Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Kapal Tidak Boleh Lalu Lintas di Selat Hormuz, Trump Pertimbangkan Damai dengan Iran

Lani Kaylila
Last updated: March 30, 2026 12:26 am
Lani Kaylila
Share
4 Min Read
SHARE

Upaya Damai Trump dengan Iran, Tapi Teheran Tetap Bersikap Keras

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dikabarkan sedang berupaya untuk menjalin kesepakatan damai dengan Iran guna meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah. Namun, sinyal perdamaian tersebut justru disambut dengan sikap keras oleh pihak Teheran.

Contents
  • Upaya Damai Trump dengan Iran, Tapi Teheran Tetap Bersikap Keras
  • Tarif Lewat Selat Hormuz

Iran dilaporkan memperketat posisi tawar dalam negosiasi, seiring meningkatnya pengaruh Korps Garda Revolusi Islam dalam menentukan kebijakan luar negeri negara tersebut. Berdasarkan laporan dari sumber di Teheran, Iran tidak hanya menginginkan gencatan senjata, tetapi juga menyiapkan sejumlah tuntutan dalam satu paket yang dinilai cukup berat bagi Washington.

Beberapa tuntutan tersebut antara lain:
* Jaminan keamanan penuh
* Ganti rugi perang
* Kendali atas Selat Hormuz
* Pengakuan terhadap program rudal balistik Iran

Menguatnya sikap keras Iran disebut sebagai dampak dari pergeseran politik internal, terutama setelah serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa situasi diplomatik saat ini masih sangat dinamis dan belum ada keputusan final terkait negosiasi. “Ini adalah diskusi diplomatik yang sangat sensitif. Amerika Serikat tidak akan melakukan negosiasi melalui pers,” ujarnya.

Di sisi lain, peluang perundingan juga terbuka dengan kemungkinan pertemuan langsung yang difasilitasi oleh Pakistan sebagai mediator. Sementara itu, pihak Israel menyatakan keraguan terhadap keberhasilan perundingan tersebut. Mereka menilai kecil kemungkinan Iran akan menyetujui tuntutan yang diajukan Amerika Serikat.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan bahwa Trump melihat adanya peluang diplomasi dengan memanfaatkan tekanan militer yang telah dilakukan sebelumnya. “Trump percaya pencapaian militer bisa dimanfaatkan untuk mencapai tujuan melalui jalur diplomasi,” ujarnya.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran saat ini masih terus berkembang, dan hasil negosiasi diperkirakan akan sangat menentukan stabilitas kawasan Timur Tengah ke depan.

Tarif Lewat Selat Hormuz

Iran mulai mengizinkan kapal-kapal untuk melewati Selat Hormuz di Teluk Persia. Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan kapal-kapal yang tidak berafiliasi dengan Israel dan Amerika Serikat diperbolehkan untuk melintasi selat sempit tersebut. Meski demikian media-media Iran juga melaporkan bahwa Teheran menarik tarif 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34 miliar per kapal di Selat Hormuz, jalur perairan sempit yang dilintasi 20 persen minyak dunia itu.

Kebijakan ini diambil Iran saat Presiden Donald Trump mengatakan pihaknya dan Iran sedang melakukan perundingan dan ada tanda-tanda positif menuju deeskalasi konflik di Teluk Persia tersebut. “Iran telah mengambil langkah untuk memastikan keamanan pelayaran lewat jalur ini dan akan melakukan koordinasi yang diperlukan bagi kapal yang tidak berafiliasi dengan pihak agresor,” kata Pezeshkian dalam percakapan telepon dengan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Sementara Alaeddin Boroujerdi, anggota komite keamanan dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, dalam wawancara dengan media lokal mengatakan pemerintah menarik tarif 2 juta dolar AS per kapal yang lewat di Selat Hormuz. “Menarik 2 juta dolar AS sebagai biaya transit dari kapal-kapal yang melewati Selat Hormuz mencerminkan kekuatan Iran,” kata Boroujerdi dilandir dari kantor berita Türkiye, Anadolu.

Sementara itu media-media maritim melaporkan bahwa kapal-kapal China mulai membayar pemerintah Iran untuk bisa melewati Selat Hormuz. Dilansir dari Lloyd List, kapal Newvoyager milik perusahaan China Bengbu Shengda Transportation telah membayar pemerintah Iran untuk bisa melintasi Selat Hormuz. Meski demikian belum diketahui berapa besar ongkos dan bagaimana metode pembayarannya.

Pada akhir pekan kemarin Iran juga mengumumkan akan mengizinkan kapal tanker Jepang yang mengangkut sekitar 2 juta barel minyak dari Irak untuk melewati Selat Hormuz.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Mentan: Food Estate Merauke Percepat Infrastruktur Papua Selatan

February 9, 2026
Politik

Intelligence AS: Tiongkok Serang Taiwan pada 2027

December 3, 2025
Politik

Ketika Mantan Musuh Menjadi Sahabat

January 22, 2026
Politik

Gugat Cerai Ridwan Kamil, Ini Profil dan Harta Atalia Praratya

December 22, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?