Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

IHSG Turun, Kesempatan Beli Saham Fundamental, Ini Saran Analis

Nurlela Rasyid
Last updated: March 19, 2026 1:46 am
Nurlela Rasyid
Share
4 Min Read
SHARE



Pergerakan Pasar Saham yang Tidak Menentu dan Peluang Investasi

Contents
  • Strategi Investasi yang Efektif
  • Rekomendasi Saham Berdasarkan Periode Waktu
  • Kondisi Pasar dan Fundamental
  • Rekomendasi Saham Pilihan

Pasar saham domestik sedang mengalami fase tekanan. Sepanjang tiga hari perdagangan berturut-turut pada awal pekan pertama Maret 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus mengalami koreksi. Pada Rabu (4/3/2026), IHSG merosot tajam hingga 4,57% dan ditutup di posisi 7.577,06. Meski demikian, pada perdagangan Kamis (5/3/2026), IHSG berhasil berbalik arah. Indeks menguat 133,47 poin atau naik 1,76% sehingga ditutup di level 7.710,53.

Sentimen dari Timur Tengah serta revisi outlook dari lembaga asing seperti Fitch Ratings dinilai menjadi penyebab kelesuan indeks pekan ini. Namun, koreksi tajam tersebut tidak selalu berarti kabar buruk. Di tengah lesunya IHSG, kondisi ini justru membuka peluang bagi investor untuk mencuil cuan dengan strategi selektif.

Strategi Investasi yang Efektif

Di tengah koreksi indeks yang terjadi belakangan ini, investor sebenarnya memiliki peluang untuk melakukan akumulasi bertahap pada saham-saham berfundamental kuat. Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama menjelaskan bahwa dalam kondisi market yang sedang terkoreksi, strategi yang biasanya digunakan investor adalah buy on weakness pada saham-saham likuid dan big caps seperti yang tergabung dalam LQ45, karena volatilitas jangka pendek sering membuka ruang entry yang lebih menarik.

Investor juga perlu menyesuaikan risk appetite, tidak langsung all in, tetapi melakukan akumulasi secara bertahap sambil melihat stabilisasi sentimen global.

Rekomendasi Saham Berdasarkan Periode Waktu

Untuk jangka pendek, saham yang sensitif terhadap sentimen komoditas dan pergerakan global biasanya lebih cepat rebound. Contohnya sektor energi seperti PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) atau batu bara seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA).

Untuk jangka menengah, saham perbankan besar masih menarik karena likuiditas tinggi dan fundamental kuat, seperti PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA). Sementara untuk jangka panjang, saham consumer staples seperti PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) masih memiliki posisi pasar kuat dan memiliki prospek pertumbuhan yang stabil.

Elandry menambahkan bahwa faktor global seperti dinamika geopolitik dan revisi outlook dari beberapa Lembaga Pemeringkat memang mempengaruhi persepsi risiko investor, tetapi secara jangka menengah prospek banyak emiten blue chip masih relatif solid.

Kondisi Pasar dan Fundamental

Dari sisi teknikal, IHSG di kisaran 7.600-7.700 sudah mendekati area historical price levelnya yang berada di area 7.800-8.200. Artinya, setelah koreksi yang terjadi belakangan ini, valuasi pasar mulai kembali ke area cukup menarik untuk akumulasi jangka menengah.

Dari sisi fundamental, saham seperti BBCA dan UNVR dinilai sudah jauh lebih tinggi dari nilai kewajaran fundamentalnya dibandingkan saham seperti PTBA, ICBP, INDF, MEDC, BBRI yang maksimal hanya sekitar 2 kali dari nilai bukunya. “Tapi jika mengacu pada historical price levelnya, saham-saham tersebut masih memiliki potensi kenaikan di kisaran 10%–25% dari harga saat ini,” ujarnya.

Rekomendasi Saham Pilihan

Berikut rekomendasi saham pilihan yang dapat dicermati:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

    Rekomendasi: Target harga jangka pendek di area Rp 7.200–Rp 7.300, dengan target menengah di 8.000

  2. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)

    Rekomendasi: Target jangka pendek di area Rp 3.840-Rp 3.880, dengan target menengah di Rp 4.000

  3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

    Rekomendasi: Target jangka pendek di area Rp 1.900–Rp 2.000

  4. PT Bukit Asam Tbk

    Rekomendasi: Target jangka pendek di area Rp 3.000–Rp 3.150, dengan target menengah dan panjang di Rp 3.680

  5. PT Unilever Tbk (UNVR)

    Rekomendasi: Target jangka pendek di area Rp 2.090, dengan target menengah di Rp 2.410

  6. PT Indofood CBP Tbk (ICBP)

    Rekomendasi: Target jangka pendek di area Rp 7.800, dengan target menengah di Rp 8.600

  7. PT Indofood Sukses Makmur Tbk

    Rekomendasi: Target jangka pendek Rp 6.700, dengan target menengah di Rp 7.275

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByNurlela Rasyid
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

Cara Aman Berinvestasi Saham Luar Negeri bagi Investor Indonesia 2026

January 8, 2026
Bisnis

Banyak yang tak tahu, VinFast lahir dari penjual mi, bukan BUMN

December 5, 2025
Bisnis

KUR BRI 2026 Rp 200 Juta untuk UMKM, Pengajuan Mudah Online

January 4, 2026
Bisnis

Bisnis Tambang Lokal: Cara UKM Dapat Prioritas Izin Pertambangan

January 29, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?