Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Pendidikan

SMK Global: Langkah Cepat Pemerintah Tuntaskan Pengangguran dan Siapkan Lulusan Indonesia untuk Pasar Kerja Dunia

Rizal Hartanto
Last updated: December 14, 2025 11:13 am
Rizal Hartanto
Share
4 Min Read
SHARE

Program SMK Go Global: Solusi Cepat untuk Pengangguran dan Peluang Kerja Global

Pemerintah Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam menghadapi tantangan pengangguran yang tinggi, khususnya di kalangan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Salah satu inisiatif utama yang diambil adalah program SMK Go Global. Program ini dirancang sebagai kebijakan stimulus ekonomi yang bertujuan menjawab dua masalah besar sekaligus: tingginya angka pengangguran lulusan SMK dan kurang optimalnya pemanfaatan peluang kerja global.

Contents
  • Program SMK Go Global: Solusi Cepat untuk Pengangguran dan Peluang Kerja Global
  • Program Pelatihan Menyeluruh: Bahasa, Skill, dan Sertifikasi
  • Target Besar: 500.000 Tenaga Kerja Terserap di 2026
  • Reformasi Hulu ke Hilir: Kurikulum Kelas Migran Dibedah Total
  • Peluncuran SMK Go Global: Kolaborasi Lintas Stakeholder
  • Anggaran Dijaga Ketat

“Saat ini, sekitar 1,6 juta lulusan SMK yang belum mendapatkan pekerjaan,” ungkap Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar dalam acara Workshop Kepala Sekolah untuk Program SMK Go Global, awal Desember lalu. Ia juga menyampaikan bahwa pasar global memiliki kekosongan besar, dengan hampir 1 juta lapangan kerja yang belum terisi. “Peluang tersebut harus diambil secepat-cepatnya dan sebaik-baiknya sambil menunggu pemulihan ekonomi nasional.”

Program Pelatihan Menyeluruh: Bahasa, Skill, dan Sertifikasi

SMK Go Global diproyeksikan sebagai program pelatihan komprehensif yang mencakup keterampilan vokasi, sertifikasi profesi, dan pelatihan bahasa asing bagi alumni SMK yang ingin masuk kelas migran. Menurut Cak Imin, ada tiga hambatan utama yang membuat lulusan SMK sulit mengakses peluang global, yaitu tidak siap bahasa, tidak siap keahlian, dan tidak siap dari sisi pembiayaan pelatihan.

“Tiga masalah inilah yang harus kita atasi bersama-sama dalam waktu yang sesingkat-singkatnya,” tegasnya. Untuk itu, pemerintah menyiapkan subsidi pelatihan bahasa dan keterampilan melalui Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Anggaran yang disiapkan mencapai Rp15–25 triliun pada 2026.

Target Besar: 500.000 Tenaga Kerja Terserap di 2026

Keberangkatan pertama direncanakan pada Desember 2025 untuk 500 peserta. Mulai 2026, pemerintah menargetkan 500.000 tenaga kerja lulusan SMK dan SMA terserap di luar negeri. “Kita punya target 2026, Insyaallah 500.000 yang akan diberangkatkan lulusan SMK dan SMA,” tegas Muhaimin.

Negara tujuan mengikuti permintaan dan job order dari mitra global. Beberapa di antaranya yakni Jepang, Korea, Jerman, Hongkong, Taiwan, Turki, dan Timur Tengah. “Tahun ini ke Eropa ya Slovakia, Turki, Jepang,” ujarnya.

Reformasi Hulu ke Hilir: Kurikulum Kelas Migran Dibedah Total

Cak Imin menilai masalah vokasi di Indonesia terjadi sejak hulu, yakni kurikulum yang tidak mengikuti perkembangan kebutuhan global. Ia menyinggung ironinya lulusan SMK yang mempelajari bahasa asing bertahun-tahun namun tetap tidak memenuhi standar kerja luar negeri.

Karena itu, pemerintah memperkenalkan konsep “Kelas Migran SMK”: jurusan-jurusan yang disiapkan sejak kelas 1 untuk memenuhi standar minimal negara tujuan. “Misalnya kalau ke Jepang kelas 1 sudah mengadopsi bahasa Jepang N4. N4 itu prasyarat kompetensi bekerja di Jepang,” terangnya.

Ia juga menyoroti lemahnya pembaruan kurikulum vokasi. Saat ini, pemerintah tengah menyiapkan sistem pengelolaan vokasi nasional yang diperbarui secara tahunan, bahkan bulanan.

Peluncuran SMK Go Global: Kolaborasi Lintas Stakeholder

Peluncuran SMK Go Global juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan: kedutaan negara-negara tujuan, JICA, asosiasi pemagangan, perusahaan jasa tenaga kerja, serta kementerian terkait. “Makanya, kita ingin SMK Go Global ini langkah cepat dan langkah efektif. Hanya bisa digerakkan cepat apabila kita berkolaborasi dengan produktif,” akunya.

Program ini membuka kesempatan luas bagi para lulusan SMK tanpa batasan usia. Meski demikian, ada durasi pelatihan yang disesuaikan kebutuhan. Adapun jurusan prioritas mengikuti permintaan global yakni Pengelas (Welder), Pelayan (Hospitality), perawat rumah (Caregiver), hingga konstruksi. Pendaftaran akan dibuka akhir 2025, namun pelatihan sudah berjalan bagi sebagian peserta.

Anggaran Dijaga Ketat

Menko PM menekankan pentingnya tata kelola yang bersih dan berharap program SMK Go Global bisa langsung tepat sasaran dan memberikan dampak. SMK Go Global ditujukan tidak hanya sebagai solusi cepat mengurangi pengangguran, tetapi juga cara memperkuat kapasitas tenaga kerja nasional sekaligus menambah remitansi negara.

“Ke depan para tenaga kerja kita yang akan bekerja di luar negeri akan membawa kapasitas Indonesia dan membawa kemajuan rakyat kita.” pungkas Menko PM, Muhaimin Iskandar.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByRizal Hartanto
Penulis berita dengan ketertarikan pada human interest dan kisah inspiratif. Ia senang berbincang dengan masyarakat untuk memahami realitas kehidupan. Ketika tidak menulis, ia menikmati hobi memasak dan mendengar podcast. Motto: "Menulis adalah cara merawat empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Pendidikan

Mengabdikan Hidup untuk Nurul Sholihin, Siti Nursiati Pilih Dakwah Melalui Pengasuhan

February 23, 2026
Pendidikan

Soal Ulangan Sumatif Bahasa Indonesia dan Kunci Jawaban Kelas 8 Semester 2 2026

March 4, 2026
Pendidikan

Pendaftaran SPAN-PTKIN 2026 Ditutup Besok, Cek Daya Tampung UIN Saizu Purwokerto!

March 10, 2026
Pendidikan

Kapan Pengumuman Penerima Beasiswa Gratispol 2026 Luar Kaltim? Cara Cek Lolos atau Tidak

February 28, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?