Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Otomotif

Jangan Berani Mudik! Ini 7 Tanda Ban Kamu Harus Diganti Sebelum Lebaran 2026

Wahyudi
Last updated: March 10, 2026 12:23 am
Wahyudi
Share
4 Min Read
SHARE

Pentingnya Memeriksa Kondisi Ban Sebelum Mudik Lebaran

Menjelang mudik Lebaran 2026, banyak orang lebih fokus pada pemeriksaan mesin dan oli kendaraan. Namun, sering kali satu komponen vital yang sering diabaikan adalah ban mobil. Padahal, ban merupakan satu-satunya bagian kendaraan yang langsung bersentuhan dengan jalan dan menopang seluruh beban mobil. Dengan usia pakai dan intensitas penggunaan, kondisi ban pasti akan mengalami penurunan.

Jika kamu tetap memaksakan ban yang sudah aus untuk perjalanan jauh, risikonya bukan hanya tidak nyaman, tapi juga berbahaya. Mulai dari selip di jalan basah hingga pecah ban di tengah tol, semuanya bisa terjadi jika kamu abai mengecek kondisi ban sejak awal. Berikut ini beberapa tanda bahwa ban mobil perlu diganti:

  • Tapak Ban Sudah Sejajar dengan TWI

    Salah satu tanda paling jelas ban harus diganti adalah ketika tapaknya sudah sejajar dengan Tread Wear Indicator (TWI). TWI merupakan tonjolan kecil di sela-sela alur ban yang berfungsi sebagai penanda batas aman keausan. Jika permukaan tapak sudah rata dengan TWI, itu artinya daya cengkeram ban sudah jauh berkurang. Dalam kondisi hujan atau jalan licin, risiko tergelincir pun meningkat. Jika kamu menemukan tanda ini, sebaiknya jangan tunda lagi untuk mengganti ban sebelum berangkat mudik.

  • Ketebalan Tapak Kurang dari 1,6 mm

    Secara umum, batas minimal ketebalan tapak ban yang masih aman digunakan adalah 1,6 mm. Jika kurang dari angka tersebut, kemampuan ban membuang air akan menurun drastis. Akibatnya, mobil bisa mengalami aquaplaning atau kehilangan traksi saat melintasi genangan air. Kamu bisa mengeceknya dengan alat ukur khusus atau meminta bantuan bengkel. Jangan menunggu sampai ban benar-benar botak karena itu sangat berisiko untuk perjalanan jarak jauh.

  • Muncul Retakan di Dinding atau Permukaan Ban

    Selain aus, kamu juga perlu memperhatikan kondisi fisik ban. Jika terlihat retakan pada dinding samping atau di area tapak, itu bisa menjadi tanda karet sudah mulai getas. Retakan kecil yang dibiarkan bisa berkembang menjadi sobekan saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi. Apalagi saat membawa beban penuh mudik, tekanan pada ban semakin besar. Kondisi ini bisa memicu kebocoran bahkan pecah ban secara tiba-tiba.

  • Mobil Terasa Limbung atau Bergetar Berlebihan

    Jika saat berkendara mobil terasa limbung, sulit dikendalikan, atau muncul getaran berlebih terutama di RPM tinggi, jangan langsung menyalahkan suspensi. Bisa jadi sumber masalahnya ada pada ban. Ban yang aus atau tidak rata akan memengaruhi stabilitas kendaraan. Dalam perjalanan jauh, kondisi ini membuat kamu cepat lelah dan meningkatkan risiko kecelakaan. Sebelum mudik, pastikan kamu memeriksa keseimbangan dan kondisi keempat ban secara menyeluruh.

  • Ban Terasa Keras dan Tidak Elastis

    Ban yang sudah lama digunakan biasanya kehilangan elastisitasnya. Saat kamu menekannya, permukaan ban terasa lebih keras dari biasanya. Ban yang mengeras cenderung memiliki daya cengkeram lebih rendah dan kurang nyaman saat melewati jalan bergelombang. Dalam perjalanan jauh seperti mudik, kondisi ini bisa mengurangi kenyamanan sekaligus keselamatan berkendara.

  • Warna Ban Berubah Keabu-abuan

    Perubahan warna ban menjadi keabu-abuan bisa menjadi tanda bahwa kualitas karet mulai menurun. Paparan panas dan sinar matahari dalam jangka panjang dapat mempercepat proses penuaan ban. Walau terlihat sepele, perubahan warna ini sering menjadi indikator bahwa struktur karet tidak lagi sekuat saat baru. Jika disertai tanda lain seperti retak atau keras, sebaiknya kamu pertimbangkan untuk menggantinya.

  • Ban Sudah Terlalu Sering Ditambal

    Menambal ban memang solusi praktis saat terjadi kebocoran. Namun, jika satu ban sudah berkali-kali ditambal, kekuatannya tentu tidak lagi optimal. Tambalan yang terlalu banyak bisa melemahkan struktur ban dan meningkatkan risiko kebocoran ulang. Untuk perjalanan jauh seperti mudik Lebaran, lebih aman menggunakan ban yang benar-benar dalam kondisi prima.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByWahyudi
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Otomotif

Ferrari Umumkan Bobot SF-26 Mendekati Batas Max

February 4, 2026
Otomotif

Mobil Listrik: Terobosan Cerdas untuk Masa Depan NTB

December 3, 2025
Otomotif

Harga Suzuki Swift 2014 Bekas, Cocok untuk Mobil Pertama

December 3, 2025
Otomotif

Persaingan mobil listrik memanas, Korsel menghadapi serangan China

January 25, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?