Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kriminal

Pesawat ATR 42-500 Hilang Kontak di Maros, Tim SAR Cari 10 Korban dan Black Box

Kaila Azzahra
Last updated: January 22, 2026 12:21 am
Kaila Azzahra
Share
6 Min Read
SHARE

Fase Kritis Operasi SAR di Gunung Bulusaraung

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap pesawat ATR 42-500 dengan registrasi PK-THT yang diduga jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Sulawesi Selatan, memasuki fase krusial. Saat ini, fokus utama operasi adalah mencari 10 korban dan black box pesawat. Gunung Bulusaraung, yang berada di perbatasan Kabupaten Pangkep, Maros, dan Bone, merupakan gunung karst dengan kontur terjal, vegetasi basah, dan cuaca yang cepat berubah. Dengan ketinggian mencapai sekitar 1.353 hingga 1.531 meter di atas permukaan laut (mdpl), kawasan ini tercatat sebagai salah satu jalur pendakian paling ekstrem di wilayah tersebut.

Contents
  • Fase Kritis Operasi SAR di Gunung Bulusaraung
  • Pemindahan Posko SAR ke Desa Tompobulu
  • Cuaca sebagai Faktor Penentu Operasi
  • Ribuan Relawan Dikerahkan
  • Medan Sulit dan Kendala Teknologi Pencarian
  • Rencana Evakuasi dan Penanganan Korban
  • Pesawat Membawa 10 Orang, Fokus pada Korban dan Black Box
  • Tim Spesialis ATR 42-500 Perancis Mulai Investigasi

Pemindahan Posko SAR ke Desa Tompobulu

Hingga Minggu dini hari, posko SAR utama dipindahkan dari kawasan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, ke Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Relokasi ini dilakukan untuk mendekatkan pusat kendali operasi dengan area dugaan lokasi jatuhnya pesawat. Plt Kepala BPBD SAR Pangkep, M Akbar Yunus, menjelaskan bahwa keputusan pemindahan posko diambil setelah mempertimbangkan efisiensi mobilisasi personel dan logistik. Jarak dari posko lama di Maros ke Tompobulu mencapai sekitar 32 kilometer, sementara lokasi baru berada di ketinggian sekitar 1.100 mdpl, relatif lebih dekat dengan jalur pendakian menuju punggungan Gunung Bulusaraung.

Kondisi geografis di sekitar posko tidak kalah menantang. Kawasan karst dengan kemiringan jalur antara 45 hingga 75 derajat membuat setiap pergerakan tim SAR harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Akbar Yunus mengungkapkan bahwa embun tebal dan kabut pagi hari, yang dikenal secara lokal sebagai halimun, kerap membuat permukaan tanah licin, terutama jika hujan turun.

Cuaca sebagai Faktor Penentu Operasi

Cuaca menjadi perhatian utama dalam operasi pencarian. BPBD Pangkep telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mendapatkan prakiraan cuaca terbaru. Berdasarkan data BMKG serta pemantauan dari aplikasi cuaca global seperti Windy.com dan Weather Channel, wilayah Maros-Pangkep diperkirakan masih berpotensi diguyur hujan ringan pada Minggu siang hingga Senin (19/1/2026). Akbar Yunus menyebutkan bahwa operasi pencarian akan “diporsir” atau dimaksimalkan pada Minggu ini karena prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan yang lebih intens pada hari-hari berikutnya. Bahkan, pada Selasa (20/1/2026), diperkirakan akan muncul hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, dengan estimasi curah hujan mencapai 8,1 hingga 10,0 milimeter.

Hujan di kawasan karst berlereng curam sangat berisiko karena dapat memicu jalur menjadi licin dan membahayakan keselamatan tim SAR. Oleh karena itu, jendela waktu cuaca relatif lebih baik pada Minggu ini menjadi kesempatan penting dalam upaya pencarian.

Ribuan Relawan Dikerahkan

Operasi SAR ini melibatkan kekuatan besar. Hingga Minggu pagi, diperkirakan sekitar 1.000 relawan SAR gabungan akan diterjunkan untuk menyisir kawasan Gunung Bulusaraung. Relawan berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, Polri, BPBD dari berbagai daerah seperti Maros, Pangkep, dan Makassar, serta relawan sipil. Sekitar 400 relawan SAR telah lebih dulu berada di lokasi dan ditampung di rumah-rumah warga. Kepala Desa Tompobulu, Abdul Kadir, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 100 hingga 120 rumah warga di Desa Tompobulu, Balleanging, Birao, hingga kawasan Tondong Tallasa dijadikan tempat istirahat sementara bagi para relawan. Fasilitas publik seperti kantor desa, sekolah, hingga kolong rumah warga juga dimanfaatkan.

Medan Sulit dan Kendala Teknologi Pencarian

Salah satu tantangan terbesar dalam operasi ini adalah tidak berfungsinya ELT (Emergency Location Transmitter). ELT merupakan perangkat pemancar sinyal darurat yang seharusnya aktif secara otomatis saat pesawat mengalami kecelakaan, sehingga memudahkan tim SAR menentukan lokasi jatuhnya pesawat. Menurut keterangan dari unsur TNI AU, ELT pada pesawat ATR 42-500 tersebut tidak menyala, sehingga tim SAR kesulitan menentukan titik koordinat yang presisi. Akibatnya, pencarian harus dilakukan secara manual dengan menyisir area yang luas di lereng dan punggungan gunung.

Rencana Evakuasi dan Penanganan Korban

Apabila cuaca memungkinkan, tim SAR udara akan melakukan penyisiran dari atas lereng Gunung Bulusaraung. Proses evakuasi korban direncanakan menuju Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr. Dody Sardjoto di Mandai, yang berjarak sekitar 61 kilometer dari posko SAR utama di Tompobulu dan sekitar 500 meter dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Sementara itu, posko evakuasi keluarga korban dipusatkan di Bandara Sultan Hasanuddin, Mandai. Untuk penanganan medis lanjutan dan proses identifikasi korban (post mortem), posko medis disiapkan di sekitar bandara atau di Rumah Sakit Bhayangkara DVI Polri, yang berjarak sekitar 68 kilometer dari lokasi posko utama SAR.

Pesawat Membawa 10 Orang, Fokus pada Korban dan Black Box

Pesawat ATR 42-500 PK-THT tersebut diketahui membawa 10 orang (person on board), terdiri dari tiga orang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan serta tujuh kru pesawat yang mencakup pilot, kopilot, teknisi, dan dua pramugari. Sebelumnya sempat beredar informasi mengenai 11 penumpang, namun telah diklarifikasi bahwa jumlah POB adalah 10 orang. Selain pencarian korban, tim SAR juga memprioritaskan pencarian black box. Perangkat ini berfungsi merekam data penerbangan dan percakapan di kokpit, yang nantinya akan menjadi kunci penting dalam investigasi penyebab kecelakaan.

Tim Spesialis ATR 42-500 Perancis Mulai Investigasi

Manajemen pabrikan pesawat ATR 42-500 di Toulouse, Perancis, Minggu (18/1/2026) hari ini, menyatakan akan mengirim teknisi spesialis insiden ke pegunungan Bulusaraung (1.535 mdpl) di perbatasan tiga kabupaten di Sulsel. Rencana ini dikemukakan Media Relation ATR Charlotte GIURIA dan Jeanne CAUMONT sebagaimana dilansir situs resmi perusahaan ini, Minggu dini hari. Pihaknya akan menurunkan tim teknisi spesialis insiden ke pegunungan Bulusaraung (1.535 mdpl) di perbatasan tiga kabupaten di Sulsel.


Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByKaila Azzahra
Penulis berita yang menggemari liputan ringan seputar tren, hiburan, dan dunia kreatif. Ia hobi mendengarkan musik pop, membuat catatan ide, dan memotret suasana kota. Menurutnya, kreativitas lahir dari rasa bahagia. Motto: "Tulislah apa yang bisa memberi senyum."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kriminal

Tak Sadar Uang Rp 109 Juta Raib, Wanita Ini Tetap Berusaha

December 7, 2025
Kriminal

Piche Kota, Mantan Idol yang Kini Jadi Tersangka Rudapaksa Siswi SMA

February 27, 2026
Kriminal

Pembaruan fakta penikaman Godbless Solang di Manado, 1 pelaku, 1 jadi saksi

February 4, 2026
Kriminal

Sosok Aipda Dianita Agustina, Polwan yang Terlibat Koper Narkoba

February 20, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?