Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Daerah

Gowa dan Maros Kirim Ratusan Ton Sampah ke Makassar untuk Diubah Jadi Listrik

Harini Umar
Last updated: April 9, 2026 1:47 am
Harini Umar
Share
5 Min Read
SHARE

Kerja Sama Regional untuk Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik

Pemerintah Kabupaten Gowa, bersama dengan Kabupaten Maros dan Kota Makassar, mengambil langkah penting dalam pengelolaan sampah berbasis energi listrik. Dalam skema Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), 150 ton sampah dari Gowa akan dikirim setiap hari ke Makassar untuk diolah menjadi sumber energi. Langkah ini merupakan bagian dari kerja sama regional yang bertujuan mempercepat penanganan masalah sampah.

Contents
  • Kerja Sama Regional untuk Pengelolaan Sampah Berbasis Energi Listrik
  • Pemilahan Sampah sebagai Langkah Awal
  • Penyaluran Sampah yang Teratur
  • Peran Maros dalam Kerja Sama Regional

Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan pada Sabtu (4/4/2026). Acara ini dihadiri oleh Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur, serta Sekda Sulsel Jufri Rahman.

Bupati Gowa Husniah Talenrang menyatakan bahwa inisiatif ini adalah upaya konkret untuk mengurangi beban sampah harian di daerah. “150 ton sampah per hari akan kita transfer untuk dikelola menjadi energi listrik. Ini langkah konkret, meski belum menyelesaikan keseluruhan persoalan,” ujarnya.

Pemilahan Sampah sebagai Langkah Awal

Ketua DPW PAN Sulsel ini menambahkan bahwa produksi sampah di Gowa tergolong tinggi, terutama di wilayah perkotaan yang padat penduduk. Karena itu, pengawasan pengelolaan sampah dinilai perlu diperketat agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Pengelolaan sampah harus berdampak langsung ke masyarakat. Ini yang terus kita dorong, terutama di wilayah perkotaan ya,” jelasnya.

Selain pengolahan di hilir, Pemkab Gowa juga memperkuat penanganan dari sisi hulu dengan mendorong pemilahan sampah berbasis warga. “Masyarakat kita edukasi untuk memilah sampah baik organik maupun anorganik. Ke depan ini bisa bernilai ekonomi bagi warga,” katanya.

Ia menambahkan, Gowa akan mengintegrasikan sistem ekonomi sirkular melalui sentra pemilahan terpadu di tingkat desa dan kelurahan. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Penyaluran Sampah yang Teratur

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gowa, Azhari Azis, menegaskan kerja sama ini menuntut konsistensi pasokan dan tata kelola yang baik di daerah. Pemkab Gowa berkewajiban menyalurkan minimal 150 ton sampah per hari ke fasilitas pengolahan.

Ia menekankan pentingnya pemilahan sejak rumah tangga agar proses pengolahan lebih efisien. Pemerintah daerah juga terus melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah secara mandiri.

“Pemerintah Kabupaten Gowa terus berupaya untuk mengatasi persoalan sampah,” katanya.

Peran Maros dalam Kerja Sama Regional

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menegaskan pentingnya penguatan pengelolaan sampah dari hulu sebagai bagian dari kebijakan nasional. Ia menyebut pendekatan waste to energy perlu diimbangi dengan pengurangan sampah sejak sumbernya.

Menteri Hanif juga mengingatkan keterbatasan kapasitas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di berbagai daerah. Pemerintah menarget penghentian praktik open dumping secara nasional pada 2026, sehingga daerah didorong memperkuat sistem pemilahan dari sumber.

Maros ikut memperkuat pengelolaan sampah berbasis energi. Pemerintah Maros akan menyuplai sampah untuk diolah menjadi energi listrik di Makassar. Ini bagian dari kerja sama regional dalam pengelolaan sampah berbasis energi melalui proyek PSEL.

Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, mengatakan kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pengelolaan sampah ramah lingkungan berbasis energi listrik. Ia menyatakan kerja sama ini mencakup kolaborasi lintas daerah dalam mendukung pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi.

“Maros ditarget menyuplai sekira 30 sampai 50 persen sampah,” katanya.

Sampah yang dikirim jenis organik seperti sisa makanan, kulit buah dan dedaunan kering yang telah dipilah sebelum dikirim ke PSEL. “Pengiriman sampah setiap hari. Ini untuk memastikan pasokan bahan baku tetap berkelanjutan,” jelasnya.

Untuk tahap awal, Maros masih sebagai daerah penyuplai sampah dan belum menikmati energi listrik dihasilkan dari pengolahan tersebut. Namun, ke depan tidak menutup kemungkinan ada skema kompensasi dari hasil pengolahan.

Kerja sama ini diharapkan membantu mengurangi beban sampah di Maros. Saat ini, produksi sampah di daerah ini mencapai sekira 200 ton sehari yang seluruhnya masih dibuang ke TPA Bontoramba.



TPA Bontoramba memiliki luas sekitar 5 hektar dan kondisinya saat ini hampir melebihi kapasitas. Pemerintah daerah pun tengah menjajaki rencana perluasan area mengantisipasi lonjakan volume sampah.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHarini Umar
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Daerah

Jelajah Bayat Klaten: 6 Destinasi Romantis dan Penuh Magi

March 19, 2026
Daerah

Viral, perbedaan tarif parkir Pasar Pagi Samarinda: tunai Rp25 ribu, QRIS Rp3 ribu

January 19, 2026
Daerah

Daftar Wilayah Kaltim yang Diprediksi Hujan 30 Maret 2026 Usai Lebaran

April 1, 2026
Daerah

Lengkap! Daftar SPKLU di Jalan Tol Trans Jawa Saat Libur Nataru

December 29, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?