terdekat berada di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), Lampung, dengan cakupan yang masih terbatas.

“Saat ini coverage ASC belum bisa menjangkau wilayah Sumatera Barat,” ungkapnya.

Prof. Thomas juga menambahkan bahwa BRIN tengah mengupayakan pengembangan jaringan ASC untuk meng-cover langit Nusantara. Saat ini, BRIN baru memiliki tiga unit ASC yang akan dipasang di Timau, Pontianak, dan Biak.

“Nantinya seluruh fasilitas BRIN, termasuk di KSL Agam, akan dipasang ASC. Alat ini sangat membantu untuk memastikan jatuhnya meteor atau sampah antariksa,” jelasnya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByZaiful Aryanto
Penulis yang dikenal dengan gaya bahasa lugas dan informatif. Ia aktif meliput berita cepat, tren daring, hingga liputan human interest. Hobi utamanya adalah bersepeda, menonton video edukatif, dan mencoba tempat kuliner baru. Motto: "Tulisan yang baik selalu lahir dari kejujuran."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Teknologi

OpenAI umumkan GPT-5.2 Codex, AI paling hebat dalam coding dan aman dari serangan

December 29, 2025
Teknologi

Tiga Siswa SMA Tunjukkan Drone Lokal Tangani Bencana

December 19, 2025
Teknologi

Cara Menggunakan Prompt Gemini AI untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri 2026

March 23, 2026
Teknologi

Samsung Galaxy A57 5G dan A37 5G resmi dirilis, hadir dengan kamera pro dan AI terkini

March 30, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?