Profil Yusuf Rio Wahyu Prayogo
Yusuf Rio Wahyu Prayogo adalah seorang pemimpin muda yang kini menjabat sebagai Bupati Situbondo. Lahir pada 30 Maret 1984 di Situbondo, ia tumbuh dan berkembang di Kabupaten tersebut. Pendidikannya dimulai dari SDN 2 Dawuan Situbondo, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Situbondo dan SMAN 1 Situbondo. Setelah lulus SMA, Rio melanjutkan studi tinggi di Universitas Jember dan meraih gelar Sarjana dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Sejak masa kuliah, ia telah menunjukkan minat kuat dalam dunia organisasi dan kepemimpinan. Ia terpilih sebagai Ketua Umum BEM FISIP Unej (2007–2008) dan kemudian menduduki posisi Ketua BEM Universitas Jember (2008–2009). Pengalaman organisasi ini menjadi fondasi penting dalam perjalanan politiknya.
Perjalanan Karier
Dalam perjalanan kariernya, Yusuf Rio Wahyu Prayogo memperlihatkan portofolio yang beragam. Sebelum terjun menjadi bupati, ia telah lama berkecimpung sebagai konsultan politik, bidang yang membuatnya akrab dengan dinamika politik nasional maupun daerah. Ia merupakan CEO Politika Research dan Consulting, sebuah perusahaan yang bergerak dalam analisis politik dan strategi kampanye.
Selain itu, ia mengembangkan berbagai usaha, termasuk menjadi Direktur PT Sumber Arthayasa Bersama, owner My Way Coffee, serta owner DKN Company. Pengalaman sebagai pengusaha membuatnya memiliki pemahaman mendalam mengenai manajemen dan ekonomi, sesuatu yang ia bawa dalam program kerjanya sebagai Bupati Situbondo.
Aktivitas organisasinya di berbagai lembaga juga turut membentuk karakter kepemimpinannya. Ia merupakan Dewan Pendiri Yayasan Mara Marda Institute (2020–sekarang) serta pengurus Lembaga Perekonomian NU Jakarta Selatan (2021–sekarang). Kegiatan-kegiatan tersebut memperlihatkan komitmennya terhadap pemberdayaan masyarakat dan pembangunan ekonomi lokal.
Pengalamannya mengikuti berbagai kursus seperti National and Character Building Kemendikbud RI serta Millionaire Mindset Bootcamp juga memperkaya wawasan kepemimpinannya.
Harta Kekayaan
Dalam laporan resmi, Yusuf Rio Wahyu Prayogo mencatat total harta kekayaan sebesar Rp3.035.000.000. Berikut rincian harta kekayaan Bupati Situbondo:
- TANAH DAN BANGUNAN Rp. 3.470.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 135 m2/50 m2 di KAB / KOTA JEMBER, HASIL SENDIRI Rp. 520.000.000
- Tanah Seluas 90 m2 di KAB / KOTA JEMBER, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 197 m2/70 m2 di KAB / KOTA JEMBER, HASIL SENDIRI Rp. 550.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 128 m2/200 m2 di KAB / KOTA BOGOR, HASIL SENDIRI Rp. 2.000.000.000
- ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp. 420.000.000
- MOBIL, TOYOTA ZENIX Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 400.000.000
- MOTOR, YAMAHA FILANO Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 20.000.000
- HARTA BERGERAK LAINNYA Rp. 31.000.000
- SURAT BERHARGA Rp. 650.000.000
- KAS DAN SETARA KAS Rp. 150.000.000
- HARTA LAINNYA Rp. —-
- Sub Total Rp. 4.721.000.000
- III. HUTANG Rp. 1.686.000.000
- IV. TOTAL HARTA KEKAYAAN (II-III) Rp. 3.035.000.000.
Bupati Termuda Situbondo Periode 2025–2030
Yusuf Rio Wahyu Prayogo terpilih sebagai Bupati Situbondo periode 2025–2030 dalam Pilkada 2024. Ia memimpin bersama wakilnya, Ulfiyah, dan menjadi salah satu bupati termuda dalam sejarah Situbondo. Sebagai pemimpin muda, ia membawa visi “Membangun Situbondo naik kelas dalam kebersamaan dan adil untuk semua.”
Pengalamannya sebagai konsultan politik membuatnya tak asing dengan dinamika pemerintahan dan strategi kebijakan publik. Kini, ia membawa harapan baru bagi pembangunan Situbondo selama lima tahun kepemimpinannya.
Insiden Terjatuh ke Jurang
Insiden jatuhnya Bupati Situbondo ke jurang sedalam empat meter pada Senin (1/12/2025) membuat publik menyoroti lebih jauh profil Yusuf Rio Wahyu Prayogo. Kejadian tersebut terjadi di Desa Alas Bayur, Kecamatan Mlandingan, saat ia tengah melakukan perjalanan dinas menggunakan motor trail.
Rekaman kejadian itu viral dan menimbulkan keprihatinan karena memperlihatkan detik-detik Bupati Yusuf Rio Wahyu Prayogo terjatuh ke tebing jurang sekitar 4 meter. Kejadian itu berlangsung setelah agenda pembagian bibit kapulaga yang sebelumnya berjalan lancar.
Meski terjatuh cukup keras, ia beruntung hanya mengalami luka ringan dan segera mendapat perawatan di Puskesmas Mlandingan. Insiden ini membuat publik semakin ingin tahu profil Yusuf Rio Wahyu Prayogo mulai dari latar belakang hingga perjalanan karier sang bupati muda tersebut.
