Bantuan Kemanusiaan dari PLN dan BUMN untuk Masyarakat Aceh
PT PLN (Persero) turut serta dalam aksi kemanusiaan yang dilakukan oleh belasan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh. Bantuan ini disalurkan melalui Apel Pelepasan Relawan BUMN Peduli yang berlangsung pada Jumat, 19 Desember 2023, di Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.
Dalam acara tersebut, sejumlah perusahaan BUMN memperkuat komitmen mereka untuk hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi tantangan akibat bencana. Bantuan yang disalurkan mencakup 109 armada truk yang membawa kebutuhan dasar tanggap darurat, seperti makanan, air bersih, serta perlengkapan kebersihan. Selain itu, sebanyak 1.066 relawan diterjunkan untuk mempercepat proses pemulihan di wilayah Sumatra, khususnya Provinsi Aceh.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan BUMN yang telah turun langsung sebagai relawan. Ia menegaskan bahwa kehadiran BUMN dalam situasi darurat adalah bentuk tanggung jawab dan kewajiban moral, mengingat BUMN adalah milik rakyat Indonesia.
“BUMN adalah milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu, setiap kali rakyat membutuhkan, kehadiran kami bukanlah pilihan, melainkan kewajiban. Sejak awal terjadinya bencana, kami menegaskan bahwa kehadiran BUMN bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab sebagai perusahaan milik negara,” ujar Dony.
Di bawah koordinasi Danantara, aksi kemanusiaan ini dilakukan secara nyata dan berdampak langsung di lapangan, bukan hanya simbolis. Dony juga menyampaikan kebanggaannya atas keterlibatan relawan BUMN yang terjun langsung membantu masyarakat, sejalan dengan arahan Presiden untuk hadir bekerja bersama rakyat dalam memperbaiki kondisi pascabencana.
“Saya merasa bangga melihat lebih dari seribu karyawan BUMN yang bersedia turun langsung sebagai relawan untuk membantu masyarakat terdampak. Di saat yang sama, saya mengapresiasi kerja keras rekan-rekan BUMN yang terus memastikan layanan dasar tetap berjalan bagi masyarakat di wilayah terdampak,” tambahnya.
PLN menjadi salah satu perusahaan BUMN yang sangat aktif dalam aksi kemanusian ini. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa keterlibatan PLN dalam aksi kemanusiaan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk selalu hadir bersama masyarakat, terutama di saat menghadapi kondisi darurat.
“Selain mengupayakan penormalan listrik secepatnya, PLN juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa logistik, dapur umum, air bersih, serta dukungan lainnya agar masyarakat Aceh dapat segera bangkit kembali,” ujar Darmawan.
Bantuan dari PLN meliputi 10 truk air bersih, 6 truk toren air, peralatan kebersihan, selimut, serta perlengkapan ibadah untuk mendukung aktivitas dan kenyamanan warga di lokasi terdampak. Selain itu, PLN juga memberikan bantuan penunjang lainnya berupa pakaian baru, perlengkapan ibadah, alat kebersihan, water purifier, tenda, genset, air bersih, perahu karet, dan pembukaan dapur umum di 24 titik.
Sejak awal terjadinya bencana di wilayah Sumatra hingga saat ini, PLN telah menyalurkan berbagai bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan tersebut meliputi beras, minyak goreng, gula, mie instan, telur, makanan siap saji, air minum, perlengkapan bayi, selimut, serta obat-obatan.
Kolaborasi antar BUMN yang dikomandoi Danantara menjadi kekuatan penting dalam mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami percaya, dengan bekerja bersama dan saling menguatkan, bantuan yang disalurkan akan lebih tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat terdampak,” pungkas Darmawan.
Profil PT PLN (Persero)
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.
