Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Lihat rekomendasi saham telekomunikasi di tengah persaingan sengit

Ratna Purnama
Last updated: December 16, 2025 1:05 am
Ratna Purnama
Share
5 Min Read
SHARE

Proyeksi Persaingan di Sektor Telekomunikasi Tahun 2026



Sektor telekomunikasi di Indonesia diproyeksikan menghadapi persaingan yang semakin ketat pada tahun 2026. Perusahaan-perusahaan besar terus berupaya meningkatkan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sekaligus memperkuat posisi mereka dalam pasar. Berikut analisis dan proyeksi dari beberapa ahli di bidang ini.

Contents
  • Proyeksi Persaingan di Sektor Telekomunikasi Tahun 2026
  • Momentum Pemulihan Harga dan Monetisasi Jaringan
  • Tekanan pada Laba dan Margin
  • Potensi Turunnya Harga dan Daya Beli
  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja
  • Fokus pada Kinerja Kuartal IV – 2025
  • Rekomendasi Saham

Momentum Pemulihan Harga dan Monetisasi Jaringan

Abida Massi Armand, Analis BRI Danareksa Sekuritas, menyatakan bahwa prospek sektor telekomunikasi pada awal tahun 2026 cenderung positif. Hal ini didorong oleh momentum pemulihan harga dan peningkatan monetisasi jaringan, khususnya setelah konsolidasi operator besar.

Salah satu contohnya adalah PT Indosat Tbk (ISAT), yang mulai memasuki fase price repair dengan kenaikan yield signifikan pada paket IM3 dan Hutch. Sementara itu, PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) sedang memasuki fase pasca-integrasi jaringan yang meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan. Hal ini diharapkan mendukung pertumbuhan monetisasi dan EBITDA dua digit pada tahun 2026 hingga 2027.

Di sisi lain, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) akan mendapat katalis valuasi dari spin-off aset fiber dan rencana masuknya mitra strategis pada tahun 2026. Secara keseluruhan, sektor ini memasuki tahun dengan fondasi monetisasi yang lebih baik dan kondisi kompetisi yang lebih rasional.

Tekanan pada Laba dan Margin

Meski ada optimisme, Muhammad Thoriq Fadilla, Research Analyst Bumiputera Sekuritas, melihat adanya probabilitas tekanan pada laba bagi beberapa perusahaan. Operator yang melakukan ekspansi besar-besaran dengan strategi harga kompetitif berpotensi menekan margin dan membuat profitabilitas jangka pendek lebih rentan.

Menurutnya, perusahaan yang memiliki fondasi kuat di layanan digital dan mampu memonetisasi basis pelanggan secara efektif akan menjadi pendorong utama pertumbuhan sektor telekomunikasi. Tantangan seperti tekanan ARPU dan intensitas perang harga tetap menjadi isu penting.

Potensi Turunnya Harga dan Daya Beli

Harry Su, Managing Director Research dan Digital Production Samuel Sekuritas Indonesia, mengungkapkan bahwa tantangan utama sektor telekomunikasi adalah potensi turunnya harga layanan fixed broadband (FBB) akibat munculnya internet murah dan pelemahan daya beli konsumen.

Sentimen-sentimen yang perlu diperhatikan antara lain perbaikan kondisi ekonomi dan tren ARPU. Harry memprediksi ada potensi kenaikan ARPU pada awal tahun 2026, meskipun hanya dalam kisaran angka rendah (low single digit).

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kinerja

Abida menilai beberapa faktor akan memengaruhi kinerja sektor telekomunikasi pada awal tahun 2026. Antara lain:

  • Kecepatan pemulihan harga paket data, terutama setelah price repair ISAT.
  • Dampak integrasi jaringan EXCL.
  • Kemajuan monetisasi aset infrastruktur, seperti divestasi fiber ISAT dan spin-off InfraCo TLKM.
  • Arah kompetisi dan lanskap pasar yang mulai lebih rasional pasca-konsolidasi.
  • Perbaikan belanja konsumen yang sebelumnya menahan yield di kuartal III – 2025.

Sentimen-sentimen ini akan menentukan arah pertumbuhan ARPU, margin, serta re-rating valuasi sektor.

Fokus pada Kinerja Kuartal IV – 2025

Thoriq menambahkan bahwa fokus utama juga akan tertuju pada rilis kinerja hasil kuartal IV – 2025 yang keluar pada awal 2026. Kinerja ini akan dipengaruhi oleh lonjakan trafik pada momen natal dan tahun baru (nataru).

Beberapa indikator yang perlu dicermati antara lain:

  • Margin EBITDA
  • Capital expenditure (capex) guidance
  • Kontribusi pendapatan digital
  • Laporan ARPU dan jumlah pelanggan secara bulanan maupun kuartalan

Menurut Thoriq, perubahan ARPU lebih penting dibandingkan pertumbuhan jumlah pelanggan, karena kenaikan ARPU mencerminkan kualitas pendapatan yang lebih sehat.

Rekomendasi Saham

Abida merekomendasikan pembelian saham TLKM dengan target harga Rp 3.500 per saham, saham ISAT dengan target harga Rp 3.000 per saham, dan saham EXCL dengan target harga Rp 4.100 per saham.

Thoriq juga memberikan rekomendasi buy saham TLKM dan ISAT dengan target harga masing-masing Rp 3.720 per saham dan Rp 2.500 per saham.

Sementara itu, Harry Su merekomendasikan hold saham TLKM dengan target harga Rp 3.700 per saham, buy saham WIFI dengan target harga Rp 5.200 per saham, dan buy saham INET dengan target harga Rp 1.350 per saham.

EXCL Chart

by TradingView

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRatna Purnama
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Tiffany & Co Dikunci Bea Cukai

February 14, 2026
Bisnis

Perjalanan Netflix: Dari Sewa DVD ke Akuisisi Pesaing

December 10, 2025
Bisnis

Banyak yang tak tahu, VinFast lahir dari penjual mi, bukan BUMN

December 5, 2025
Bisnis

Apindo Kalsel Dorong Kebijakan Pro-Bisnis di Tengah Tekanan Ekonomi 2025

December 29, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?