Berita Duka: Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo Meninggal Dunia
Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo, yang pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Filipina, meninggal dunia pada hari Minggu, 8 Februari 2026. Ia menghembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto sekitar pukul 20.15 WIB. Kabar duka ini dikonfirmasi oleh Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI saat ini, Ace Hasan Syadzily.
Kabar tersebut disampaikan melalui pesan singkat yang menyebutkan bahwa Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo bin Sutoyo Siswomiharjo telah berpulang ke rahmatullah. Ia meninggal setelah menjalani perawatan medis di RSPAD Jakarta. Jenazahnya rencananya akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta.
Agus Widjojo lahir di Solo, Jawa Tengah, pada 8 Juni 1947. Ia adalah putra dari Mayjen TNI (Anumerta) Sutoyo Siswomiharjo, salah satu pahlawan revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Sejak awal kariernya, Agus telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap negara dan bangsa.
Kiprah Karier Militer dan Akademik
Agus lulus dari Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1970. Selama bertugas di militer, ia menempuh berbagai pendidikan akademik internasional. Beberapa gelar yang ia raih antara lain Master of Military Art and Science dari US Army Command and General Staff College, serta studi bidang keamanan nasional di US National Defense University dan Public Policy di George Washington University.
Dalam perjalanan karier militernya, Agus pernah menjabat posisi strategis seperti Asisten Operasi (Asops) Kasdam III/Siliwangi, Kepala Staf Kodam Jaya, Wakil Asisten Perencanaan Umum (Waasrenum) ABRI, Asisten Perencanaan (Asrena) KSAD, hingga Komandan Sekolah Staf dan Komando ABRI (Dansesko ABRI). Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Staf Panglima TNI.
Peran dalam Politik dan Pemerintahan
Agus mulai memasuki panggung politik nasional ketika dipercaya menjadi Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI dari Fraksi TNI/Polri pada periode 2001–2002. Peran ini menandai kiprahnya dalam ranah politik dan pemerintahan di luar tugas militer aktif.
Pada 15 April 2016, ia diangkat sebagai Gubernur Lemhannas. Ia memimpin lembaga tersebut hingga 12 Januari 2022. Di luar struktur TNI, Agus juga pernah menjabat sebagai Deputi Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) serta Komisioner Komisi Kebenaran dan Persahabatan Indonesia–Timor Leste.
Jabatan sebagai Dubes RI untuk Filipina
Agus mulai menjalankan tugas sebagai Dubes RI untuk Filipina sejak Januari 2022 hingga akhir hayatnya. Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 4/P Tahun 2022 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh yang ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo.
Proses Pemakaman dan Kenangan
Jenazah Agus Widjojo disemayamkan di kediamannya di Puri Cikeas, Depok, Jawa Barat. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta. Menurut informasi yang diberikan oleh Ace Hasan Syadzily, jenazah akan disemayamkan di rumah almarhum setelah dimandikan di RSPAD.
Ace Hasan Syadzily mengenang Agus Widjojo sebagai sosok perwira TNI yang berperan penting dalam mendorong reformasi militer di Indonesia. Menurutnya, Agus merupakan salah satu tentara reformis yang menyusun desain peran dan fungsi TNI dalam negara demokrasi. Ia juga dikenal sebagai pemikir yang konsisten mendorong supremasi sipil serta kritis terhadap konsep dwifungsi ABRI di era Orde Baru.
“Di Lemhannas selama menjadi Gubernur, beliau sangat dikenal bersahaja dan memimpin dengan baik,” ujar Ace.
