Pelantikan Enam Pejabat Eselon II di Pemkab Purbalingga
Pada Jumat, 2 Desember 2025, enam pejabat pimpinan tinggi pratama (eselon II) di lingkungan pemerintah kabupaten (Pemkab) Purbalingga dilantik. Pelantikan ini dilakukan oleh Bupati Purbalingga Fahmi Muhammaf Hanif di Pendapa Dipokuso. Proses pelantikan ini menandai perubahan penting dalam struktur organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia di wilayah Purbalingga.
Dari keenam pejabat yang dilantik, lima di antaranya dipilih melalui mekanisme seleksi terbuka dan kompetitif. Mereka adalah:
- Nugroho Priyo Pratomo sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).
- Imam Khasbulah sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah.
- Dwi Mulyatno sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
- Heru Sri Wibowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
- Drajat Uji Wakhyono sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.
Sementara satu jabatan lainnya diisi melalui mutasi dengan uji kompetensi. Jabatan tersebut ditempati oleh Pandi, yang dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Administrasi Umum dan Sumber Daya Manusia Sekda Purbalingga.
Bupati Fahmi Muhammaf Hanif menyampaikan harapan agar para pejabat yang baru dilantik tidak mudah puas dan terus menunjukkan kinerja terbaik di mana pun posisinya. Ia menekankan bahwa komitmen untuk bekerja sebaik mungkin demi kemajuan Purbalingga harus selalu dijaga.
“Komitmen untuk bekerja sebaik mungkin demi kemajuan Purbalingga harus selalu dijaga,” tegas Bupati.
Ia juga berpesan agar seluruh pejabat yang baru dilantik senantiasa menjaga integritas dalam menjalankan amanah jabatan dengan penuh kejujuran dan tanggung jawab. Bupati menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara perangkat daerah dengan pimpinan daerah, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, serta pengawasan DPRD.
“Hal ini agar seluruh kebijakan dan program berjalan selaras dengan visi dan misi Kabupaten Purbalingga,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Fahmi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pejabat dan jajaran Pemkab Purbalingga atas kinerja dan kontribusi yang telah diberikan. Ia menilai berbagai program unggulan mulai menunjukkan hasil nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui program Alus Dalane.
Ini merupakan prestasi yang luar biasa sekaligus bukti komitmen kita untuk bekerja lebih baik ke depan. “Berbagai janji, visi, misi, serta program yang kita canangkan sejak awal, alhamdulillah secara bertahap telah mulai terealisasi,” ujarnya.
Perubahan Nomenklatur SKPD
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa mulai tahun 2026 Pemkab Purbalingga secara resmi menggunakan nomenklatur baru Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sejumlah perangkat daerah mengalami perubahan nama maupun penggabungan, di antaranya:
- Bapperida
- Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM)
- Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Dinperinaker)
- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan KB
- Dinsospermasdes P3A
- DLH Rumkim
- Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan
Pada kesempatan yang sama, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Purbalingga, Mukodam, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja. Ini merupakan babak baru bagi Pemerintah Kabupaten Purbalingga. Dengan penataan organisasi ini, diharapkan koordinasi semakin mudah dan visi misi pembangunan dapat terimplementasi dengan lebih baik di masing-masing SKPD.
Persiapan Pengisian Jabatan Kosong
Bupati Fahmi menambahkan, Pemkab Purbalingga akan segera mengisi sejumlah jabatan kosong di tingkat eselon III dan IV. Termasuk jabatan camat dan sekretaris camat yang ada di wilayah Kabupaten Purbalingga. “Sehingga seluruh perangkat daerah dapat berjalan optimal dan pelayanan kepada masyarakat semakin maksimal,” tutup Bupati Purbalingga.
