Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kesehatan

Stres ibu hamil gangguhi perkembangan plasenta, ini penelitiannya!

Rafitman
Last updated: March 4, 2026 9:23 pm
Rafitman
Share
5 Min Read
SHARE

Dampak Stres pada Ibu Hamil terhadap Pertumbuhan Plasenta

Di balik rasa antusias menyambut kehadiran si Kecil, ibu hamil sering kali mengalami perubahan hormon yang dapat memengaruhi suasana hati. Tidak jarang, rasa cemas dan ketakutan menjelang persalinan membuat pikiran terasa penuh. Meskipun wajar untuk sesekali merasa stres, kondisi ini bisa menjadi masalah jika berlebihan.

Contents
  • Dampak Stres pada Ibu Hamil terhadap Pertumbuhan Plasenta
  • Bagaimana Stres Bisa Menghambat Pertumbuhan Plasenta?
  • Studi Lain terkait Dampak Stres saat Hamil
  • Faktor yang Paling Sering Memicu Stres pada Ibu Hamil
  • Tips Mengelola Stres selama Kehamilan

Stres berlebihan selama kehamilan tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan plasenta. Plasenta merupakan organ penting yang bertugas menyalurkan nutrisi dan oksigen kepada janin. Jika pertumbuhannya terganggu, perkembangan janin pun bisa terpengaruh. Hal ini diungkap dalam sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa stres dapat meninggalkan dampak biologis pada plasenta.

Bagaimana Stres Bisa Menghambat Pertumbuhan Plasenta?

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal European Neuropsychopharmacology mengungkap bahwa stres pada ibu hamil dapat meninggalkan “jejak biologis” pada plasenta. Penelitian ini dipimpin oleh Lourdes Fañanás dari University of Barcelona dan Elisabeth Binder dari Max Planck Institute of Psychiatry, Jerman.

Dalam penelitian tersebut, 45 perempuan sehat yang sedang hamil anak pertama diteliti. Selama masa kehamilan, kadar kortisol serta gejala depresi para partisipan dipantau secara berkala. Setelah persalinan, jaringan plasenta dianalisis untuk melihat kemungkinan perubahan biologis yang terjadi.

Hasilnya menunjukkan adanya perubahan epigenetik pada gen-gen tertentu di plasenta, terutama gen yang berperan dalam pengaturan hormon stres. Perubahan ini memang tidak mengubah struktur DNA, tetapi memengaruhi cara gen bekerja dalam merespons stres. Ketika kadar kortisol meningkat secara berlebihan, kondisi ini dapat berdampak pada pertumbuhan plasenta. Pada ibu hamil yang mengalami stres berat, ukuran plasenta cenderung lebih kecil dibandingkan ibu hamil dengan kondisi emosi yang stabil.

Studi Lain terkait Dampak Stres saat Hamil

Temuan serupa juga pernah dipublikasikan dalam jurnal Developmental Psychobiology pada tahun 2007. Penelitian ini meneliti bagaimana stres ibu hamil dapat langsung memengaruhi respons janin di dalam kandungan. Dalam studi tersebut, para ibu hamil diminta menjalani Stroop Test, yaitu tes psikologi yang dirancang untuk memicu respons stres ringan. Selama tes berlangsung, detak jantung janin dipantau menggunakan alat khusus.

Hasilnya menunjukkan bahwa janin mengalami perubahan detak jantung ketika ibu berada dalam kondisi stres. Respons ini menunjukkan bahwa janin mampu “merasakan” perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuh ibunya. Penelitian lanjutan dilakukan saat bayi berusia empat bulan. Bayi yang sebelumnya menunjukkan perubahan detak jantung lebih besar cenderung memiliki respons yang lebih reaktif terhadap rangsangan baru, seperti suara dan cahaya.

Faktor yang Paling Sering Memicu Stres pada Ibu Hamil

Stres selama kehamilan bisa muncul dari berbagai faktor, baik dari dalam tubuh maupun lingkungan sekitar. Berikut beberapa pemicu yang paling sering dialami:

  • Perubahan hormon

    Lonjakan hormon estrogen dan progesteron selama kehamilan dapat memengaruhi suasana hati. Mama mungkin merasa lebih sensitif, mudah tersinggung, atau cepat menangis. Perubahan ini normal, tetapi jika berlangsung intens, bisa meningkatkan risiko stres.

  • Perubahan bentuk tubuh

    Pertambahan berat badan dan perubahan fisik sering kali membuat Mama merasa kurang percaya diri. Kekhawatiran apakah tubuh bisa kembali seperti semula setelah melahirkan juga bisa menjadi sumber tekanan emosional.

  • Kekhawatiran tentang persalinan dan peran sebagai orangtua

    Rasa cemas menghadapi proses melahirkan, kesehatan bayi, hingga kesiapan menjadi orangtua adalah hal yang wajar. Tapi, jika terus dipikirkan tanpa dukungan yang cukup, kecemasan ini bisa berkembang menjadi stres berkepanjangan.

  • Masalah sehari-hari

    Tekanan pekerjaan, persoalan finansial, atau konflik dalam hubungan juga dapat memperberat beban mental Mama selama kehamilan. Kombinasi antara perubahan fisik dan tekanan eksternal membuat kondisi emosional menjadi lebih rentan.

Tips Mengelola Stres selama Kehamilan

Mengelola stres menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan Mama dan janin. Berikut beberapa cara yang bisa dicoba:

  • Terapkan jadwal tidur yang teratur dan sleep hygiene yang baik
  • Konsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang
  • Lakukan aktivitas menyenangkan seperti membaca atau mendengarkan musik
  • Coba teknik relaksasi seperti yoga prenatal dan meditasi
  • Luangkan waktu menikmati alam atau berjalan santai
  • Ceritakan keluh kesah kepada pasangan atau orang terpercaya
  • Bangun support system dengan sesama ibu hamil
  • Tulis perasaan dalam jurnal sebagai bentuk terapi emosional
  • Batasi paparan informasi yang memicu kecemasan berlebihan
  • Konsultasi dengan psikolog atau dokter jika stres terasa berat

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRafitman
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kesehatan

Solusi Bantuan Air Bersih untuk Korban Banjir – ‘Alhamdulillah Dikasih Air Seperti Ini’

January 29, 2026
Kesehatan

Skandal Pestisida: Keadilan Tak Pernah Berbuah di Ladang Pisang

February 20, 2026
Kesehatan

Hari Kesehatan Dunia: Ribuan Keluarga Semarang Bergerak Bersama SoKlin Antisep untuk Hidup Sehat dan Aktif

April 15, 2026
Kesehatan

Berapa Lama Membentuk Otot Lengan? Ini Fakta Pentingnya

December 19, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?