Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Detik-detik Aktivis Andrie Yunus Disiram Air Keras di Jalan, Pelaku Menunggu Saat yang Tepat

Denis Arjuna
Last updated: March 19, 2026 1:45 am
Denis Arjuna
Share
4 Min Read
SHARE

Peristiwa Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS

Pada malam hari tanggal 12 Maret 2026, di Jalan Salemba I, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, terjadi kejadian penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS). Kejadian tersebut membangunkan warga sekitar yang langsung berbondong-bondong keluar rumah setelah mendengar teriakan kesakitan korban.

Warga Terbangun dari Tidur Akibat Teriakan

Salah satu warga setempat, Temu (42 tahun), mengaku menjadi salah satu orang pertama yang terbangun akibat teriakan keras dari lokasi kejadian. Menurutnya, ia sedang tertidur di dalam rumah ketika tiba-tiba mendengar suara teriakan yang cukup kencang. Setelah bangun, ia langsung keluar rumah dan melihat sejumlah warga sudah berkumpul di dekat Jembatan Talang yang mengarah ke kawasan Tugu Proklamasi, Menteng.

Warga yang hadir di lokasi kejadian mencoba mengetahui sumber keributan tersebut. Beberapa dari mereka mencoba mendekat, sementara yang lain memberikan pertolongan kepada korban. Namun, korban sudah meninggalkan lokasi sebelum polisi tiba. Menurut informasi dari warga, korban pergi sebelum petugas kepolisian tiba di tempat kejadian.

Cairan Diduga Sangat Korosif

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia, Muhammad Isnur, menyebut cairan yang digunakan dalam penyiraman memiliki sifat sangat korosif. Selain melukai tubuh korban, cairan ini juga merusak sepeda motor yang dikendarai Andrie Yunus hingga bagian speedometer melepuh.

“Jadi dicurigai ini adalah asam yang memang menyebabkan melepuh. Bajunya langsung terbakar. Bahkan speedometer motornya pun melepuh,” ujar Isnur.

Setelah kejadian, Andrie Yunus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Sekitar 20 dokter langsung menangani korban, dan jumlahnya bertambah menjadi 22 dokter pada Jumat (13/3/2026), termasuk spesialis mata, saraf, THT, kulit, organ dalam, dan forensik.

Luka Bakar yang Mengkhawatirkan

Koordinator Badan Pekerja KontraS, Dimas Bagus Arya, menjelaskan bahwa luka bakar yang dialami Andrie mencapai 24 persen pada bagian kanan tubuh. “Secara garis besar diagnosis primer ada 24 persen luka bakar di bagian kanan tubuh Andrie,” jelas Dimas.

Ia menambahkan bahwa luka bakar tersebut terjadi mulai dari kepala hingga bagian badan, dengan kondisi mata menjadi bagian yang paling memprihatinkan. Para dokter mencoba melihat bagaimana efek dari korosi zat asam tersebut.

Kronologi Penyiraman Air Keras

Peristiwa penyiraman air keras itu terjadi sekitar pukul 23.37 WIB saat Andrie Yunus mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I–Talang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Saat melintas di lokasi, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor diduga Honda Beat keluaran 2016 hingga 2021 mendekati korban dari arah berlawanan di Jalan Talang atau Jembatan Talang.

“Pelaku merupakan dua orang laki-laki yang menggunakan satu motor, masing-masing berperan sebagai pengemudi dan penumpang,” ujar Dimas.

Pelaku yang mengemudi disebut mengenakan kaus kombinasi putih-biru, celana gelap yang diduga berbahan jeans, serta helm berwarna hitam. Sementara pelaku yang duduk di belakang mengenakan penutup wajah atau masker menyerupai buff berwarna hitam, kaus biru tua, serta celana panjang biru yang dilipat hingga pendek.

“Salah satu pelaku kemudian menyiramkan air keras ke arah korban hingga mengenai sebagian tubuh korban,” tutur Dimas.

Akibat serangan tersebut, Andrie langsung berteriak kesakitan hingga menjatuhkan sepeda motornya. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit di Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis darurat karena mengalami luka bakar pada tangan kanan dan kiri, wajah, dada, serta mata.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByDenis Arjuna
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Kronologi Warga Sleman Jadi Tersangka Usai Kejar Pelaku Pencurian Istri

January 29, 2026
Kriminal

Penipuan cinta jadi tren kejahatan finansial, kerugian mencapai Rp 50 miliar

January 14, 2026
Kriminal

UIN Suska Riau Putuskan Sanksi untuk Raihan Mufazzar, Terancam DO

March 4, 2026
Kriminal

Kronologi Perundungan di SDN 3 Kubangjati Brebes, Pelaku Tutup Ruang Kelas Saat Istirahat

April 22, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?