Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Kisah Maut Siswa SMP di Kampung Gajah, Dibunuh Teman, Jasad Viral di Media Kreator

Lani Kaylila
Last updated: February 20, 2026 11:36 pm
Lani Kaylila
Share
4 Min Read
SHARE

Kisah Tragis Siswa SMP yang Dibunuh oleh Sahabatnya Sendiri di Kampung Gajah

Kasus pembunuhan seorang siswa SMP yang terjadi di Kampung Gajah, Jawa Barat, mengejutkan publik. Korban bernama ZAAQ (14 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka tusukan yang sangat mengerikan. Kejadian ini terungkap setelah seorang konten kreator horor menemukan jasad korban saat sedang membuat konten di lokasi bekas wisata tersebut.

Penemuan Jasad yang Mengejutkan

Konten kreator horor tersebut awalnya ingin membuat konten di eks objek wisata Kampung Gajah. Namun, mereka justru menemukan bangkai kucing dan berniat menguburkannya. Saat menguburkan, mereka merasakan bau busuk yang menyengat. Setelah didekati, ternyata bau tersebut berasal dari jasad manusia yang tergeletak di dekat reruntuhan bangunan. Konten kreator langsung melaporkan penemuan ini kepada pihak berwajib.

Polisi kemudian melakukan olah TKP dan menemukan bahwa korban memiliki 8 luka tusukan di bagian perut serta luka di kepala. Luka-luka ini menunjukkan bahwa korban dibunuh secara membabi buta oleh pelaku.

Rencana Pembunuhan yang Terencana

Pelaku pembunuhan, YA (16 tahun), telah merencanakan aksi kejam ini sejak beberapa hari sebelumnya. Pada Sabtu (7/2/2026), YA mengajak AP (17 tahun) untuk menghabisi nyawa ZAAQ, tetapi rencana itu ditunda karena AP sedang sibuk. Akhirnya, pada Senin (9/2/2026), YA dan AP berangkat dari Garut ke Bandung menggunakan sepeda motor.

YA membawa senjata tajam berupa sangkur dari Garut dan menyimpannya di jok motor. Di lokasi kejadian, YA mengajak ZAAQ untuk berbicara di dekat sekolahnya, lalu meminta korban masuk ke dalam area bekas wisata. Di dalam, YA memukul kepala korban dengan botol dan kemudian menusuk perut korban sebanyak 8 kali dengan sangkur. Setelah itu, YA mengambil ponsel dan jaket korban, lalu keluar dan memberi tahu AP bahwa ia telah membunuh korban.

Postingan Pelaku yang Menimbulkan Kekhawatiran

Sebelum pembunuhan terjadi, YA sempat membuat unggahan di media sosial yang menimbulkan kecurigaan. Di akun TikTok-nya, YA menulis caption tentang kematian seseorang yang ia nantikan. Ia juga menambahkan tagar #sahabat pada postingannya. Unggahan ini kini menjadi sorotan setelah diketahui bahwa YA telah merencanakan pembunuhan terhadap ZAAQ.

Selain itu, YA sering mengunggah foto atau video dengan kalimat-kalimat galau dan tagar yang mencantumkan nama korban. Hal ini menunjukkan bahwa YA memiliki rasa sakit hati yang mendalam terhadap ZAAQ.

Hubungan Pelaku dan Korban

Polisi telah menangkap dua pelaku, yakni YA dan AP. Berdasarkan pengakuan YA, ia membunuh ZAAQ karena sakit hati. ZAAQ pernah memutus hubungan pertemanan mereka, sehingga YA merasa tersakiti. Selain itu, YA pernah memukul ZAAQ pada tahun lalu, bahkan hingga korban mengalami cedera mata.

Menurut keluarga korban, YA sering membully ZAAQ. Bahkan, ada dugaan bahwa YA memiliki penyimpangan seksual, yaitu menyukai sesama jenis. Keluarga korban akhirnya memindahkan ZAAQ dari Garut ke Bandung untuk menghindari pelaku.

Rekayasa Penculikan

Untuk menutupi jejak pembunuhan, YA mengirim pesan dari ponsel ZAAQ seolah-olah korban masih hidup dan diculik. Ia juga merusak ponsel korban agar tidak ada bukti yang bisa digunakan sebagai alibi. Tindakan licik ini memperkuat indikasi pembunuhan berencana.

Penemuan Jenazah

ZAAQ dilaporkan hilang pada 9 Februari 2026, tepat di hari pembunuhan terjadi. Pihak sekolah sempat memviralkan kehilangan siswa tersebut. Lima hari kemudian, jenazah ZAAQ ditemukan secara tak sengaja oleh tim konten kreator horor di lokasi bekas wisata Kampung Gajah.

Penegakan Hukum

Polisi telah menjerat YA dan AP dengan Pasal 459 KHUP dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau paling lama 20 tahun. Selain itu, pasal 80 ayat (3) UU Perlindungan Anak juga diterapkan untuk memperkuat jeratan hukum atas penghilangan nyawa anak di bawah umur.




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Mulyono Tersenyum Setelah Jadi Tersangka, Anak Buah Menkeu Purbaya Gunakan Uang Suap untuk DP Rumah

February 10, 2026
Kriminal

Pandawara Tantang Hukum, Resbob Hina Sunda Diburu Polisi dari Jakarta ke Jatim

December 22, 2025
Kriminal

Nasib Ahmed al Ahmed, Pahlawan yang Rampas Senjata Pembunuh di Pantai Mondi, Alami Luka

December 22, 2025
Kriminal

Dua Pemuda Manado Ditangkap Terkait Pengrusakan Kendaraan Saat Antar Jenazah

April 12, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?