Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Langkah Pemerintah Usai Didesak Keluar BoA, Kemlu: Ditangguhkan

Rommy Argiansyah
Last updated: March 14, 2026 11:50 pm
Rommy Argiansyah
Share
6 Min Read
SHARE

Pemerintah Indonesia Menangguhkan Pembahasan Board of Peace Akibat Konflik di Timur Tengah

Pemerintah Indonesia mengambil keputusan untuk menangguhkan pembahasan terkait Board of Peace (BoP) akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian dan untuk memprioritaskan keselamatan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah terdampak.

Contents
  • Pemerintah Indonesia Menangguhkan Pembahasan Board of Peace Akibat Konflik di Timur Tengah
  • Fokus Pemerintah: Keselamatan WNI di Wilayah Konflik
  • Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Konflik
  • WNI yang Terdampar Difasilitasi Penginapan dan Konsumsi
  • Sikap Prabowo terhadap Dinamika Global

Keputusan tersebut disampaikan langsung oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Juru Bicara I Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menjelaskan bahwa pembahasan mengenai BoP untuk sementara dihentikan hingga situasi di kawasan kembali lebih stabil.

“Dan sebagaimana yang disampaikan oleh Pak Menlu (Sugiono) juga beberapa hari yang lalu bahwa segala pembahasan tentang Board of Peace saat ini ditangguhkan atau istilahnya on hold,” kata Yvonne Mewengkang dalam jumpa pers di kantornya, Jumat (6/3/2026).

Fokus Pemerintah: Keselamatan WNI di Wilayah Konflik

Di tengah situasi geopolitik yang semakin tegang, pemerintah Indonesia saat ini memprioritaskan langkah perlindungan bagi WNI di kawasan yang berpotensi terdampak konflik. Menurut Yvonne, pemerintah terus menyiapkan berbagai langkah antisipatif guna menghadapi kemungkinan dampak yang lebih luas dari eskalasi tersebut.

“Dan kita juga fokus untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif dalam menghadapi dampak eskalasi tersebut,” ujar dia. Selain itu, setiap kebijakan terkait keterlibatan Indonesia dalam forum atau mekanisme internasional tetap berlandaskan prinsip politik luar negeri bebas aktif serta kepentingan nasional.

Kemlu Pastikan Belum Ada WNI Jadi Korban Konflik

Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri memastikan hingga saat ini belum ada laporan warga negara Indonesia yang menjadi korban akibat konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pelaksana Tugas Direktur Perlindungan WNI (PWNI) Kemlu RI, Heni Hamidah, mengatakan sejumlah WNI memang terdampak situasi, tetapi bukan karena serangan langsung.

“Hingga saat ini, belum diterima laporan adanya WNI yang terdampak langsung oleh serangan,” kata Heni dalam konferensi pers yang sama. Sebagian WNI dilaporkan sempat terdampar akibat gangguan transportasi internasional yang dipicu oleh pembatasan ruang udara di beberapa wilayah.

“Yang terdampak saat ini adalah adanya WNI stranded karena pembatasan atau penutupan ruang udara, pengalihan rute penerbangan, serta ketidakpastian jadwal transportasi internasional,” sambung Heni.

WNI yang Terdampar Difasilitasi Penginapan dan Konsumsi

Meski mengalami kendala perjalanan, para WNI yang tertahan di sejumlah bandara internasional tetap mendapatkan fasilitas dasar sambil menunggu jadwal penerbangan lanjutan. Pemerintah melalui perwakilan RI di luar negeri terus memantau perkembangan jadwal penerbangan dan berkoordinasi dengan otoritas setempat agar WNI dapat segera melanjutkan perjalanan.

Kemlu juga memberi perhatian khusus terhadap jemaah umrah asal Indonesia yang terdampak situasi keamanan di Timur Tengah. Untuk memastikan penanganan cepat, perwakilan RI menempatkan tim pemantauan selama 24 jam di dua bandara utama di Arab Saudi, yakni Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah dan Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Langkah ini dilakukan untuk membantu para jemaah yang mengalami penundaan kepulangan. “Dan jemaah yang masih tertahan kepulangannya di bawah koordinasi perwakilan dan pihak travel dicarikan akomodasi atau penginapan di sekitar Bandara Jeddah dan Madinah sambil menunggu tiket kepulangan yang tersedia,” tegas dia.

Sikap Prabowo terhadap Dinamika Global

Memanasnya konflik geopolitik setelah serangan Israel dan Amerika Serikat (AS) ke Iran sejak akhir pekan lalu mendorong pemerintah Indonesia bersikap serius. Presiden RI Prabowo Subianto dikabarkan tengah mempertimbangkan evaluasi terhadap posisi Indonesia di Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP).

Sinyal tersebut mencuat usai Presiden menggelar pertemuan tertutup di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (3/3/2026). Pertemuan berlangsung sekitar 3,5 jam dan dihadiri para presiden dan wakil presiden terdahulu, mantan menteri luar negeri, ketua umum partai politik, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Berikut sikap-sikap yang disampaikan Presiden dalam merespons dinamika global tersebut:

  1. Prabowo Siap Evaluasi Keanggotaan Indonesia di BoP

    Presiden menilai eskalasi konflik di Iran berpotensi memengaruhi legitimasi dan efektivitas Dewan Perdamaian, terutama karena negara-negara yang terlibat dalam serangan merupakan bagian dari keanggotaan BoP. Menurut Hassan, pembahasan tak hanya menyentuh konflik semata, tetapi juga masa depan lembaga tersebut.

  2. Menghitung Ulang Kontribusi dan Penggelaran Pasukan

    Presiden juga disebut mempertimbangkan ulang kontribusi Indonesia, baik dari sisi pendanaan maupun pengiriman personel. Indonesia selama ini dikenal sebagai salah satu kontributor besar dalam misi perdamaian.

  3. Opsi Keluar dari BoP Tidak Ditutup

    Di tengah meningkatnya desakan publik agar Indonesia menarik diri, Presiden disebut tidak menutup kemungkinan untuk keluar dari Dewan Perdamaian jika dinilai tak lagi mampu menjalankan mandatnya.

  4. Pengiriman 8.000 Personel ke Palestina Bergantung Evaluasi

    Selain isu keanggotaan, forum tersebut juga membahas rencana pengiriman 8.000 personel Indonesia untuk memperkuat ISF dalam mendukung misi perdamaian di Palestina. Hassan menyebut keputusan tersebut sangat bergantung pada hasil evaluasi terhadap BoP.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRommy Argiansyah
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Paijo Parikesit: Bahaya Gerakan BOP dan ART untuk Jatuhkan Presiden

March 14, 2026
Politik

Penilaian Kopel Indonesia 2025: Kerja Keras dengan Integritas Rendah

December 29, 2025
Politik

Sejarah Baru: Bupati Jayawijaya Angkat Putra Suku Mee Jadi Kabag Umum Setda

March 10, 2026
Politik

Kelakuan PPPK Paruh Waktu Mengkhawatirkan, Kesempatan Jadi PNS Menipis

January 19, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?