Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Anggota Brimob Aceh Jadi Tentara Bayaran Rusia

Kaila Azzahra
Last updated: January 22, 2026 12:21 am
Kaila Azzahra
Share
6 Min Read
SHARE

Anggota Brimob Aceh Diduga Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia

Bripda Muhammad Rio, anggota Satuan Brimob Polda Aceh, diduga telah bergabung menjadi tentara bayaran Rusia. Ia tidak lagi masuk dinas sejak 8 Desember 2025 tanpa keterangan yang jelas. Tindakan tersebut dikategorikan sebagai disersi atau meninggalkan tugas tanpa izin pimpinan.

Contents
  • Anggota Brimob Aceh Diduga Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia
  • Motif Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia

Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Joko Krisdiyanto, menyatakan bahwa Bripda Rio merupakan personel Satbrimob Polda Aceh yang melakukan disersi. Menurutnya, pihak kepolisian menerima laporan dugaan keterlibatan Bripda Rio dengan Angkatan Bersenjata Rusia. Informasi yang diterima menyebutkan bahwa Bripda Rio berada di wilayah Donbass, kawasan konflik antara Rusia dan Ukraina.

Sebelum meninggalkan Indonesia, Bripda Rio memiliki riwayat pelanggaran kode etik profesi Polri. Ia pernah disidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) atas kasus perselingkuhan hingga menikah siri. Kasus tersebut diputus melalui Sidang KKEP pada 14 Mei 2025 dengan sanksi administratif berupa mutasi demosi selama dua tahun dan penempatan di Yanma Brimob Polda Aceh.

Setelah dinyatakan tidak masuk dinas, personel Siprovos Satbrimob Polda Aceh melakukan pencarian ke rumah orang tua dan rumah pribadi Bripda Rio. Selain itu, dua kali surat panggilan juga dilayangkan masing-masing pada 24 Desember 2025 dan 6 Januari 2026.

Namun, pada 7 Januari 2026, Bripda Rio mengirimkan pesan WhatsApp kepada anggota Provos Satbrimob Polda Aceh, Kasi Yanma, dan PS Kasubbagrenmin. Pesan tersebut berisi foto dan video yang menunjukkan dirinya telah bergabung dengan divisi tentara bayaran Rusia, termasuk dokumentasi proses pendaftaran dan informasi gaji dalam mata uang rubel.

Berdasarkan penelusuran, Polda Aceh mengantongi sejumlah bukti berupa foto, video, data paspor, serta data penerbangan. Bripda Rio tercatat melakukan perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju Bandara Pudong Shanghai pada 18 Desember 2025, kemudian melanjutkan penerbangan ke Bandara Haikou Meilan pada 19 Desember 2025.

Atas dasar tersebut, Satbrimob Polda Aceh menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) pada 7 Januari 2026. Selanjutnya, Bidpropam Polda Aceh melaksanakan Sidang KKEP secara in absentia sebanyak dua kali, masing-masing pada 8 dan 9 Januari 2026.

Dalam sidang tersebut, Bripda Muhammad Rio dinyatakan melanggar sejumlah ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2003 serta Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri. Putusan sidang menjatuhkan sanksi administratif berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH).

Motif Bergabung dengan Tentara Bayaran Rusia

Sementara itu, Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah mengaku belum mengetahui motif di balik Bripda Muhammad Rio melakukan disersi dan diduga bergabung dengan tentara bayaran Rusia. Hingga kini, pihaknya belum dapat mendalami alasan yang bersangkutan lantaran belum berhasil ditemui secara langsung. Namun, dugaan beredar ia tertarik bergabung dengan tentara bayaran Rusia karena gaji yang tinggi.

“Kalau motif saya belum bisa mendalami, belum ketemu orangnya. Kalau kita dengar cerita-cerita bisa aja itu (karena tertarik penghasilan lebih besar),” kata Kapolda saat diwawancarai di sela-sela acara konsolidasi pelaksanaan Program MBG di Aceh, di Hermes Palace Hotel, Banda Aceh, Sabtu (17/1/2026).

Irjen Marzuki menjelaskan, dari hasil pendataan awal, Bripda Rio sebenarnya memang sudah tidak aktif bertugas di Kepolisian. Di mana, yang bersangkutan tercatat mendaftar untuk keberangkatan ke luar negeri pada 8 Desember 2025. Sehari setelahnya, ia mengurus paspor, kemudian membeli tiket pada 18 Desember 2025.

“Tanggal 9 Desember 2025 dia buat paspor dan langsung beli tiket pada tanggal 18 Desember, dan tanggal 19 berangkat ke Cina, lanjut ke sana. Jadi terindikasi yang bersangkutan sudah ada di sana,” ujarnya.

Terkait status keanggotaan, Irjen Marzuki mengungkap bahwa Bripda Rio sebelumnya juga telah menjalani sejumlah pelanggaran disiplin dan kode etik. Bahkan, yang bersangkutan sudah tidak aktif secara fisik serta sudah mendapatkan hukuman beberapa kali.

“Sebenarnya dia sudah tidak aktif secara fisik dan sudah mendapat hukuman sebanyak tiga kali. Pertama, KDRT terhadap keluarga, meninggalkan dinas. Dan hasil sidang waktu itu juga diputuskan tidak layak lagi menjadi anggota Polri,” jelas Kapolda.

Berdasarkan data manifest keberangkatan ke luar negeri, Polda Aceh memastikan tidak ada anggota Polri lain yang ke luar negeri atau mengikuti jejak Bripda Rio dalam periode tersebut.

Berkaca dari kasus tersebut, Irjen Marzuki mengatakan bahwa pihaknya akan terus memperkuat kerja sama dengan pihak penerbit izin, khususnya Imigrasi, untuk mengantisipasi hal serupa kembali terjadi. “Sementara kita memperkuat kerjasama dengan pihak penerbit izin, dalam hal ini Imigrasi untuk mengetahui adanya informasi awal terindikasi ke sana,” terangnya.

Irjen Marzuki menegaskan bahwa pengawasan internal di tubuh Polri khususnya di Polda Aceh, terus berjalan melalui berbagai fungsi pengawasan. Tak hanya itu, pihaknya juga mengimbau seluruh anggota Polri untuk tetap menjaga loyalitas dan kerahasiaan negara dalam menjalankan tugas.

“Sementara kita sudah ada doktrin jaga rahasia negara, jaga Negara Republik Indonesia. Ya kalau dia memang ada 1.000 orang yang diawasi kadang-kadang ada juga satu yang tidak sempurna,” pungkas Kapolda.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByKaila Azzahra
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

OTT KPK Terbaru, 13 Orang Termasuk Bupati Gatut Sunu Diperiksa di Gedung KPK

April 20, 2026
Kriminal

Detik-detik mencekam: Bus Cahaya Trans terguling, 15 tewas di Tol Krapyak Semarang

December 29, 2025
Kriminal

Pembukaan Baru Kasus Rumah Nenek Kushayatun, Keterlibatan Camat dan Lurah Diperiksa

January 19, 2026
Kriminal

Ayah Bocorkan Pesan Terakhir dengan Pramugari ATR di Sulsel

January 22, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?