Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Olahraga

Indonesia vs Myanmar: Kemenangan 3-1 yang Pahit di SEA Games 2025

Rommy Argiansyah
Last updated: December 14, 2025 11:10 am
Rommy Argiansyah
Share
5 Min Read
SHARE

Laga Indonesia vs Myanmar: Kemenangan yang Tidak Cukup untuk Melaju ke Semifinal

Laga antara Timnas U-23 Indonesia melawan Myanmar dalam ajang SEA Games 2025 menjadi salah satu pertandingan paling emosional bagi para penggemar sepak bola Tanah Air. Meskipun Garuda Muda berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan dengan skor 3-1, hasil tersebut justru membawa ironi karena Indonesia tetap gagal melaju ke babak semifinal.

Pertandingan ini bukan hanya sekadar tentang skor akhir, tetapi juga menggambarkan perjalanan harapan, perjuangan, hingga kenyataan pahit yang harus diterima oleh Timnas U-23 Indonesia di panggung Asia Tenggara. Laga Indonesia vs Myanmar menjadi laga penentuan nasib bagi Garuda Muda.

Laga Terakhir Grup C dan Tekanan Besar

Pertandingan Indonesia vs Myanmar merupakan laga terakhir Grup C sepak bola putra SEA Games 2025 yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand. Bagi Indonesia, laga ini bersifat hidup-mati. Kemenangan menjadi harga mati agar peluang lolos ke semifinal tetap terbuka melalui jalur runner-up terbaik.

Tekanan besar itu terasa sejak menit awal pertandingan, terlihat dari permainan agresif yang langsung diperagakan oleh anak asuh Indra Sjafri. Timnas U-23 Indonesia tampil dominan dengan penguasaan bola yang lebih baik. Sejumlah peluang tercipta lewat pergerakan lini tengah dan sayap, namun penyelesaian akhir masih menjadi masalah.

Jalannya Pertandingan yang Penuh Drama

Myanmar justru berhasil mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-29 melalui tendangan jarak jauh Min Maw Oo yang tak mampu diantisipasi kiper Indonesia. Gol tersebut sempat membuat tekanan beralih ke kubu Garuda Muda.

Indonesia akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjelang akhir babak pertama. Toni Firmansyah memanfaatkan kesalahan kiper Myanmar untuk mengubah skor menjadi 1-1, sekaligus menghidupkan kembali harapan Indonesia.

Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Indonesia terus menggempur pertahanan Myanmar, sementara lawan sesekali mengandalkan serangan balik cepat. Drama sesungguhnya terjadi di menit-menit akhir. Jens Raven tampil sebagai pembeda setelah mencetak dua gol pada menit ke-89 dan 95. Gol-gol tersebut memastikan kemenangan Indonesia vs Myanmar berakhir dengan skor 3-1.

Kemenangan yang Tak Cukup untuk Indonesia

Meski menang, hasil Indonesia vs Myanmar tidak cukup untuk membawa Garuda Muda melaju ke semifinal. Indonesia finis sebagai runner-up Grup C dengan tiga poin, selisih gol plus dua, dan total tiga gol. Dalam persaingan runner-up terbaik, Indonesia kalah produktivitas gol dari Malaysia yang mencetak empat gol meski memiliki selisih gol lebih kecil. Situasi inilah yang membuat Indonesia harus angkat koper lebih cepat dari SEA Games 2025.

Jens Raven, Bintang di Balik Kemenangan

Nama Jens Raven menjadi sorotan utama dalam laga Indonesia vs Myanmar. Masuk sebagai pemain pengganti, ia justru tampil efektif dan menjadi penentu kemenangan lewat dua gol krusial. Performa Jens Raven memperlihatkan kedalaman skuad Indonesia yang sebenarnya cukup menjanjikan. Sayangnya, kontribusi tersebut datang terlambat untuk mengubah nasib tim secara keseluruhan.

Reaksi Indra Sjafri Usai Pertandingan

Usai pertandingan, pelatih Indra Sjafri secara terbuka mengambil tanggung jawab atas kegagalan timnya. Ia mengakui secara teknis dirinya menjadi pihak yang paling bertanggung jawab karena Indonesia gagal lolos dari fase grup. Kegagalan ini juga memutus tradisi Indonesia yang selalu menembus semifinal sepak bola putra SEA Games sejak edisi 2011.

Evaluasi Menyeluruh Setelah Laga

Laga Indonesia vs Myanmar meninggalkan banyak catatan penting. Dominasi permainan belum sepenuhnya diimbangi dengan efektivitas penyelesaian akhir. Selain itu, Indonesia dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang pada pertandingan-pertandingan awal fase grup. Banyak pengamat menilai kegagalan ini harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh, baik dari sisi strategi, mental bertanding, maupun konsistensi permainan.

Antusiasme Publik dan Pencarian Ulang Pertandingan

Meski berakhir pahit, pertandingan Indonesia vs Myanmar justru ramai dibicarakan publik. Banyak suporter mencari siaran ulang untuk menyaksikan kembali dua gol dramatis di menit akhir serta peluang-peluang emas yang tercipta sepanjang laga. Antusiasme ini menunjukkan besarnya perhatian publik terhadap Timnas Indonesia, bahkan saat hasil akhir tidak sesuai harapan.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRommy Argiansyah
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Olahraga

Caspar Fownes Dorong Joao Moreira Kembali ke Hong Kong Setelah Kemenangan Beruntun di Happy Valley

December 14, 2025
Olahraga

Panas! Jurnalis Belanda Sebut Kiper Ajax 42 Tahun Lebih Hebat dari Maarten Paes, Publik Eredivisie Tak Setuju!

April 20, 2026
Olahraga

AQUA dan PSSI Perkenalkan Jersey Pemain Ke-12

December 5, 2025
Olahraga

Kabar Terkini Risto Mitrevski! Uston Nawawi Bocorkan Kondisi Bek Persebaya Jelang Lawan Borneo FC

December 14, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?