Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Bupati Gatut Sunu Lari Terbirit-Birit Saat Dikejar Tim KPK

Rafitman
Last updated: April 20, 2026 12:05 am
Rafitman
Share
3 Min Read
SHARE

Penangkapan Bupati Tulungagung yang Membuat Heboh

Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, pada Jumat (10/4/2026) sore, mulai mengungkap fakta-fakta penting. Kejadian ini berlangsung dengan suasana yang sangat tegang, terutama saat Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, mencoba menghindar dan sembunyi di dalam mobil di area Pendapa Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Contents
  • Penangkapan Bupati Tulungagung yang Membuat Heboh
  • Suasana Penangkapan yang Tegang
  • Ajudan Bupati Menghalangi Penangkapan
  • Penyitaan Massal 40 Ponsel Satpol PP
  • 12 Orang Digiring ke KPK
  • Pemerasan dan Barang Bukti Uang Ratusan Juta

Suasana Penangkapan yang Tegang

Tim penyidik KPK tiba sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memblokir akses keluar-masuk pendapa. Gerbang utama diblokir rapat, sementara puluhan personel Satpol PP dan staf rumah tangga diminta menyerahkan telepon genggam mereka. Hal ini menunjukkan bahwa KPK tidak hanya fokus pada penangkapan bupati, tetapi juga ingin memastikan tidak ada informasi yang bocor selama proses penyidikan berlangsung.

Ajudan Bupati Menghalangi Penangkapan

Drama pencarian sang bupati bermula ketika penyidik kehilangan jejak Gatut di area pendapa. Tim antirasuah kemudian menginterogasi ajudan bupati, Dwi Yoga Ambal. Awalnya, Yoga berkukuh tidak mengetahui keberadaan atasannya tersebut. Namun, setelah mendapatkan tekanan dan interogasi intensif dari penyidik, Yoga akhirnya buka suara. Ia menunjukkan lokasi persembunyian sang bupati yang ternyata sedang meringkuk di dalam salah satu mobil yang terparkir di garasi pendapa.

Penyitaan Massal 40 Ponsel Satpol PP

Ketegangan tidak hanya terjadi saat penangkapan bupati. Tim KPK bertindak sangat tegas dengan menyita sedikitnya 40 ponsel milik siapa pun yang berada di lokasi saat itu, termasuk regu jaga Satpol PP shift siang maupun malam. Ponsel-ponsel tersebut dimasukkan ke dalam plastik klip dan dibawa ke Mapolres Tulungagung untuk kepentingan penyelidikan.

12 Orang Digiring ke KPK

Bersamaan penangkapan Gatut, penyidik membawa Kabag Umum Yulius Rama Isworo beserta sejumlah koper dan kardus yang diduga berisi dokumen krusial dan barang bukti uang. KPK turut membawa 12 orang lainnya ke Jakarta, termasuk adik kandung bupati, Jatmiko Dwijo Seputro, serta sejumlah kepala dinas dan kepala bagian di lingkungan Pemkab Tulungagung. Mereka dibawa setelah menjalani pemeriksaan awal di Mapolres Tulungagung hingga Jumat malam.

Berikut daftar nama yang digiring ke kantor KPK di Jakarta:

  • Kabag Pemerintahan: Arif Effendi
  • Adik Bupati: Jatmiko Dwijo Seputro
  • Staf Bagian Umum: Oki
  • Kabag Kesra: Makrus Mannan
  • Kepala Dinas Pertanian: Suyanto
  • Kepala Satpol PP: Hartono
  • Kabag Umum: Yulius Rama Isworo
  • Kepala Dinas PUPR: Erwin Novianto
  • Kabag Prokopim: Aris Wahyudiono
  • Kepala Bakesbangpol: Agus Prijanto Utomo
  • Ajudan Bupati: Yoga Dwi Ambal
  • Kepala BPKAD: Dwi Hari Subagyo

Pemerasan dan Barang Bukti Uang Ratusan Juta

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap alasan pihaknya melakukan OTT terhadap Bupati Gatut dan 12 orang lainnya. “Pemerasan,” ujar Asep Guntur Rahayu singkat seperti dikutip Tribunnnews.com. Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengonfirmasi bahwa dalam operasi ini tim mengamankan barang bukti uang tunai dalam jumlah signifikan yang diduga terkait praktik pemerasan. “Ada uang ratusan juta rupiah,” ungkap Fitroh singkat.

Hingga kini, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Awal Mula Alham Siagian Dicurigai Terlibat dalam Pembunuhan Ibu Kandung Siswi SD di Medan

December 19, 2025
Kriminal

Agus Bakar Rumah Orang Tua, Terbukti Pecandu Narkoba

April 22, 2026
Kriminal

Tak Kapok Dihina KDM, Pedagang Es Gabus Minta Mobil ke Kapolres Depok

February 4, 2026
Kriminal

Kades Wulublolong Diduga Terlibat Penyalahgunaan Dana Desa

February 27, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?