Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

4 Fakta Mengejutkan Temuan Dua Jasad di Asrama Polisi Jombang, Identitas dan Penyebab Kematian

Rafitman
Last updated: February 28, 2026 11:47 pm
Rafitman
Share
6 Min Read
SHARE

Misteri Penemuan Dua Jasad di Eks Asrama Polri Jombang

Penemuan dua jasad perempuan di sekitar kawasan eks Asrama Polri, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, telah memicu penelitian mendalam oleh pihak kepolisian. Kasus ini terjadi pada Rabu (25/2/2026) dan mulai mengungkap beberapa fakta penting.

1. Luka Bakar yang Mencurigakan

Kedua korban ditemukan dalam kondisi yang sangat memprihatinkan sekitar pukul 14.00 WIB di area bekas Asrama Polisi Jombang. Awalnya, warga curiga terhadap sebuah sepeda motor yang terparkir tanpa pemilik selama dua hari. Setelah dilakukan pengecekan, mereka menemukan dua tubuh perempuan yang sudah tidak bernyawa.

Petugas dari Satreskrim Polres Jombang langsung tiba di lokasi dan memasang garis polisi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Di lokasi, petugas menemukan botol berisi cairan yang dicurigai sebagai Bahan Bakar Minyak (BBM).

Dari hasil pemeriksaan awal, kedua jenazah menunjukkan adanya luka bakar pada beberapa bagian tubuh. Kulit korban tampak mengelupas, sementara kondisi tubuh lainnya sudah mengalami lebam jasad. Polisi memperkirakan keduanya telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan.

Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah dibawa ke rumah sakit guna menjalani autopsi oleh tim forensik. Hasil pemeriksaan medis akan menjadi dasar dalam menentukan arah penyelidikan lebih lanjut.

2. Laporan Orang Hilang dan Identifikasi Korban

Penyelidikan kasus temuan dua jenazah perempuan di kawasan bekas Asrama Polisi, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, terus bergulir. Petunjuk kini mengarah pada dugaan bahwa korban merupakan ibu dan anak asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander, mengungkapkan bahwa proses identifikasi belum dapat dipastikan secara ilmiah karena kondisi sidik jari korban yang mengalami kerusakan. Meski demikian, penyidik telah mengamankan sepeda motor Yamaha Vega dengan nomor polisi AG 5053 WO yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian.

Hasil penelusuran kendaraan tersebut mengarah pada seorang pria di Kabupaten Nganjuk yang sebelumnya melaporkan istrinya dan anaknya hilang. Pria tersebut bernama Nur Yanto (38), warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Ia membuat laporan kehilangan setelah istri dan anaknya pergi dari rumah pada pagi hari dan tak kunjung kembali.

Walau indikasi awal cukup kuat, kepolisian menegaskan bahwa kepastian identitas tetap menunggu hasil pemeriksaan forensik. Saat ini kedua jenazah telah dievakuasi untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Jika metode identifikasi melalui sidik jari tetap tidak membuahkan hasil, penyidik akan menempuh langkah lain seperti uji DNA serta pencocokan data antemortem, termasuk pakaian dan ciri fisik korban yang akan diverifikasi oleh pihak keluarga.

3. Penyebab Kematian yang Masih Dalam Penyelidikan

Satreskrim Polres Jombang masih mendalami kasus penemuan dua jasad perempuan di bekas Asrama Polri, Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Identifikasi korban dipastikan akan dilakukan melalui uji DNA lantaran sidik jari kedua jenazah telah rusak.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, identitas korban mengarah pada seorang perempuan berinisial SK (35), warga Balong Gebang, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, serta anak perempuannya berinisial NC (6), dengan alamat yang sama.

Dari keterangan keluarga, suami terakhir melihat istri dan anaknya pada Senin (23/2/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Pada dini hari berikutnya, keduanya diketahui meninggalkan rumah tanpa pamit dengan membawa sepeda motor dan tidak mengenakan helm.

Sekitar satu jam setelah laporan orang hilang dibuat, warga menemukan dua jasad perempuan di area eks Asrama Polri Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang. Lokasi tersebut diketahui merupakan bangunan lama peninggalan era Belanda yang pernah difungsikan sebagai Asrama Polsek Ploso pada tahun 2000-2014, dan kini sudah tidak digunakan.

Di TKP, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti lain, antara lain satu botol BBM jenis Pertalite, korek api, satu botol cairan jenis Porstex berwarna hijau, pakaian korban, serta sandal.

Hasil autopsi sementara dari tim kedokteran forensik menyebutkan waktu kematian diperkirakan antara 48 hingga 120 jam sebelum ditemukan. Secara visual, tidak ditemukan tanda kekerasan akibat benda tumpul maupun tajam. Kesimpulan sementara dokter forensik, korban meninggal akibat mati lemas karena menghirup asap, serta mengalami luka bakar pada kulit.

Fakta lain mengungkapkan bahwa pada tubuh anak ditemukan pelepuhan di area pipi yang diduga akibat paparan zat kimia basah kuat. Sementara pada tubuh ibu, ditemukan kerusakan pada tenggorokan hingga organ dalam yang juga diduga akibat interaksi dengan zat kimia tersebut.

4. Identitas Korban yang Terungkap

Penyelidikan kasus penemuan dua jenazah perempuan di bangunan kosong eks Asrama Polisi (Aspol) Ploso, Desa Rejoagung, Kabupaten Jombang, menemui titik terang. Aparat Satreskrim Polres Jombang memastikan keduanya merupakan ibu dan anak asal Kabupaten Nganjuk.

Korban diketahui berinisial SK (35) dan putrinya NC (6), warga Desa Balong Gebang, Kecamatan Gondang, Nganjuk. Kepastian identitas tersebut diperoleh setelah polisi mencocokkan data antemortem dari keluarga dengan sejumlah temuan di lokasi kejadian.

Proses identifikasi tidak dapat mengandalkan sidik jari karena kondisi jasad yang telah mengalami kerusakan. Meski demikian, sejumlah ciri fisik dan barang pribadi korban menjadi petunjuk penting bagi penyidik. Pengakuan keluarga memperkuat identitas tersebut. Anting yang masih terpasang di telinga korban anak serta sandal yang ditemukan di sekitar lokasi dikenali sebagai milik NC.

Sementara itu, suami korban memastikan pakaian yang dikenakan SK sama seperti saat terakhir kali meninggalkan rumah. Petunjuk lain yang mengarah pada identitas korban adalah sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi AG 5053 WO yang terparkir di area bangunan tua tersebut. Kendaraan itu diakui milik keluarga korban dan dibuktikan dengan dokumen resmi yang ditunjukkan kepada penyidik.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Suderajat, Pedagang Es Gabus Terindikasi Gangguan Mental, Ucapannya Bukan Palsu

February 4, 2026
Kriminal

Ade Kuswara Kunang, Bupati Bekasi yang Tertangkap OTT KPK dengan Harta Fantastis

December 22, 2025
Kriminal

Kejari Bandung Ungkap Hasil Lelang Aset Doni Salmanan, Capai Rp13,4 Miliar

April 20, 2026
Kriminal

Pria Akui Aparat Todong Pistol ke Sopir Taksi Online, Ternyata TNI

March 10, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?