Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang Menewaskan Tiga Orang
Di KM 93B Tol Cipularang, terjadi kecelakaan beruntun yang melibatkan sepuluh kendaraan. Kecelakaan ini menimbulkan kerusakan parah pada berbagai jenis kendaraan, termasuk truk, mobil pick up, dan beberapa mobil pribadi.
Kendaraan yang paling parah adalah mobil pick up Suzuki bernopol B 9718 VAF. Mobil tersebut remuk total setelah terjepit antara dua truk besar. Akibatnya, tiga orang penumpangnya meninggal dunia. Korban meninggal dunia adalah Eman Wahyudi (36) asal Bogor, Muhammad Reza (29), dan Wisnu Nugroho (31) asal Depok.
Kerusakan pada Kendaraan yang Terlibat
Lokasi kejadian menunjukkan kondisi yang mengerikan. Sepuluh kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan ini tampak rusak parah. Beberapa di antaranya mengalami kerusakan serius hingga bagian kabin atau bodi kendaraan hancur.
Mobil pick up Suzuki yang menjadi korban utama memiliki bagian depan kabin yang hancur total. Dari kendaraan inilah tiga korban meninggal dunia berasal. Selain itu, Toyota Agya bernopol D 1629 ZN juga mengalami kerusakan parah pada bagian belakang akibat benturan dari kendaraan lain.
Mazda Biante B 1366 PZN juga mengalami kerusakan serius di dua sisi kendaraan. Bagian kap mesin dan bagian belakang mobil terlihat ringsek akibat benturan beruntun. Di lokasi penyimpanan barang bukti, deretan kendaraan lain seperti Toyota Rush F 1308 AZ, Daihatsu Sigra T 1394 BJ, Toyota Raize T 1518 HO, Toyota Hiace E 7666 AA, serta dua truk besar dan satu tronton boks tampak mengalami kerusakan pada berbagai bagian.
Daftar Kendaraan yang Terlibat
Berikut adalah daftar kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut:
- Truk BL 8752 NP
- Tronton kontainer B 9367 UEL
- Toyota Rush F 1308 AZ
- Daihatsu Sigra T 1394 BJ
- Suzuki pick up B 9718 VAF
- Tronton boks D 9481 AF
- Toyota Hiace E 7666 AA
- Toyota Raize T 1518 HO
- Mazda Biante B 1366 PZN
- Toyota Agya D 1629 ZN
Korban dan Penanganan Medis
Kecelakaan ini menewaskan tiga orang, seluruhnya merupakan penumpang mobil pick up. Dua korban meninggal di lokasi kejadian akibat terjepit kabin kendaraan yang rusak parah. Sementara sopir pick up meninggal setelah mendapat perawatan medis di IGD Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta.
Selain korban meninggal, tujuh orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis di rumah sakit. Salah satu korban selamat, Afriandi, pengemudi Mazda Biante asal Bandung, mengaku melihat truk besar berwarna oranye melaju cepat dari belakang saat kendaraan mulai perlambatan karena kemacetan.
Ia mencoba menghindar dengan membanting setir ke kiri, tetapi tabrakan tidak dapat dihindari. Akibatnya, mobilnya oleng dan menabrak pembatas jalan. Ibunya, Yusniwel (60), mengalami patah tulang dan kini sedang menjalani perawatan di rumah sakit.
Penetapan Tersangka
Polisi telah menetapkan Muhamad Yahya (27), sopir truk kontainer yang diduga mengalami rem blong, sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun ini. Hasil olah TKP sementara menunjukkan bahwa tidak ditemukan bukti bekas pengereman dan truk kontainer tersebut membawa muatan berlebih.
