Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Pendidikan

Program MBG Bukan Beban, Ahli IPB: Gizi dan Sekolah Terkait Erat

Lani Kaylila
Last updated: January 29, 2026 3:34 am
Lani Kaylila
Share
5 Min Read
SHARE

Contents
  • Perdebatan Mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  • Pendapat Akademisi dan Pengamat Kebijakan
  • Pandangan Serupa dari Pengamat Kebijakan
  • Keterkaitan Antara Gizi dan Prestasi Belajar
  • Praktik Global dan Potensi Ekonomi
  • Contoh Kebijakan Internasional

Perdebatan Mengenai Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Perdebatan mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di ruang publik. Sejumlah pihak menilai alokasi dana untuk program ini berpotensi menggerus anggaran pendidikan. Namun, pandangan tersebut dinilai tidak sepenuhnya tepat. Sejumlah akademisi dan pengamat kebijakan justru menegaskan bahwa pemenuhan gizi anak dan pendidikan formal merupakan dua aspek yang saling terkait dan tidak seharusnya dipertentangkan.

Pendapat Akademisi dan Pengamat Kebijakan

Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB University Prof. Dr. Ir. Ahmad Sulaeman MS menilai, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) seharusnya dipahami sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional. Peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan kurikulum dan tenaga pendidik, tetapi juga kondisi fisik dan kesehatan peserta didik.

”Program makan bergizi itu bukan beban pendidikan, justru bagian dari pendidikan itu sendiri. Anak yang sehat dan tercukupi gizinya akan lebih siap menerima pelajaran,” kata Prof. Ahmad dalam keterangannya.

Dia menekankan bahwa peran guru dan program gizi tidak bisa saling menggantikan, melainkan harus berjalan beriringan. Pendidikan karakter, akademik, dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti nutrisi merupakan fondasi yang sama pentingnya dalam membentuk generasi muda.

Pandangan Serupa dari Pengamat Kebijakan

Pandangan serupa disampaikan Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus. Dia mengkritik narasi yang membandingkan program pendidikan dengan MBG seolah-olah keduanya saling mengorbankan. Pendekatan tersebut keliru dan mengabaikan fakta mendasar tentang proses belajar anak.

”Sulit berharap anak bisa fokus belajar kalau kebutuhan gizinya tidak terpenuhi. Pendidikan dan nutrisi adalah hak konstitusional yang seharusnya dilihat sebagai satu kesatuan,” ujar Iskandar.

Dia menambahkan, berbagai riset kesehatan dan pendidikan menunjukkan bahwa kekurangan gizi berdampak langsung pada konsentrasi, daya serap materi, hingga perkembangan kognitif anak. Kondisi tersebut, kata dia, akan berpengaruh pada capaian pendidikan dalam jangka panjang.

”Kalau fondasi kesehatannya rapuh, hasil pendidikannya juga tidak akan optimal,” lanjut Iskandar.

Keterkaitan Antara Gizi dan Prestasi Belajar

Secara ilmiah, keterkaitan antara asupan gizi dan prestasi belajar telah banyak dibuktikan. Prof. Ahmad menjelaskan, anak yang memperoleh gizi seimbang secara rutin cenderung memiliki kemampuan kognitif yang lebih baik, daya ingat yang lebih kuat, serta stabilitas emosi yang mendukung proses belajar.

”Studi internasional menunjukkan anak dengan asupan gizi memadai lebih mampu berkonsentrasi di kelas dan menunjukkan performa akademik yang konsisten,” ungkap Ahmad Sulaeman.

Praktik Global dan Potensi Ekonomi

Praktik pemenuhan gizi siswa melalui program makan sekolah sebenarnya bukan hal baru di tingkat global. Sejumlah negara maju telah lama menjadikan program ini sebagai bagian dari kebijakan pendidikan dan kesehatan.

Di Amerika Serikat, misalnya, School Breakfast Program dan National School Lunch Program menjadi instrumen negara untuk memastikan siswa datang ke sekolah dalam kondisi siap belajar. Melalui kebijakan tersebut, sekolah tidak hanya berfungsi sebagai pusat pembelajaran akademik, tetapi juga sebagai ruang perlindungan sosial bagi anak-anak, khususnya dari keluarga berpenghasilan rendah.

Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kehadiran siswa, konsentrasi belajar, dan kesehatan jangka panjang. Selain berdampak pada kualitas pendidikan, Program Makan Bergizi Gratis juga dinilai memiliki potensi efek pengganda terhadap perekonomian.

Jika dirancang dengan tata kelola yang baik, program ini dapat melibatkan petani, peternak, UMKM pangan, hingga koperasi lokal dalam rantai pasok. Iskandar menilai keterlibatan pelaku usaha lokal dapat mendorong perputaran ekonomi di daerah serta memperkuat ketahanan pangan nasional.

”Ini bukan sekadar program sosial, tapi juga peluang untuk menggerakkan ekonomi rakyat,” terang Ahmad Sulaeman.

Contoh Kebijakan Internasional

Pengalaman Amerika Serikat melalui program Women, Infants, and Children (WIC) menunjukkan bahwa intervensi gizi yang dikelola negara dapat berjalan seiring dengan penguatan sektor pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan demikian, perdebatan mengenai Program Makan Bergizi Gratis dinilai perlu diarahkan pada aspek efektivitas, transparansi, dan tata kelola anggaran, bukan pada dikotomi sempit antara gizi dan pendidikan. Para pakar sepakat, investasi pada pemenuhan gizi anak merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing bangsa.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Pendidikan

Kalender 2025: Jadwal Libur Akhir Tahun, Sekolah, dan Akhir Pekan

December 22, 2025
Pendidikan

20 Soal PTS Seni Rupa Kelas 1 SD Semester 2 2026 Lengkap Kunci Jawaban

February 27, 2026
Pendidikan

15 Soal UTS Bahasa Indonesia Kelas 7 Semester 2 2026 Lengkap Pembahasan

March 4, 2026
Pendidikan

35 Jawaban Soal Ujian Semester Ganjil Bahasa Sunda Kelas 5

December 7, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?