Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

PDIP Buka Suara, Jokowi Tidak Terlibat dalam Pelemahan KPK untuk PSI dan Kaesang

Ratna Purnama
Last updated: February 20, 2026 11:35 pm
Ratna Purnama
Share
5 Min Read
SHARE

Kritik terhadap Revisi UU KPK 2019

Ketua DPP PDI Perjuangan, Ronny Talapessy, menuding Presiden ke-7 RI Joko Widodo berupaya “cuci tangan” atas pelemahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada tahun 2019. Ia menyatakan bahwa pernyataan persetujuan revisi ulang Undang-Undang KPK berkaitan dengan kepentingan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang kini dipimpin putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep.

Contents
  • Kritik terhadap Revisi UU KPK 2019
  • Proses Revisi UU KPK 2019
  • Kaitan dengan Kepentingan PSI dan Kaesang
  • Indeks Persepsi Korupsi
  • Respons Jokowi Soal Revisi UU KPK
  • Dorongan Penguatan KPK
  • Dinamika Politik dan Idealisme

Ronny mengatakan bahwa sikap Jokowi bukan didorong oleh semangat penguatan pemberantasan korupsi, melainkan sarat kepentingan politik. Menurutnya, pernyataan tersebut merupakan bentuk pencarian perhatian sekaligus upaya untuk “cuci tangan” dari tanggung jawab pelemahan KPK yang terjadi pada 2019.

“Saya sependapat dengan Mas Boyamin dari MAKI, bahwa Presiden Jokowi lagi cari perhatian khususnya terkait mengembalikan UU KPK yang lama. Padahal, semua masyarakat tahu bahwa UU KPK diubah pada masa kepemimpinan beliau. Dan sekarang beliau mau cuci tangan soal itu,” ujar Ronny, Selasa (17/2/2026).

Proses Revisi UU KPK 2019

Ronny mengingatkan bahwa proses revisi UU KPK pada 2019 tidak terjadi secara tiba-tiba. Saat itu, menurutnya, berbagai tokoh nasional dan tokoh agama telah dilibatkan dan diminta memberikan masukan. Namun, Presiden Jokowi dinilai tidak mengambil langkah konkret untuk menghentikan atau mengoreksi revisi yang pada akhirnya melemahkan lembaga antirasuah.

“Ada banyak saksi tokoh-tokoh nasional dan agama yang diundang diminta masukan soal UU KPK pada 2019, tetapi beliau waktu itu tidak mengambil tindakan apa-apa,” kata Ronny.

Atas dasar itu, ia menilai pernyataan Jokowi saat ini tidak dapat dilepaskan dari konteks masa lalu, ketika perubahan regulasi tersebut justru dibiarkan berjalan hingga disahkan.

Kaitan dengan Kepentingan PSI dan Kaesang

Lebih jauh, Ronny menuding pernyataan Jokowi terkait revisi UU KPK memiliki kaitan langsung dengan kepentingan elektoral Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang kini dipimpin oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep. Menurut Ronny, sikap Jokowi tersebut bukanlah refleksi komitmen antikorupsi, melainkan strategi politik untuk mendongkrak popularitas dan elektabilitas PSI.

“Jadi, pernyataan beliau itu, saya nilai berkaitan dengan upaya beliau untuk mati-matian memperjuangkan PSI. Ini tak lebih dari sekadar untuk menaikkan popularitas dan elektabilitas untuk PSI,” ucap Ronny.

Indeks Persepsi Korupsi

Ronny juga menyinggung capaian Indeks Persepsi Korupsi (CPI) Indonesia selama masa pemerintahan Jokowi yang dinilainya tidak menunjukkan kemajuan signifikan. Ia menilai stagnasi CPI justru menjadi bukti bahwa pelemahan KPK berdampak nyata terhadap agenda pemberantasan korupsi.

“Jadi, tidak ada sama sekali dalam rangka pemberantasan korupsi. Apalagi indeks persepsi korupsi (CPI) kita stagnan justru pada masa beliau. Jadi, saran saya tidak usah terlalu ambil perhatian atas pernyataan beliau itu. Kasihan masyarakat kita kalau disuguhi hal-hal yang tidak benar dari beliau,” kata dia.

Respons Jokowi Soal Revisi UU KPK

Sebelumnya, Jokowi secara terbuka menyatakan persetujuannya apabila UU KPK direvisi kembali. Pernyataan itu disampaikan di tengah menguatnya dorongan publik untuk memperkuat kembali kewenangan lembaga antirasuah.

“Ya, saya setuju,” ujar Jokowi usai menonton pertandingan Persis Solo melawan Madura United di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2/2026).

Jokowi kemudian menegaskan bahwa revisi UU KPK pada 2019 merupakan inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), bukan pemerintah. Ia juga menyebut tidak menandatangani UU Nomor 19 Tahun 2019, meskipun aturan tersebut tetap berlaku setelah 30 hari disahkan dalam rapat paripurna DPR.

“Ya memang saat itu atas inisiatif DPR direvisi. Tapi saya tidak tanda tangan,” ujar Jokowi.

Dorongan Penguatan KPK

Dorongan agar KPK kembali diperkuat sebelumnya juga disampaikan mantan Ketua KPK Abraham Samad saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat (30/1/2026). Abraham menilai penurunan kinerja KPK terjadi sejak revisi UU KPK 2019 diberlakukan, sehingga ia mengusulkan agar regulasi tersebut dikembalikan ke bentuk semula.

“Oleh karena itu, kalau kita ingin memperbaiki kembali KPK, kinerjanya meningkat seperti aparat penegak lain, kembalikan Undang-Undang KPK seperti dulu,” kata Abraham.

Dinamika Politik dan Idealisme

Dengan saling silang kepentingan politik, kritik tajam, dan tuntutan penguatan lembaga antirasuah, wacana revisi ulang UU KPK kini kembali menjadi medan tarik-menarik antara idealisme pemberantasan korupsi dan realitas politik elektoral.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRatna Purnama
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Bupati Aceh Utara Ayahwa, Mantan Komandan GAM Pantau Banjir dengan Perahu di Malam Hari

December 3, 2025
Politik

Untuk Selamatkan PPPK, Pemkab Semarang Tunda Formasi CPNS, Blora Jamin Tak Ada PHK

April 9, 2026
Politik

Menteri Luar Negeri Sugiono Jelaskan Peran Dewan Perdamaian Trump untuk Gaza

February 4, 2026
Politik

Prabowo-Trump Sepakat Perjanjian Dagang, Ini Laporan Neraca Dagang RI-AS 5 Tahun Terakhir

February 27, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?