Mengungkap Lima Plot Hole dalam Drama Korea Boyfriend on Demand
Drama Korea Boyfriend on Demand telah sukses mencuri perhatian para penggemar. Dengan premis yang menarik tentang aplikasi kencan virtual, drama ini menghadirkan cerita yang ringan dan cocok untuk dinikmati saat santai. Selain itu, akting Jisoo BLACKPINK dan Seo In Guk juga mendapat pujian karena chemistry-nya yang kuat. Namun, meski menawarkan alur cerita yang menarik, ada beberapa plot hole yang membuat penonton merasa bingung.
Berikut adalah lima plot hole yang muncul dalam drama ini:
1. Mekanisme Gawai Boyfriend on Demand Tidak Jelas
Boyfriend on Demand adalah sebuah aplikasi kencan virtual yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan pria virtual melalui gawai berbentuk setengah cincin yang ditempel di dahi. Pengguna hanya perlu menekan tombol di samping gawai tersebut untuk masuk ke dunia virtual. Secara sekilas, konsep ini mirip dengan teknologi VR (Virtual Reality) yang sudah dikenal.
Namun, mekanisme gawai ini justru lebih rumit. Pengguna seperti dibuat tertidur atau pingsan saat masuk ke dunia virtual. Sayangnya, tidak dijelaskan secara rinci bagaimana hal ini bisa terjadi. Apakah gawai tersebut mengaktifkan bagian otak tertentu? Pertanyaan ini tidak terjawab dan menjadi salah satu plot hole yang menimbulkan kebingungan bagi penonton.
2. Pesan Moral yang Tidak Konsisten
Dari kisah tokoh utama, Seo Mi Rae, kita bisa mengambil pelajaran bahwa cinta di dunia virtual hanyalah ilusi, sedangkan cinta yang sebenarnya ada di dunia nyata. Namun, pesan moral ini justru terbantahkan oleh kisah Yun Song, seorang pengguna lain dari aplikasi ini.
Yun Song tahu bahwa pacar virtualnya tidak nyata dan bahkan pernah hampir menjual gawainya. Namun, pada akhirnya ia justru kembali kepada sang kekasih virtual. Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah drama ini meromantisasi hubungan dengan AI? Padahal, kisah Seo Mi Rae justru menyampaikan pesan yang berlawanan.

3. Tidak Ada Kelanjutan Soal Skandal Yun Song
Di episode 9, terjadi konflik besar ketika Yun Song, seorang seniman webtoon, kedapatan memplagiat karakter dalam aplikasi Boyfriend on Demand. Masalah semakin heboh saat diketahui bahwa ia juga menggunakan layanan kencan virtual dan berpacaran dengan salah satu karakternya.
Skandal ini sempat ramai dibicarakan di media dan publik. Namun, penyelesaiannya terkesan antiklimaks. Hanya disebutkan bahwa perusahaan DU tidak menuntut, dan Yun Song vakum sejenak. Tidak ada penjelasan lebih lanjut tentang dampak skandal ini terhadap kariernya atau nasib karakter-karakter yang terlibat.

4. Nasib Gu Yeong Il Tidak Jelas
Gu Yeong Il (diperankan oleh Seo In Guk) adalah pria virtual ke-901 dari Boyfriend on Demand. Ia dibuat khusus sesuai dengan kriteria idaman Seo Mi Rae. Meskipun awalnya bimbang, akhirnya Seo Mi Rae memilih Park Kyeong Nam asli daripada Gu Yeong Il. Ia kemudian menghentikan langganan aplikasi tersebut.
Namun, tidak ada penjelasan apa yang terjadi pada Gu Yeong Il setelahnya. Apakah karakter ini dihapus dari server? Bagaimana nasibnya sebagai pria virtual yang dibuat khusus untuk Seo Mi Rae? Pertanyaan ini tidak terjawab dan menjadi salah satu plot hole yang mengganggu.

5. Adegan yang Terasa Tidak Masuk Akal
Ada beberapa adegan dalam drama ini yang dinilai tidak masuk akal. Salah satunya adalah adegan lift di episode pertama saat Seo Mi Rae membersihkan lengan bajunya. Saat di kereta, bagian lengannya sangat kotor terkena coklat. Seharusnya noda itu masih ada saat ia tiba di kantor. Namun, meskipun ia menggosoknya dengan tisu seolah masih kotor, bajunya justru tampak bersih seperti baru.
Adegan kedua adalah momen Seo Mi Rae menangis mengejar taksi Park Kyeong Nam yang pergi ke klinik ortopedi karena mengalami cedera. Meskipun akting Jisoo BLACKPINK di scene ini menuai perdebatan, momen Seo Mi Rae tersedu dan tergesa menemui Park Kyeong Nam yang terluka jelas menunjukkan hubungan mereka yang tidak biasa. Namun, rekan-rekan sekantor mereka sama sekali tidak curiga.

Dengan berbagai plot hole yang muncul, Boyfriend on Demand tetap menjadi drama yang menarik dan patut ditonton. Meski ada beberapa kekurangan dalam alur ceritanya, drama ini tetap memberikan hiburan yang menyenangkan. Bagaimana menurut kamu? Apakah kamu merasa terganggu dengan plot hole yang ada atau justru menganggapnya sebagai bagian dari daya tarik drama ini?
