Kecelakaan Maut di Mendalo Jambi: Truk Mogok Tanpa Pengamanan
Sebuah kecelakaan maut terjadi di jalur tengkorak Mendalo, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Seorang pemuda yang mengendarai motor Honda Scoopy tewas setelah menabrak bagian belakang truk yang sedang mogok di tanjakan dekat Bank BRI, perbatasan Simpang Rimbo-Mendalo, pada Selasa pagi (7/4/2026). Insiden ini memicu kemarahan warga sekitar dan pengguna jalan.
Truk tersebut ternyata sudah dibiarkan terparkir di badan jalan sempit dan menanjak selama tiga hari terakhir tanpa pengamanan yang memadai. Warga yang sering melintasi jalur tersebut menyebutkan bahwa truk rusak itu menjadi ancaman bagi pengendara, terutama saat malam hari karena minimnya penerangan dan rambu peringatan.
“Truk ini sudah rusak selama tiga hari dan tidak ada rambu-rambu segitiga. Dari jauh tidak terlihat,” ujar Idal, salah satu warga yang marah dengan keberadaan truk tersebut. Fauzi juga menyampaikan keluhan serupa, mengungkapkan bahwa truk tersebut berdiri tegak di daerah rawan tanpa adanya rambu-rambu, hanya dihiasi semak-semak yang dekat dengan mobilnya.
Titik Rawan Macet dan Kecelakaan
Lokasi tanjakan Mendalo dikenal sebagai titik dengan visibilitas terbatas. Kondisi truk yang mogok tepat di jalur pendakian membuat pengendara yang datang dari arah bawah seringkali tidak menyadari keberadaan rintangan tersebut hingga jarak yang sudah terlalu dekat. Andre menggambarkan bahayanya lokasi tersebut, menyebutkan bahwa dari kemarin ia lewat dan melihat truk itu sudah berada di situ. “Emang ngeri nian titik macetnya, manis nian. Kalo ndak pasat mato pasti laka,” katanya.
Rani, warga lainnya, juga menyoroti kondisi gelap gulita di lokasi yang memperparah risiko. “Tapi emang tidak ada rambu-rambunya, terus jalan gelap nian tadi malam pas lewat situ,” tambahnya.
Nahas, pemuda yang hingga kini identitasnya belum diketahui itu tidak sempat menghindar. Ia terjepit di bawah ban belakang truk dan meninggal dunia di tempat. Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk menunggu pihak keluarga.
Tragedi di Jalan Lingkar: Bocah 10 Tahun Tewas Terlindas
Insiden di Mendalo ini menambah daftar panjang kecelakaan maut di wilayah Jambi dalam 24 jam terakhir. Sebelumnya, kecelakaan tragis juga merenggut nyawa Jihan Ahsihaq (10) di Jalan Lingkar Selatan II, depan Masjid Baitul Mukmin. Korban tewas terlindas truk tronton saat dibonceng ayahnya untuk menjenguk ibunya yang sedang sakit jantung di rumah sakit. Sopir truk dalam kejadian tersebut diketahui melarikan diri dan masih dalam pengejaran pihak kepolisian.
Kejadian Berulang dan Keluhan Warga
Warga sekitar mengeluhkan kondisi jalan yang tidak aman dan minim penerangan. Lokasi kejadian dikenal gelap, rawan macet, dan minim penerangan jalan. Hal ini memperburuk risiko kecelakaan, terutama pada malam hari ketika visibilitas sangat terbatas.
Selain itu, truk yang mogok di jalan sempit dan menanjak tanpa adanya pengamanan yang memadai menjadi ancaman nyata bagi pengendara. Warga mengingatkan agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Langkah yang Diperlukan
Dari kejadian ini, penting untuk dilakukan evaluasi terhadap kondisi jalan dan pengawasan terhadap kendaraan yang mogok. Pemerintah setempat harus segera memperbaiki infrastruktur jalan, memasang rambu-rambu yang cukup, serta memastikan penerangan jalan yang memadai di area rawan.
Selain itu, perlu adanya koordinasi antara pihak kepolisian dan dinas perhubungan untuk memastikan keamanan lalu lintas dan mencegah kecelakaan yang lebih parah.
