Performa Liverpool yang Menurun dan Kebutuhan Perubahan
Permainan Liverpool dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan penurunan signifikan, terutama di lini serang. Meskipun Mohamed Salah masih menjadi pemain penting bagi tim, performanya sepanjang paruh pertama musim 2025/26 tidak lagi secerah dulu. Hal ini mengindikasikan bahwa masalah utama bukanlah Salah sendiri, melainkan kreativitas keseluruhan tim.
Liverpool memang tidak mengidentifikasi diri dengan gaya bermain yang bertele-tele, tetapi situasi saat ini membuat Anfield kehilangan dominasi yang sebelumnya menjadi ciri khas mereka. Hasil imbang baru-baru ini di Arsenal memperpanjang rekor tak terkalahkan menjadi sepuluh pertandingan, yang menunjukkan bahwa tim sedang berusaha bangkit dari masa sulit musim gugur.
Salah akan segera kembali dari AFCON dan diharapkan dapat memberikan kontribusi besar di bulan-bulan krusial musim ini. Namun, pemain berusia 33 tahun ini mungkin akan mengakhiri kariernya di The Reds tahun ini, dan FSG siap untuk mencari penggantinya.
Kebutuhan Pemain Baru di Lini Serang
Cedera lutut yang dialami Conor Bradley di Emirates Stadium tampaknya tidak membaik, sehingga kemungkinan besar penambahan pemain bertahan akan menjadi prioritas bulan ini. Namun, Liverpool masih membutuhkan lebih banyak lebar lapangan dan ancaman di sisi sayap, setelah gagal menandingi tim-tim papan atas di lini serang Liga Premier musim ini.
Expected Goals (xG) adalah metrik yang dirancang untuk mengukur probabilitas sebuah tembakan menghasilkan gol. Kepergian Trent Alexander-Arnold dan Luis Diaz telah memberikan dampak buruk pada sistem Slot, dan direktur olahraga Richard Hughes pasti tahu bahwa dukungan eksternal diperlukan untuk memperbaiki keadaan.
Sumber-sumber Spanyol mengungkapkan bahwa Liverpool telah mengajukan tawaran transfer sebesar €50 juta (£44 juta) untuk pemain sayap kelahiran Kuwait, Roony Bardghji. Pemain muda ini baru-baru ini berhasil menembus tim utama Barcelona dan menunjukkan bakat luar biasa.
Mengapa Roony Bardghji Bisa Jadi Pengganti Salah?
Barcelona mendatangkan Bardghji dari Copenhagen hanya dengan harga €2 juta (£1,7 juta) musim panas lalu, setelah menarik perhatian klub Denmark tersebut selama masa perkembangannya. Saat melawan Manchester United, di usia 17 tahun di Liga Champions, ia mengukir namanya di kancah internasional.
Bardghji digambarkan sebagai “salah satu permata sepak bola yang hebat” oleh jurnalis Albert Blaya Sensat. Ia menunjukkan hal ini selama kemenangan telak La Blaugrana atas Athletic Bilbao untuk melaju ke final Supercopa de Espana, mencetak satu gol dan memberikan dua assist dalam kemenangan 5-0 tersebut.
Sofascore menunjukkan bahwa ia menciptakan empat peluang, memenangkan lima duel, dan menyelesaikan tiga dribel secara keseluruhan, menampilkan performa sempurna yang menunjukkan nilainya di panggung terbesar. Ada sesuatu yang mirip dengan Salah dalam dirinya, menampilkan permainan yang memukau yang melengkapi naluri alaminya di depan gawang.
Direktur olahraga Barcelona, Deco, bahkan berkomentar bahwa Bardghji “mirip” dengan Yamal, jadi dia memiliki kualitas superstar dalam dirinya. Masih sangat muda, semoga Salah benar-benar bertahan untuk musim berikutnya, sehingga talenta lincah ini dapat belajar dari keahliannya sebelum menuju ke liga profesional Saudi yang menawarkan bayaran lebih besar di akhir kariernya.
Potensi Masa Depan Bardghji
Dipuji sebagai “talenta luar biasa” oleh pemandu bakat Jacek Kulig, Bardghji mulai menunjukkan dirinya sebagai calon superstar, bersinar untuk Barcelona dan memadukan seni bermain dengan penerapan keterampilan yang tajam. Dengan kata lain, dia menunjukkan bahwa dia benar-benar pemain hebat, bukan hanya seorang pemain yang suka pamer tetapi pemain yang berintegritas.
Mengingat dia adalah pemain sayap yang unik, ada kemungkinan besar FSG sedang berada di jalur yang benar saat mereka berupaya merekrut pengganti Salah di Liverpool.
