Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Daerah

Solusi Dedi Mulyadi untuk Tagihan Rp 400 Ribu, Kades: Bensin

Rommy Argiansyah
Last updated: February 20, 2026 11:35 pm
Rommy Argiansyah
Share
4 Min Read
SHARE

Respons Gubernur Jawa Barat terhadap Keluhan Warga tentang Mobil Desa

Sebuah keluhan warga Ciamis yang viral di media sosial telah menarik perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Isu ini berkaitan dengan penggunaan mobil desa yang dikenakan biaya hingga Rp400 ribu untuk layanan kesehatan. Peristiwa ini bermula dari unggahan video oleh seorang warga bernama Alma, yang membagikan pengalamannya mengantarkan dua orang lansia ke rumah sakit menggunakan sepeda motor karena tidak mampu membayar biaya transportasi mobil desa.

Contents
  • Respons Gubernur Jawa Barat terhadap Keluhan Warga tentang Mobil Desa
  • Penjelasan Gubernur Jawa Barat
  • Klarifikasi dari Kepala Desa
  • Kesimpulan

Dalam video tersebut, Alma menyampaikan keluhannya secara emosional. Ia menjelaskan bahwa dua warga lansia yang ingin berobat ke rumah sakit di Ciamis harus diboncengi menggunakan sepeda motor karena tidak sanggup membayar biaya mobil desa yang dinilai terlalu mahal. Pengalaman ini terjadi di Desa Hegarmanah, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Alma juga meminta Gubernur Jawa Barat untuk meninjau dan mengaudit Desa Hegarmanah. Ia berharap agar pemerintah daerah dapat menyelesaikan masalah ini dengan lebih baik. Tidak hanya itu, ia juga mengajak Dedi Mulyadi untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.

Penjelasan Gubernur Jawa Barat

Melalui unggahan video di Instagram pribadinya, Dedi Mulyadi memberikan respons atas keluhan warga tersebut. Awalnya, ia memohon maaf kepada warga karena masih ada desa yang belum optimal dalam menggunakan fasilitas mobil desa untuk kepentingan warga.

Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ada dua faktor utama yang menyebabkan permasalahan seperti ini. Pertama, honorarium sopir ambulans sering kali tidak cukup. Kedua, BBM mobil desa sering kali tidak tersedia. Ia juga menawarkan solusi berupa program Rereongan Sapoe Sarebu atau Poe Ibu, yang bisa digunakan untuk saling membantu warga yang membutuhkan.

Menurut Dedi Mulyadi, uang dari program tersebut bisa dikumpulkan sebesar Rp1.000 per hari dan digunakan untuk membantu warga, termasuk dalam pembayaran BBM dan honor sopir ambulans. Ia berharap program ini bisa menjadi solusi jangka panjang untuk masalah serupa.

Selain itu, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa dirinya akan berupaya menghubungi Kepala Desa Hegarmanah untuk mengetahui penyebab pasti dari peristiwa tersebut. Ia juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga dan mengucapkan terima kasih atas masukan dari masyarakat.

Klarifikasi dari Kepala Desa

Sebelumnya, Kepala Desa Hegarmanah, Muhammad Nur Ali memberikan klarifikasi terkait isu biaya sewa mobil desa. Ia menegaskan bahwa secara aturan, tidak ada biaya sewa sepeser pun. Yang ada hanyalah penggantian bensin dan honor sopir sesuai kesepakatan.

Nur Ali menjelaskan bahwa angka yang beredar di masyarakat adalah perkiraan operasional berdasarkan jarak tempuh. Misalnya, untuk perjalanan ke Bandung, kebutuhan bensin dan makan sopir bisa mencapai Rp500 ribu, namun itu bukan masuk ke kas desa sebagai sewa.

Ia juga menegaskan bahwa pihak desa memiliki kategori khusus untuk warga miskin ekstrem. Warga yang termasuk dalam Desil 1 dan 2 bisa mendapatkan layanan gratis tanpa harus membayar bensin atau honor sopir.

Terkait kasus ayah Alma (Pak Dayat) yang dibawa menggunakan motor, Nur Ali menjelaskan bahwa pada hari keberangkatan tersebut, mobil siaga desa sudah dipesan oleh warga lain untuk keperluan ke Tasikmalaya. Ia juga mengaku sengaja belum menemui Alma secara langsung untuk menghindari drama baru di media sosial.

Kesimpulan

Peristiwa ini menunjukkan pentingnya transparansi dan komunikasi antara pemerintah desa dan warga. Meski ada kendala dalam penggunaan mobil desa, solusi seperti program Rereongan Sapoe Sarebu bisa menjadi langkah awal untuk memperbaiki situasi. Selain itu, klarifikasi dari pihak desa juga sangat penting untuk menghindari salah paham dan membangun kepercayaan antara warga dan pemerintah setempat.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRommy Argiansyah
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Daerah

Pembatasan Barang Lebaran 2025: Jalur Tol dan Non-Tol Termasuk Tol Jambi

February 12, 2026
Daerah

Balita 2 Tahun Selamat dari Longsor Cisarua, Ditemukan di Atas Genting Rumah

January 29, 2026
Daerah

Ahli UGM: Jawa hingga Papua Selatan dalam Zona Bahaya Longsor dan Banjir

December 10, 2025
Daerah

Jadwal KM Lawit 3: Rute Terdekat Surabaya, Sampit, Semarang, Kumai 29 Januari 2026

January 8, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?