MAKASSAR – Kepatuhan terhadap instruksi pemerintah yang membawa maslahat bagi publik merupakan salah satu ciri organisasi kemasyarakatan yang sehat. Hal inilah yang dibuktikan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BKPRMI Kota Makassar dalam mendukung visi besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pada Senin (16/2), mereka membuktikan komitmen tersebut dengan menggelar aksi kerja bakti di kantor Baitul Qur’an DPW BKPRMI Sulsel, Kecamatan Manggala. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi kuat antara lembaga keagamaan kepemudaan dengan pemerintah daerah dalam menjaga estetika dan kesehatan kota.
Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang merupakan inisiatif dari Gubernur Andi Sudirman Sulaiman, mendapatkan tempat istimewa di hati para pengurus BKPRMI. Ust. Muhammad Khaerul, ST, selaku Ketua DPD BKPRMI Makassar menegaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya sangat serius dalam menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur tersebut. Baginya, menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat adalah implementasi nyata dari ajaran agama yang menekankan pentingnya kebersihan. Aksi di Perumahan Pemda Manggala ini menjadi saksi bisu betapa pemuda masjid sangat peduli terhadap lingkungan kantor pusat kegiatan mereka.
Dalam aksi tersebut, puluhan kader terlibat dalam berbagai tugas, mulai dari menyapu dedaunan kering, mencabut rumput liar, hingga melakukan penataan ulang taman di sekitar Baitul Qur’an. Kehadiran Ketua DPW BKPRMI Sulsel, Ust. Asri Said, ST, memperkuat hubungan koordinasi antara tingkat wilayah dan daerah. Sinergi ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter remaja masjid tidak hanya dilakukan lewat ceramah, tetapi juga lewat kerja keras fisik yang bermanfaat bagi kenyamanan bersama. Perapian fasilitas sekitar kantor menjadi prioritas agar suasana kantor menjadi lebih segar dan produktif.
Ust. Muhammad Khaerul menjelaskan bahwa kebersihan bukan hanya tanggung jawab Dinas Kebersihan, tetapi merupakan kewajiban moral setiap warga negara, termasuk para remaja masjid. Ia ingin memastikan bahwa setiap kader BKPRMI memahami bahwa menjaga lingkungan yang sehat dan nyaman adalah bentuk pengabdian sosial. “BKPRMI harus menjadi contoh,” tegasnya dalam sela-sela kegiatan. Gerakan ini juga dimaksudkan untuk membangun budaya gotong royong yang mungkin mulai memudar di tengah arus modernisasi perkotaan di Makassar.
Kedepannya, aksi serupa akan terus digalakkan secara periodik sebagai bagian dari sistem pembinaan karakter generasi muda masjid. Nilai-nilai kepedulian sosial yang ditanamkan lewat Gerakan ASRI ini diharapkan dapat membentuk pribadi pemuda yang tidak hanya cerdas secara spiritual, tetapi juga peka terhadap kondisi sosial dan lingkungan di sekitarnya. Melalui aksi di Baitul Qur’an ini, BKPRMI Makassar berharap semangat menjaga kebersihan dapat meluas ke seluruh elemen masyarakat di Kota Makassar, sehingga tercipta lingkungan yang benar-benar asri untuk dinikmati bersama oleh seluruh warga.
