Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Debat Prabowo dan Najwa Shihab soal Aturan Pengamat Kritik Pemerintah

Rommy Argiansyah
Last updated: March 26, 2026 11:49 pm
Rommy Argiansyah
Share
3 Min Read
SHARE

Perdebatan Panas antara Presiden Prabowo dan Najwa Shihab

Presiden Prabowo Subianto dan jurnalis Najwa Shihab terlibat perdebatan sengit dalam sebuah forum diskusi yang berlangsung di kediaman Prabowo di Hambalang, Bogor. Topik yang dibahas berkaitan dengan aturan yang akan mengatur para pengamat serta batasan antara kritik terhadap pemerintah dan tindakan yang dianggap sebagai upaya makar.

Kritik yang Tidak Semua Berujung pada Regime Change

Najwa Shihab, yang akrab dipanggil Nana, mengajukan pertanyaan kritis terkait apakah kritik-kritik keras terhadap pemerintah bermuara pada keinginan pergantian rezim. Ia menanyakan hal tersebut kepada Presiden Prabowo, yang kemudian menjawab bahwa tidak semua kritik mengarah ke arah itu. Namun, ia juga menyatakan bahwa ada sebagian kritik yang memiliki tujuan tertentu.

“Tidak semuanya, tapi ada. Oh jelas ada,” kata Prabowo.

Perdebatan mulai memanas saat Nana mempertanyakan bagaimana pemerintah membedakan antara kritik yang sah dan tindakan yang dianggap melampaui batas. Ia juga menyinggung pernyataan Prabowo sebelumnya yang menyebut aksi demonstrasi pada Agustus 2025 sebagai bentuk ‘makar’.

Aksi Demonstrasi yang Dianggap Makar

Prabowo menjawab dengan tegas bahwa tindakan pembakaran gedung pemerintah, seperti DPR dan kantor gubernur, merupakan bentuk makar. Ia menegaskan bahwa membakar institusi pemerintahan adalah tindakan yang tidak dapat diterima.

“Jelas Agustus, jelas makar. Dia (pelaku) membakar Gedung DPR, Kantor Gubernur. Institusi pemerintahan mau dibakar, that’s makar. Bikin kerusuhan. Bawa bom molotov. Tidak ada LSM yang ribut soal bom molotov. Ada yang protes ga?” jawab Prabowo.

Namun, Nana membantah anggapan bahwa tidak ada reaksi publik terhadap aksi tersebut. Ia menyebut banyak pihak, termasuk media, yang mengecam penggunaan bom molotov dalam demonstrasi. Pernyataan ini langsung disanggah oleh Prabowo.

“Oh, come on. Jujur buka rekam digitalnya,” ucapnya.

Penangkapan Ratusan Orang dalam Aksi Demonstrasi

Di tengah diskusi yang semakin sengit, moderator Hasan Nasbi sempat mencoba menghentikan sesi tersebut dengan mengatakan bahwa diskusi untuk bagian pertama sebaiknya dicukupkan. Namun, Prabowo menolak dan memilih melanjutkan jawabannya.

Nana kemudian menyoroti fakta bahwa ratusan orang yang ditangkap dalam aksi tersebut mayoritas adalah mahasiswa dan aktivis. Ia bahkan mengutip sebuah penelitian yang menyebut penangkapan tersebut sebagai salah satu yang terbesar sejak era reformasi.

“Kenyataannya pak, itu ratusan yang ditangkap kemarin, itu kebanyakan mahasiswa. Ada satu penelitian yang menyebut, terbesar sejak zaman reformasi penangkapan terhadap mahasiswa dan aktivis pak,” katanya.

Ia kemudian mempertanyakan mengapa aktor intelektual atau pihak yang diduga sebagai provokator belum berhasil diungkap dan dibawa ke pengadilan.

“Tetapi provokatornya, atau siapapun yang bertanggung jawab, aktor yang menyuruh dan sebagainya itu tidak pernah terungkap alih-alih dibawa ke pengadilan pak presiden?” katanya lagi.

Tanggapan dari Presiden Prabowo

Menanggapi hal itu, Prabowo menyebut pengungkapan dalang di balik aksi tersebut sebagai tantangan yang masih dihadapi pemerintah. Ia juga mengingatkan bahwa masa pemerintahannya baru berjalan sekitar satu setengah tahun.

“Masih ada waktu untuk membuktikan,” ujarnya.

Nana pun menutup dengan pernyataan singkat namun tegas.

“Kami tunggu pembuktiannya, Pak Presiden.”


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRommy Argiansyah
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Penilaian Kopel Indonesia 2025: Kerja Keras dengan Integritas Rendah

December 29, 2025
Politik

Flotim Siapkan Perbup untuk Transparansi, Pemerintahan Terbuka dan Akuntabel

December 10, 2025
Politik

Momen Marlina Menangis di Depan Presiden Prabowo, Ini Permintaannya

December 19, 2025
Politik

Ahli Sebut Jokowi Unggul Usai Eggi dan Damai Datang ke Solo

January 19, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?