Permintaan Maaf Terbuka dari Inara Rusli
Inara Rusli, seorang artis ternama, akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui unggahan di Instagram @mommy_starla pada Kamis (19/2/2026). Dalam pesannya, ia mengaku menyesal atas sikap dan tindakannya yang berdampak pada perasaan seseorang. Meski tidak menyebutkan nama lengkap pihak yang menjadi target permintaan maafnya, banyak pihak menduga bahwa pesan tersebut ditujukan kepada Wardatina Mawa.
Inara mengungkapkan bahwa ia ingin belajar untuk lebih jujur pada diri sendiri. Ia juga menyadari bahwa ketidaksengajaan bisa saja melukai perasaan orang lain. “Menjelang hari kedua bulan suci Ramadhan, ku tuliskan ini bukan dari tempat yang paling benar, melainkan dari hati yang sedang belajar jujur pada dirinya sendiri,” tulisnya.
Ia menegaskan bahwa permintaan maafnya bukanlah untuk memohon dimaafkan, tetapi sebagai bentuk kesadaran akan kesalahan yang telah dilakukannya. “Aku menyesal bukan karena ingin dimaafkan, melainkan karena akhirnya paham, ketidaksengajaan pun bisa melukai, dan ketidaktahuan bukan alasan untuk abai.”
Selain itu, Inara juga menyampaikan keinginannya untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Ia berharap bahwa permintaan maaf ini dapat menjadi awal dari perubahan positif dalam hidupnya. “Maafku lahir dari perenungan panjang, bahwa mendengar sepenuh hati lebih berani daripada sekadar berbicara. Jika maaf ini sampai padamu, anggaplah ia sebagai niat yang sedang belajar bertumbuh.”
Inara juga menyampaikan rasa terima kasih jika permintaan maafnya diterima. Ia berharap dapat menyambut masa depan dengan jiwa yang lebih damai. “Jika maaf ini diterima, terima kasih. Jika belum, aku menghormatinya sepenuh hati. Dari seorang ibu, seorang manusia, yang memilih bertumbuh dengan rendah hati, demi menyambut hari-hari ke depan dengan jiwa yang lebih damai.”
Pemeriksaan oleh Penyidik Polda Metro Jaya
Di sisi lain, Wardatina Mawa telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2026), untuk menjalani pemeriksaan lanjutan atas laporan yang ia ajukan beberapa bulan lalu. Kali ini, pemeriksaan dilakukan setelah status kasus tersebut naik ke tahap penyidikan.
“Ya, ibu Mawa sudah menemui penyidik dan diperiksa selama lebih dari tiga jam, ibu Mawa menerima sekitar 27 pertanyaan,” ujar kuasa hukum Mawa, Fedhli Faisal.
Mawa diperiksa oleh tim Renakta Polda Metro Jaya, didampingi oleh Unit Perlindungan Perempuan Anak dari Dinas Provinsi DKI Jakarta. Fedhli menjelaskan bahwa penyidik akan segera memanggil kedua terlapor, yaitu Insanul Fahmi dan Inara Rusli.
“Kedepan penyidik akan memanggil kedua terlapor, Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Tujuannya adalah untuk mencari alat bukti agar tindak pidana dapat terungkap dan tersangkanya dapat ditemukan,” jelas Fedhli Faisal.
Komitmen Wardatina Mawa
Wardatina Mawa menyampaikan rasa terima kasih kepada penyidik karena laporannya ditindaklanjuti hingga naik ke tahap penyidikan. Ia berharap proses hukum dapat berjalan lancar dan segera ada penetapan tersangka.
“Alhamdulillah sudah naik sidik dan insyaallah siap untuk menjalankan proses tahap selanjutnya. Saya menghargai serta menghormati doa dan support dari temen-temen semuanya,” ucap Mawa.
Ia juga menegaskan bahwa ia tidak akan mencabut laporannya terhadap Insanul Fahmi dan Inara Rusli. “Saya mengupayakan untuk dapat keadilan yang seadil-adilnya untuk saya sendiri, itu aja,” tegasnya.
Mawa meminta doa agar tidak ada lagi perempuan yang merasakan hal serupa, yaitu cintanya dikhianati oleh pasangannya sendiri. “Saya mohon doanya semoga proses yang saya lakukan ini, ikhtiar yang saya lakukan ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
