Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Fokus Perbaiki 70 Ribu Rumah Tidak Layak Huni, Anwar Hafid Targetkan Penurunan Kemiskinan 5 Persen

Hendra Susanto
Last updated: March 10, 2026 12:25 am
Hendra Susanto
Share
5 Min Read
SHARE

Gubernur Sulawesi Tengah Berkomitmen pada Pembangunan Berbasis Data

Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, menegaskan bahwa arah pembangunan daerah ke depan harus berlandaskan data yang valid dan terperinci. Hal ini menjadi salah satu langkah utama dalam upaya menekan angka kemiskinan di provinsi tersebut.

Salah satu strategi yang diterapkan adalah penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Penanganan sekitar 70 hingga 78 ribu RTLH akan dilakukan secara bersama oleh pemerintah kabupaten/kota, provinsi, pusat, serta dukungan dari perusahaan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Dalam acara yang berlangsung di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Jl Samratulangi, Kota Palu, Selasa (3/3/2026), Gubernur Anwar Hafid memberikan arahan kepada jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pelaksanaan program harus sesuai dengan kemampuan anggaran daerah. Namun, yang lebih penting adalah adanya konsep yang jelas serta inovasi yang mampu menjawab masalah nyata di masyarakat.

“Inovasi itu tidak harus selalu baru atau mahal. Yang penting bisa menjawab masalah dan meyakinkan pimpinan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa mencontoh praktik baik dari daerah lain bukanlah sebuah kelemahan. Selama inovasi tersebut dapat diterapkan dan memberi manfaat, maka langkah itu justru dinilai sebagai bentuk kecerdasan dalam membangun daerah.

Lebih lanjut, Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa perencanaan pembangunan ke depan tidak lagi bisa ditoleransi tanpa basis data yang kuat. Ia mengungkapkan telah menghabiskan waktu bersama para kepala OPD, bahkan hingga akhir pekan, untuk membedah data secara rinci. Langkah ini dilakukan agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar berangkat dari kondisi riil di lapangan, bukan sekadar asumsi.

Dari hasil pendalaman tersebut, ditemukan korelasi yang sangat kuat antara angka kemiskinan dan kondisi perumahan masyarakat. Semakin tinggi jumlah rumah tidak layak huni di suatu wilayah, maka semakin tinggi pula angka kemiskinannya. Contohnya, di Palu, angka kemiskinan relatif kecil, namun jumlah kepala keluarga yang belum memiliki rumah cukup tinggi. Sebaliknya, di beberapa kabupaten lain, kepemilikan rumah relatif baik, tetapi kualitas rumah yang tidak layak justru menjadi faktor pendorong tingginya angka kemiskinan.

“Dari data ini kita belajar bahwa kemiskinan sangat erat kaitannya dengan kondisi rumah. Karena itu, kalau kita mau menurunkan kemiskinan, pintu masuknya harus jelas, dan itu adalah rumah tidak layak huni,” tegasnya lagi.

Menurut Gubernur, fokus pada RTLH akan membuka ruang intervensi lintas sektor secara terpadu. Saat persoalan rumah ditangani, kebutuhan lain seperti ekonomi keluarga, kesehatan, pendidikan, UMKM, sanitasi, hingga infrastruktur dasar bisa langsung diintegrasikan dalam satu sasaran. Dengan pendekatan tersebut, ia optimistis target penurunan angka kemiskinan hingga lima persen dalam tiga tahun ke depan dapat tercapai.

“Inilah kenapa data itu penting. Kalau tidak dibedah, kita tidak akan pernah tahu akar masalahnya,” katanya.

Terkait pembiayaan, Gubernur mengungkapkan jumlah RTLH di Sulawesi Tengah saat ini berkisar antara 70 hingga 78 ribu unit. Ia memastikan seluruh kabupaten dan kota telah sepakat menjalankan skema pembiayaan bersama. Pembiayaan itu akan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, hingga dukungan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.

Dalam waktu dekat, Gubernur akan mengundang seluruh bupati dan kepala perangkat daerah terkait untuk menyepakati pembagian tanggung jawab secara proporsional. “Kalau datanya sudah dicek dan benar, semua orang harus pakai data ini. Tidak boleh lagi ada anggaran yang bias ke mana-mana,” tegasnya.

Untuk memastikan kebijakan tepat sasaran, validasi data RTLH juga akan dilakukan secara menyeluruh. Pemprov Sulteng akan menggandeng perguruan tinggi atau konsultan profesional guna memastikan akurasi data. Setelah data dinyatakan valid, seluruh kebijakan dan program wajib mengacu pada satu data yang sama.

Langkah itu diambil agar tidak terjadi lagi anggaran yang tidak tepat sasaran dan tidak menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.

Menutup arahannya, Gubernur Anwar Hafid kembali menegaskan urutan kerja yang harus dipahami seluruh OPD. Digitalisasi sebagai penguat sistem. Menurutnya, dengan digitalisasi, kebijakan akan lebih mudah diperbarui, terintegrasi, serta dikawal secara berkelanjutan.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHendra Susanto
Reporter online yang antusias menjelajahi isu terkini dengan pendekatan analitis. Ia suka membaca buku motivasi, mendengarkan musik akustik, dan membuat catatan ide. Menurutnya, menulis adalah proses belajar yang tak berakhir. Motto: "Setiap paragraf harus mengandung nilai."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Trump Bersikeras Iran Sudah Diamankan, Intelijen AS Bocorkan Fakta: Masih Berbahaya

April 26, 2026
Politik

Menteri Airlangga Umumkan Kesepakatan Tarif 19 Persen

February 27, 2026
Politik

Jusuf Kalla: Kurangi Subsidi Lebih Baik Daripada WFH untuk Hemat BBM

April 12, 2026
Politik

Pelantikan Pejabat dan Kepsek, Bupati Belitung Timur Tekankan Disiplin dan Profesional ASN

January 14, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?