Polemik Rumah Tangga yang Berujung pada Penolakan Damai
Polemik rumah tangga antara Insanul Fahmi, Wardatina Mawa, dan Inara Rusli kini memasuki babak baru. Setelah berbagai upaya damai dilakukan, Wardatina Mawa akhirnya menolak ajakan restorative justice yang diajukan oleh pasangan suami-istri tersebut.
Sebelumnya, Insanul Fahmi dan Inara Rusli mencoba membuka peluang damai dengan mengajukan permohonan restorative justice. Namun, langkah tersebut kandas setelah Wardatina Mawa secara tegas menolak usulan tersebut. Tim kuasa hukum Mawa, Fedhli Faisal, menyatakan bahwa klien mereka tidak setuju dengan konsep restorative justice.
“Kita sudah berbicara dengan Mawa dan keluarga. Pada prinsipnya kita menolak adanya restorative justice tersebut,” ujar Fedhli Faisal. Ia juga menyebut bahwa surat penolakan telah dikirimkan kepada pihak Insan dan Inara.
Fedhli Faisal menjelaskan bahwa alasan penolakan berasal dari pertimbangan internal keluarga. Salah satu faktornya adalah Mawa menolak untuk dipoligami dengan Inara Rusli.
Gugatan Perceraian Dijalani
Wardatina Mawa mengambil langkah tegas dengan akan mengajukan gugatan perceraian terhadap Insanul Fahmi. Keputusan ini diambil setelah ia menolak hidup bersama dengan mantan istri Virgoun tersebut.
Kuasa hukum Mawa lainnya, Darma Praja Pratama, menyatakan bahwa Mawa ingin berpisah dengan Insanul Fahmi. Ia menegaskan bahwa gugatan perceraian akan diajukan setelah laporan dugaan perzinaan selesai.
“Sudah tegas bahwa dia akan pisah, akan melakukan gugatan perceraian,” kata Darma. Ia juga menambahkan bahwa proses di kepolisian masih berlangsung dan membutuhkan waktu serta tenaga.
Darma juga menekankan bahwa Wardatina Mawa menolak untuk hidup bersama Insan dan Inara. “Sudah (mantap bercerai) apalagi untuk di poligami gitu,” tambahnya.
Kondisi Psikis yang Lebih Baik
Selain itu, kondisi psikis Wardatina Mawa terlihat lebih baik dibandingkan sebelumnya. Darma menyebut bahwa Mawa kini lebih aktif dalam berbagai kegiatan positif.
“Alhamdulillah kondisi psikisnya mungkin sekarang lebih baik ya. Ditambah dengan dia mengisi berbagai kesibukan yang positif,” jelas Darma. Ia juga menyebut bahwa Mawa lebih banyak melakukan kegiatan agar bisa segera move on.
Inara Rusli Siap Terima Konsekuensi
Di sisi lain, Inara Rusli mengungkap dampak kehidupannya yang terpuruk setelah menerima pinangan dari Insanul Fahmi secara siri. Ternyata, Insanul Fahmi sudah memiliki istri dan anak saat menikahi Inara.
Buntutnya, Inara ikut terlibat dalam konflik rumah tangga Insan dengan istrinya, Wardatina Mawa. Nama baik Inara sebagai selebgram pun tercoreng.
Beberapa brand yang sebelumnya bekerja sama dengan Inara membatalkan perjanjian atau meminta klarifikasi atas konflik yang terjadi. Kini, Inara mengaku ikhlas memulai kembali kehidupannya dari nol dan tidak lagi menjadi artis.
“Ini semua tidak masalah sama sekali,” ujar Inara. Ia mengaku tidak mempermasahkan orang yang menjatuhkan atau menghina dirinya. Ia juga menyatakan bahwa dirinya sudah mengakui kesalahannya menerima pinangan Insan tanpa mencari tahu status secara detail.
Perjalanan Hidup yang Diubah
Inara merasa bahwa media sosial hanyalah titipan. Jika Tuhan ingin mengambil privilege atau hak istimewaan tersebut, Inara mengaku pasrah.
“Sedari awal aku hijrah, sejak awal nikah sama mantan, aku niatin hidup aku yang saat ini aku jalanin itu amanah dari Allah bukan sosmed,” ucap Inara. Ia juga menyebut bahwa media sosial hanya alat untuk mencari uang sekaligus membagikan kebaikan.
“[Sosmed] kemarin itu tools (alat) doang buat aku, buat nyari uang, buat menyampaikan syiar. Jadi kalau misalnya Allah mau mengambil itu semua, nggak papa aku ridho,” tukasnya.
Inara juga menyatakan bahwa dirinya sejak awal bulanlah seorang artis. Ia menyebut dirinya hanya sebagai ibu rumah tangga yang mencari keadilan.
“Orang bilang ‘udah nggak bisa lagi jadi artis’ nggak masalah. Aku nggak pernah anggep diri aku artis. Aku tetap anggap diri aku ibu rumah tangga yang mencari keadilan. Itu doang,” tutupnya.
