Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Daerah

Mulai Besok, Bus Wisata Dilarang Masuk Senopati, Dishub Yogya Pasang Rambu Pengalihan

Eka Syaputra
Last updated: March 19, 2026 1:44 am
Eka Syaputra
Share
4 Min Read
SHARE

Pemkot Yogyakarta Siapkan Kebijakan Larangan Bus Pariwisata Masuk ke TKP Senopati

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta telah menyiapkan langkah tegas untuk mencegah masuknya bus pariwisata ke Tempat Khusus Parkir (TKP) Senopati. Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada hari Sabtu, 14 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengurangi jumlah kendaraan besar yang melintasi kawasan inti Sumbu Filosofi, khususnya di sekitar Titik Nol Kilometer Yogyakarta.

Contents
  • Pemkot Yogyakarta Siapkan Kebijakan Larangan Bus Pariwisata Masuk ke TKP Senopati
  • Skema Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas
  • Penyederhanaan Akses Menuju Titik Nol Kilometer
  • Tindak Lanjut dan Evaluasi

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta, Agus Arif Nugroho, menyatakan bahwa seluruh sarana prasarana pendukung, termasuk rambu-rambu petunjuk arah, telah dipasang di titik-titik strategis. Tujuannya adalah untuk memandu bus pariwisata menuju kantong parkir alternatif, seperti TKP Ngabean dan lahan eks Menara Kopi di kawasan Kotabaru.

“Uji coba ini masuk dalam Operasi Ketupat 2026. Rambu-rambu sudah dipasang untuk mengarahkan bus pariwisata ke kantong parkir alternatif,” ujarnya, Jumat (13/3/26). Ia menekankan bahwa kebijakan ini bertujuan untuk memastikan kawasan Titik Nol Kilometer bersih dari lalu lalang kendaraan besar, terutama menjelang masa libur Lebaran.

Skema Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Sesuai rencana, armada bus yang biasanya memenuhi TKP Senopati akan dialihkan ke dua lokasi utama, yakni TKP Ngabean dan lahan eks Menara Kopi. Kadishub juga menyampaikan bahwa kebijakan tersebut bersifat dinamis dan akan terus dipantau perkembangannya di lapangan.

“Kita ujicoba dulu. Nanti temuan-temuan di lapangan akan kita jadikan bahan evaluasi lebih lanjut, sebagaimana arahan Pak Wali Kota,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas untuk mendukung kebijakan ini. Personel kepolisian akan disiagakan di titik-titik krusial guna menghalau bus yang mencoba merangsek masuk ke arah TKP Senopati melalui Titik Nol.

“Skema ini hasil koordinasi bersama antara Polresta dan Dishub. Anggota sudah disiapkan untuk menghalau (bus). Kami juga menyiapkan kantong parkir cadangan jika terjadi lonjakan,” jelasnya.

Menurut Alvian, kebijakan ini diprediksi akan membawa dampak positif bagi kelancaran arus lalu lintas, khususnya di seputaran jantung kota. Dengan hilangnya kendaraan berdimensi besar, beban jalan di kawasan Titik Nol Kilometer, baik dari sisi timur maupun barat, diyakini akan jauh lebih ringan.

“Kalau kepadatan, sebetulnya tidak terlalu (khawatir). Justru jalur tengah di Titik Nol akan semakin ringan karena tidak ada kendaraan besar. Beban dialihkan ke jalur pinggir, sehingga di pusat kota lebih lancar,” ungkapnya.

Penyederhanaan Akses Menuju Titik Nol Kilometer

Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menyampaikan bahwa bus pariwisata yang biasanya masuk dari Titik Nol ke TKP Senopati, akan dialihkan ke beberapa titik alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan. “Mulai tanggal 14 besok, hari Sabtu, saya akan menutup untuk bus tidak masuk di Senopati. Roda empat kecil masih boleh, tapi bus tidak boleh. Bus ditempatkan di (TKP) Ngabean,” ujarnya, Kamis (12/3/26).

Khusus bus yang hendak menuju TKP Ngabean dari sisi timur, diarahkan melalui perempatan Gondomanan ke arah selatan menuju Pojok Beteng Wetan, kemudian Pojok Beteng Kulon, hingga masuk ke area parkir. Sedangkan untuk bus yang diarahkan ke TKP di lahan eks Menara Kopi, di kawasan Kotabaru, dapat mengambil jalur kanan dari perempatan Gondomanan.

“Selama masa Lebaran ini kita mengondisikan Malioboro hanya bisa dimasuki dari Jalan Mataram supaya tidak terjadi crowded. Jadi, bus parkir dulu di Menara Kopi atau Ngabean,” imbuhnya.

Tindak Lanjut dan Evaluasi

Penerapan kebijakan ini merupakan bagian dari uji coba sekaligus evaluasi untuk memastikan kawasan Titik Nol Kilometer bersih dari lalu lalang kendaraan besar, terutama menjelang masa libur Lebaran. Pemkot Yogyakarta akan terus memantau efektivitas kebijakan ini dan melakukan penyesuaian sesuai kondisi di lapangan.




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByEka Syaputra
Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Daerah

Abu Gunung Marapi Mengarah ke Tenggara, BMKG Perkirakan Dampak ke Tanah Datar

March 10, 2026
Daerah

Peringatan Cuaca Ekstrem: Gorontalo Siap Hadapi Hujan Hari Ini

December 29, 2025
Daerah

4 Titik Layanan SIM dan Samsat Keliling di Padang, Cek Jadwal dan Persyaratan

April 15, 2026
Daerah

SPBU dan Kios BBM di Singkep Lingga Tutup, Pertalite Langka Membuat Warga Kaget

April 12, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?