Bandung bjb Tandamata siap menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (GPP) dalam pertandingan terakhir Seri Bojonegoro Putaran Kedua Proliga 2026, yang akan digelar pada hari Minggu (15/02/26) pukul 16.00 WIB. Kemenangan atas Medan Falcons (MFN) serta semangat yang meningkat menjadi modal positif bagi Cindy Tiara Berliyan dan rekan-rekannya untuk terus berjuang memperkuat peluang menuju final four yang akan dihelat bulan April mendatang.
“Semoga kemenangan atas MFN bisa membawa anak-anak untuk melanjutkan performa yang baik saat menghadapi GPP. Menurut saya, GPP sudah aman bersama Jakarta Pertamina Energi,” ujar Risco Herlambang Matulessy, Kepala Pelatih Bandung bjb Tandamata menjelang pertandingan terakhir di Seri Bojonegoro.
Namun, ia tetap optimis bahwa timnya mampu mengalahkan GPP dengan segala kekuatan yang dimiliki. “Karena jika dilihat dari performa kami saat melawan MFN, masih belum maksimal. Saya percaya performa anak-anak bisa lebih maksimal lagi saat menghadapi GPP,” tambahnya.
Dari sisi peluang, GPP yang saat ini berada di urutan kedua klasemen sementara dengan 20 poin, hanya membutuhkan satu poin lagi untuk memastikan diri lolos ke final four. Sebaliknya, Bandung bjb Tandamata harus memenangkan tiga pertandingan tersisa jika ingin memastikan satu tempat di final four.
Saat ini, Cindy dan kawan-kawan masih berada di urutan keenam klasemen sementara dengan 12 poin. Artinya, mereka masih butuh setidaknya delapan poin lagi untuk bisa lolos ke final four. Selain menghadapi GPP, tim asuhan Risco juga akan bertemu Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) dan Jakarta Popsivo Polwan (JPP) di Seri Sentul Bogor, Jawa Barat, pekan depan.
Jakarta Livin’ Mandiri (JLM) saat ini berada di urutan keempat klasemen dengan 16 poin, sedangkan Jakarta Popsivo Polwan (JPP) di posisi kelima dengan 14 poin sebelum bentrok dengan Jakarta Pertamina Energi (JPE), Minggu (15/03/26) pukul 13.00 WIB. Jika JPP mampu mengalahkan JPE, maka mereka bisa merangsek ke posisi keempat klasemen sementara, sementara JLM akan turun ke posisi kelima.
“Jadi, jika kita ingin lolos karena usaha sendiri, kita harus memenangkan semua pertandingan tersisa. Namun, jika satu saja kita kalah, maka kita akan bergantung pada hasil pertandingan lainnya,” jelas Risco.
Di sisi lain, Risco juga wajib mewaspadai GPP yang bertekad untuk mengakhiri puasa kemenangan. Terakhir kali, tim asuhan Alessandro Lodi itu berhasil memetik kemenangan (tiga poin) saat menghadapi MFN sebagai tuan rumah di Gresik, awal Februari lalu. Sejak itu, GPP selalu menelan kekalahan di Seri Malang, yakni saat melawan JPP dan JLM.
Sementara itu, Bandung bjb Tandamata masih bisa memaksimalkan performa para pemain yang dirasa masih kurang saat menang atas MFN. Menurut Risco, selain karena setter yang dimilikinya masih belajar untuk mengirim bola kepada outside hitter asal Italia, Giulia Angelina, sehingga ia terlihat masih ‘gagap performa’.
“Dia baru gabung beberapa hari, lagi pula setter kami juga belum terlalu nemu pola permainannya,” katanya. “Artinya, dari perpindahan Sonaly Cidrao ke Giulia Angelina kan masih harus dipelajari lagi oleh setter kita.”
“Kalau Sonaly dan Ana (Anastasia Guerra) punya tipikal bolanya hampir sama. Tapi kalau Angelina beda bolanya. Bolanya harus tinggi tapi juga harus isi agar bisa menghasilkan spike spike yang mematikan untuk lawan,” tambah Risco tentang performa Angelina yang baru beberapa hari bergabung bersama tim.
Untuk diketahui, setiap kali bersua dengan GPP, Bandung bjb Tandamata selalu memenangi laga secara berturut-turut, yakni pada musim 2023 dan 2024. Total ada sembilan pertemuan kedua tim, dan Bandung bjb Tandamata mendominasi dengan skor 7:2. Namun kemenangan memihak GPP di dua pertemuan terakhir, yakni pada Februari 2025 dengan skor 3-2 dan Proliga 2026 di Seri Bandung dengan skor 3-0 (25-14, 31-29, 25-23).
Di sisi lain, di kelompok putra, Surabaya Samator yang berstatus tuan rumah bakal menghadapi Medan Falcons Tirta Bhagasasi yang akan memastikan langkah kedua tim menuju final four. Jika Samator bisa mengalahkan Medan Falcons, maka mereka sudah dipastikan lolos ke final four bulan April mendatang.
Di sisi lain, jika Medan Falcons bisa mengalahkan Samator, maka peluang mereka untuk lolos ke final four masih akan berlanjut hingga seri terakhir babak reguler di Sentul, Bogor, Jawa Barat, pekan depan. Saat ini, Samator berada di urutan ketiga dengan lima poin, sementara Medan Falcons terendam di dasar klasemen dengan satu poin.
