Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Anggaran Kendaraan Operasional BGN Jadi Sorotan, DPR Diminta Awasi dengan Ketat

Ratna Purnama
Last updated: April 14, 2026 12:03 am
Ratna Purnama
Share
5 Min Read
SHARE

Alokasi Anggaran Pengadaan Kendaraan Operasional BGN Jadi Sorotan

Alokasi anggaran pengadaan kendaraan operasional pada Badan Gizi Nasional (BGN) kini menjadi perhatian publik. Anggaran yang dialokasikan untuk pengadaan sepeda motor listrik bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai perlu ditinjau kembali guna memastikan kesesuaian dengan prinsip efisiensi fiskal dan prioritas program nasional dalam penanganan masalah gizi.

Contents
  • Alokasi Anggaran Pengadaan Kendaraan Operasional BGN Jadi Sorotan
  • Penilaian dari Tokoh Terkait
  • Peran DPR RI dalam Pengawasan
  • Fakta Utama Pengadaan Motor Listrik BGN
  • Kontroversi & Klarifikasi

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Inaproc milik Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), terdapat dua paket besar pengadaan kendaraan roda dua dengan total nilai mencapai Rp2,4 triliun. Dana tersebut bersumber dari APBN dengan metode pemilihan e-purchasing.

Secara rinci, pengadaan ini terbagi dalam dua paket utama, masing-masing senilai Rp1,22 triliun dengan volume 24.400 unit per paket. Jika diakumulasikan, total pengadaan mencapai 48.800 unit sepeda motor yang ditujukan untuk wilayah operasional di seluruh Indonesia.

Meski detail jenis kendaraan tidak disebutkan secara eksplisit dalam laman tersebut, informasi yang berkembang di publik mengacu pada penggunaan sepeda motor listrik premium dengan harga estimasi mencapai Rp49,95 juta per unit termasuk PPN.

Penilaian dari Tokoh Terkait

Beberapa tokoh menyoroti alokasi anggaran yang besar ini. Salah satunya adalah Sekretaris Jenderal Mata Hukum, Mukhsin Nasir. Dia berpendapat bahwa alokasi anggaran yang sangat besar untuk kendaraan operasional perlu dievaluasi agar tidak mengurangi fokus pada program inti, yakni peningkatan gizi masyarakat dan penurunan angka stunting.

“Alokasi anggaran untuk pengadaan ini perlu dikaji urgensinya. Publik mengharapkan anggaran yang bersumber dari rakyat lebih diprioritaskan pada intervensi gizi secara langsung ke masyarakat. Transparansi mengenai kajian teknokratis di balik pemilihan jenis kendaraan ini sangat diperlukan,” ujar Mukhsin Nasir.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarlembaga, mengingat adanya informasi mengenai perlunya koordinasi lebih lanjut antara BGN dengan Kementerian Keuangan terkait persetujuan pagu anggaran tersebut. Menurutnya, kepastian hukum dan ketaatan terhadap prosedur penganggaran sangat krusial bagi lembaga baru seperti BGN.

Peran DPR RI dalam Pengawasan

Terkait hal ini, DPR RI diharapkan segera mengambil sikap sesuai dengan fungsi pengawasan yang dimilikinya. Parlemen diminta untuk memanggil pihak terkait guna memberikan penjelasan mendalam mengenai efektivitas pengadaan kendaraan tersebut dalam menunjang keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.

Langkah pengawasan dari DPR dianggap penting untuk memberikan kejelasan kepada publik apakah kebijakan pengadaan ini sudah melalui proses perencanaan yang matang dan sesuai dengan aturan tata kelola keuangan negara. Hal ini bertujuan agar program nasional yang sangat strategis ini tetap menjaga kredibilitas dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat luas.

“DPR RI tidak boleh diam melihat kegaduhan ini. Sebagai representasi rakyat, DPR harus segera merespon aspirasi publik dan menguji kebijakan pemerintah terkait pengadaan ini. Kita butuh kejelasan, apakah penjelasan Kepala BGN ini didasari oleh kajian teknokratis yang sah atau sekadar klaim sepihak yang melangkahi kewenangan Menteri Keuangan dan parlemen,” pungkasnya.

Fakta Utama Pengadaan Motor Listrik BGN

Pengadaan motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumlah yang dipesan adalah 25.000 unit, dengan realisasi sekitar 21.801 unit, bukan 70.000 seperti yang sempat beredar di media sosial.

Tujuan: Mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG.

Anggaran: Masuk dalam perencanaan tahun 2025.

Jumlah Unit:

– Direncanakan: 25.000 unit

– Realisasi: 21.801 unit

Klarifikasi: Angka 70.000 unit yang beredar adalah tidak benar.

Status Distribusi: Motor listrik belum dibagikan ke Kepala SPPG karena masih menunggu penyelesaian administrasi.

Isu Publik: Video viral memperlihatkan motor berlogo BGN memicu spekulasi, namun BGN menegaskan pengadaan sesuai prosedur dan kebutuhan program.

Kontroversi & Klarifikasi

Spekulasi Publik: Viral di media sosial dengan klaim jumlah berlebihan (70.000 unit).

Klarifikasi BGN: Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan jumlah sebenarnya jauh lebih kecil dan sesuai anggaran.

Kemenkeu: Ada kabar penolakan dari Kementerian Keuangan terkait pengadaan ini, sehingga menambah sorotan publik.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRatna Purnama
Seorang reporter yang gemar meliput isu publik, transportasi, dan dinamika perkotaan. Ia memiliki kebiasaan membaca opini koran setiap pagi untuk memperluas perspektif. Hobi utamanya adalah jogging, fotografi, dan menikmati senja. Motto: "Kepekaan adalah modal utama seorang penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

DPRD Malaka Minta 58 Pejabat Baru Bekerja dengan Hati

April 20, 2026
Politik

Ranperpres TNI dalam perang melawan terorisme berpotensi memicu masalah besar

February 28, 2026
Politik

Populer Kaltim: Rapor Kuning Rudy-Seno Dari Pokja 30 dan Pasar Murah Pemkot Samarinda

February 20, 2026
Politik

Debat Prabowo dan Najwa Shihab soal Aturan Pengamat Kritik Pemerintah

March 26, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?