Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Kericuhan Sekda Ngada, Gubernur NTT Tunjuk Gerardus Reo Jadi PJ Sekda

Rizal Hartanto
Last updated: March 10, 2026 12:13 am
Rizal Hartanto
Share
4 Min Read
SHARE

Penunjukan Pejabat Sekda Ngada yang Masih Menjadi Perdebatan

Kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ngada hingga kini masih kosong. Setelah sebelumnya diisi oleh Yohanes C.Watu Ngebu, jabatan tersebut kini digantikan oleh Gerardus Reo sebagai Pelaksana Jabatan (PJ) Sekda. Penunjukan ini dilakukan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, melalui surat keputusan dengan nomor 816.2.1/61/BKD/3.2, tanggal 26 Februari 2026.

Contents
  • Penunjukan Pejabat Sekda Ngada yang Masih Menjadi Perdebatan
  • Proses Seleksi yang Masih Berlangsung

Sejak ditinggal oleh Tedy Nono pada tahun 2025 lalu, posisi Sekda Ngada terus kosong dan telah tiga kali diisi oleh PJ. Kali ini, Gerardus Reo, yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Ngada, ditunjuk sebagai PJ Sekda.

Proses seleksi untuk mengisi jabatan Sekda Ngada telah berlangsung, dan tiga nama hasil seleksi telah diumumkan oleh Bupati Ngada Raymundus Bena pada November 2025 lalu. Tiga nama tersebut adalah Yohanes Capistrano Watu Ngebu, S.Sos., M.Si., Drs. Markus Philipus Botha, dan Gerardus Reo, S.E., M.Si. Ketiga nama tersebut juga direkomendasikan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mengikuti tahapan lebih lanjut di tingkat provinsi.

Namun, meskipun ketiga nama tersebut sudah berada di tangan Gubernur NTT, hingga kini belum ada pengangkatan Sekda Defenitif. Gubernur NTT menolak satu dari tiga nama yang diajukan oleh Bupati Ngada, yaitu Yohanes C. Watu Ngebu. Alasan penolakan ini didasarkan pada pertimbangan kinerja, koordinasi, serta kesinambungan hubungan kerja antara pemerintah provinsi dan kabupaten dalam pelaksanaan tugas di bidang pemerintahan, pembangunan, dan pemasyarakatan.

Dalam surat yang dikeluarkan oleh Gubernur NTT, ia meminta Bupati Ngada untuk mengusulkan kembali tiga nama hasil seleksi terbuka yang telah dilakukan November 2025 lalu. Surat ini dikeluarkan pada 1 Desember 2025 dengan tembusan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menanggapi surat tersebut, Bupati Ngada Raymundus Bena kembali mengirim surat kepada Gubernur NTT pada 2 Maret 2026. Ia menyatakan bahwa pengiriman satu nama Calon Sekda Ngada telah melalui rangkaian proses seleksi terbuka yang transparan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Permasalahan ini menimbulkan komentar dari DPRD Ngada. Anggota DPRD seperti Jois Jawa menilai bahwa keterlambatan pelantikan Sekda Ngada menghambat roda koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah. DPRD juga mengkhawatirkan munculnya opini liar di tengah masyarakat yang berimplikasi pada hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap proses yang sedang berjalan.

Jois Jawa meminta Bupati Ngada segera melantik Sekda Defenitif agar tidak mengganggu pelaksanaan pemerintahan. Ia menyoroti pentingnya jabatan Sekda dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Ngada.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya, Fridus Muga, juga mendesak Bupati Ngada untuk segera melantik Sekda Defenitif sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang nantinya dilantik, mereka akan menjadi Sekda Ngada.

Proses Seleksi yang Masih Berlangsung

Proses seleksi Sekda Ngada telah berlangsung secara terbuka, namun sampai saat ini belum ada keputusan resmi dari pihak gubernur. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan di kalangan masyarakat tentang alasan penundaan pelantikan Sekda.

Beberapa pihak menganggap bahwa proses seleksi harus dilakukan dengan transparan dan sesuai aturan yang berlaku. Mereka berharap agar proses ini dapat segera diselesaikan tanpa mengganggu kinerja pemerintahan di Kabupaten Ngada.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRizal Hartanto
Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

DPR Pantau Pembangunan Listrik Desa di Landak, Warga Saga Nikmati Listrik PLN

April 14, 2026
Politik

Kerusakan Lingkungan Kembali Viral, Ini Pernyataan Ulil

December 3, 2025
Politik

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pakar UI Minta Pemerintah Ambil Tindakan Nyata

April 7, 2026
Politik

Pertempuran Melawan Rente di Penyelenggaraan Haji Indonesia

December 3, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?