Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Agung Soesilo Dikritik Nikita Mirzani, Rekam Jejak Hakim Dinilai Tidak Adil

Adriatno Majid
Last updated: April 15, 2026 11:57 pm
Adriatno Majid
Share
3 Min Read
SHARE

Surat Terbuka Nikita Mirzani ke Presiden Prabowo Subianto

Nikita Mirzani, yang saat ini sedang menjalani vonis 6 tahun penjara atas dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan penggelapan uang terhadap korban Reza Gladys, mengirimkan surat terbuka kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Surat tersebut menyoroti peran Hakim Agung Soesilo dalam putusan kasasinya yang ditolak oleh Mahkamah Agung.

Contents
  • Surat Terbuka Nikita Mirzani ke Presiden Prabowo Subianto
  • Siapa Hakim Agung Soesilo?
  • Perbandingan Kasus yang Disampaikan Nikita
  • Pertanyaan tentang Keadilan Hukum
  • Akhir Surat dan Permintaan Keadilan

Nikita merasa bahwa putusan yang dijatuhkan oleh hakim tersebut tidak mencerminkan rasa keadilan. Ia membandingkan vonis 6 tahunnya dengan beberapa kasus lain yang ditangani oleh Hakim Agung Soesilo. Menurutnya, kasus-kasus berat seperti pembunuhan dan korupsi justru mendapat hukuman yang lebih ringan dibandingkan dengan kasusnya sendiri.

Siapa Hakim Agung Soesilo?

Hakim Agung Soesilo adalah seorang hakim pada Kamar Pidana Mahkamah Agung. Sebelum menjadi Hakim Agung, ia pernah bertugas sebagai hakim di Pengadilan Tinggi Banjarmasin pada 2019 hingga awal 2020. Selain itu, ia juga pernah menjadi ketua majelis hakim yang menangani kasasi perkara pembunuhan oleh Ronald Tannur.

Dalam suratnya, Nikita Mirzani menyebutkan bahwa rekam jejak Hakim Agung Soesilo dalam memutuskan beberapa kasus sangat mencurigakan. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa kasus, hakim tersebut memberikan vonis yang jauh lebih ringan bagi para pelaku korupsi dan pembunuhan.

Perbandingan Kasus yang Disampaikan Nikita

Nikita menilai bahwa ada ketidakadilan dalam pemberian hukuman. Ia menunjukkan contoh-contoh kasus yang dinilai lebih berat dari kasusnya tetapi justru mendapat hukuman yang lebih ringan. Misalnya:

  • Ronald Tannur, yang melakukan pembunuhan, hanya divonis 5 tahun penjara.
  • Luhur Budi Djatmiko, yang merugikan negara hingga Rp348 miliar, hanya divonis 1,5 tahun.
  • Mangapul Bakara, yang merugikan negara hingga 8 miliar, hanya divonis 2 tahun.

Menurut Nikita, hal ini menunjukkan bahwa hukum yang diterapkan tidak adil dan tidak proporsional. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak merugikan negara, namun malah dihukum lebih berat daripada pelaku-pelaku korupsi.

Pertanyaan tentang Keadilan Hukum

Nikita juga menanyakan soal logika hukum di Tanah Air. Ia menggambarkan fenomena ini dengan istilah “koruptor dirangkul, single mom dipukul”. Ia merasa bahwa sistem hukum saat ini tidak lagi menjunjung keadilan, melainkan lebih menitikberatkan pada kepentingan tertentu.

Ia juga menyebutkan bahwa penggunaan pasal subsider dalam kasusnya adalah preseden buruk. Nikita, sebagai ibu tunggal yang harus menghidupi tiga anaknya, merasa bahwa hukuman yang diberikan tidak sesuai dengan bobot kasusnya.

Akhir Surat dan Permintaan Keadilan

Di akhir suratnya, Nikita kembali menegaskan bahwa putusan yang diberikan oleh Hakim Agung Soesilo bukanlah penegakan hukum, melainkan penindasan. Ia mempertanyakan di mana letak nurani hukum jika lisan dan ketikan dianggap lebih berbahaya daripada pencurian harta negara atau penghilangan nyawa manusia.

Nikita meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memperhatikan kasusnya dan meninjau kembali putusan yang dijatuhkan. Ia berharap agar keadilan bisa ditegakkan dengan benar, bukan hanya untuk orang-orang tertentu saja.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByAdriatno Majid
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Krisis Dwi Sasetyaningtyas Mencapai Gubernur Jatim, Khofifah Soroti Pelanggaran Aturan LPDP

March 10, 2026
Politik

Pernyataan Jokowi Soal Kasus Ijazah Palsu: Maaf, Hukum Tetap Berjalan

February 4, 2026
Politik

Pramono Anung: Jakarta Jadi Kota Teraman Kedua Asia Tenggara, Bukan Permintaan Kami

April 15, 2026
Politik

Inggris Kirim Empat Pesawat Tempur ke Qatar

March 10, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?