Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Pendidikan

Siswa SD di NTT Bunuh Diri, Sekolah Akui Tidak Tahu Soal Alat Tulis Kurang

Hartono Hamid
Last updated: February 9, 2026 12:15 am
Hartono Hamid
Share
4 Min Read
SHARE

Peristiwa Siswa SD di NTT yang Diduga Mengakhiri Hidupnya

Peristiwa tragis yang menimpa seorang siswa SD berinisial YBR (10 tahun) di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi sorotan publik. YBR ditemukan meninggal dunia setelah diduga mengakhiri hidupnya di kebun dekat pondok bambu yang menjadi tempat tinggalnya bersama neneknya di Desa Nenowea. Peristiwa ini memicu keprihatinan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat dan lembaga pendidikan.

Penyebab Dugaan Bunuh Diri

Berdasarkan informasi yang diperoleh, YBR diduga mengakhiri hidupnya akibat tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolah, khususnya buku dan pulpen. Hal ini terungkap dari secarik kertas tulisan tangan yang ditemukan oleh polisi. Kertas tersebut menyiratkan bahwa YBR merasa kesulitan dalam memenuhi kebutuhan belajarnya. Meski demikian, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian ini.

Tanggapan Pihak Sekolah

Kepala UPTD SD Negeri Rutojawa, Maria Ngene, memberikan respons terkait informasi kurangnya perlengkapan belajar YBR. Ia mengatakan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui secara rinci kondisi YBR. Menurut Maria, pemantauan kebutuhan pribadi siswa biasanya dilakukan oleh wali kelas masing-masing. Selama proses belajar mengajar, YBR tidak pernah menyampaikan keluhan atau menunjukkan kendala yang menonjol.

“Saya belum menerima informasi soal kekurangan perlengkapan belajar. Biasanya wali kelas yang lebih mengetahui. Apalagi ini awal semester, mungkin kebutuhannya belum sempat dipenuhi,” ujar Maria.

Ia juga menjelaskan bahwa pihak sekolah memiliki keterbatasan dalam memantau kondisi sosial siswa secara detail, terutama karena jumlah peserta didik yang banyak dan minimnya laporan langsung dari siswa maupun keluarga.

Profil Keluarga YBR

YBR merupakan anak bungsu dari lima bersaudara. Sejak berusia 1 tahun 7 bulan, ia diasuh oleh neneknya yang bernama Welumina Nenu (80 tahun). Keduanya tinggal di gubuk bambu yang berukuran sekitar 2×3 meter. Ibunya, Maria Goreti Te’a (47 tahun), tinggal bersama empat kakak YBR di rumah terpisah. Ayah YBR merantau ke Kalimantan selama 12 tahun.

Menurut ibu YBR, pada hari kejadian, YBR mengeluh pusing sehingga tidak mau pergi ke sekolah. Namun, Maria Goreti meminta YBR tetap masuk sekolah karena khawatir anaknya ketinggalan pelajaran. Sayangnya, pada siang hari, ia mendapat kabar dari tetangga bahwa anaknya telah meninggal.

Pengakuan Nenek YBR

Nenek YBR, Welumina Nenu, menyampaikan bahwa YBR dikenal sebagai anak pendiam dan penurut. Ia tidak pernah menunjukkan perilaku aneh selama hidupnya. Semasa hidup, YBR pernah mengeluh tentang buku tulis dan pulpen untuk sekolah. “Kami selalu berusaha penuhi semampu kami,” kata sang nenek.

YBR juga sering membantu neneknya menjual sayur, ubi, dan kayu bakar. Untuk makanan, mereka mengandalkan hasil kebun seperti pisang dan ubi.

Perhatian dari Pihak Berwajib

Kapolda NTT, Irjen Pol Rudi Darmoko, menyampaikan bahwa kasus ini menjadi perhatian serius, tidak hanya di tingkat daerah tetapi juga nasional. Ia mengungkapkan keprihatinannya atas peristiwa tragis tersebut. “Ini sangat-sangat menjadi atensi, bahkan bukan hanya menjadi kasus lokal NTT, namun sudah sampai ke Istana,” ujarnya.

Menurut Rudi, berdasarkan penyelidikan awal dan hasil olah TKP, terdapat indikasi faktor ekonomi yang menjadi pemicu. Meskipun demikian, hal tersebut masih terus didalami oleh penyidik.

Peringatan Penting

Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri. Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada. Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, pembaca bisa menghubungi Hotline Kesehatan Jiwa Kemenkes (021-500-454) atau LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHartono Hamid
Penulis berita yang aktif menggali cerita dari sudut pandang humanis. Ia senang mengamati kebiasaan masyarakat dan perubahan kultur digital. Hobinya termasuk membuat catatan refleksi, menonton film, dan mengikuti kelas online. Motto: "Menulis adalah jembatan antara fakta dan empati."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Pendidikan

Hambatan dalam Tindak Lanjut Pelatihan

December 22, 2025
Pendidikan

50 Soal Ujian Aqidah Akhlak Kelas 12 Lengkap Jawaban Terbaru

April 15, 2026
Pendidikan

Tidak perlu menunggu tiga bulan, skema TPG bulanan 2026 ubah nasib jutaan guru

January 24, 2026
Pendidikan

Unika Santu Paulus Ruteng Terakreditasi Unggul

December 7, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?