Meningkatnya Kesadaran Masyarakat terhadap Gaya Hidup Sehat
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gaya hidup sehat semakin meningkat, terutama dengan tumbuhnya minat terhadap produk berbasis herbal. Salah satu contohnya adalah madu herbal yang mulai dilirik sebagai upaya menjaga kondisi tubuh secara alami maupun mengobati penyakit.
Mulyadi (33), warga Jakarta Pusat asal Jambi, menjadi salah satu contoh konsumen yang mempercayai penggunaan produk madu herbal dalam usahanya menjaga kesehatan keluarga. Adi, begitu ia biasa dipanggil, mengaku mulai mengenal Zymuno setelah istrinya, Lailil Hasanah (26) mengalami keluhan berupa adanya benjolan di area dada sekitar satu tahun yang lalu.
Rasa khawatir terhadap rencana tindakan medis mendorongnya mencari informasi alternatif melalui internet dan media sosial. Dari proses pencarian itulah, Adi kemudian memutuskan untuk mencoba produk Madu Herbal Zymuno.
“Kami menggunakan Zymuno untuk pengobatan istri yang awalnya memiliki keluhan benjolan pada bagian dada. Kemarin sudah ke dokter mau dioperasi namun kami tidak berani,” ungkapnya.
Adi memilih menggunakan produk herbal setelah mencari dan berkonsultasi. “Kebetulan produk ini memberikan pelayanan untuk konsultasi, banyak rekan juga yang menyarankan, akhirnya disarankan pakai Zymuno.”
Awalnya, Adi coba beli dua botol dan dikonsumsi secara rutin. Kemudian lanjut mengonsumsi sampai satu tahun. Ikhtiar Adi dan Lailil berbuah positif. Benjolan yang dialami sang istri perlahan mulai mengecil dan menghilang.
“Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada lagi benjolan,” ujarnya. Selain pengobatan sang istri, Adi juga merasakan manfaat dengan ikut mengonsumsi madu Zymuno. “Saya merasakan bagus untuk stamina dan menjaga kesehatan badan,” ucapnya.
Tren Gaya Hidup Sehat yang Meningkat
Menurut DR. (Cand.) Dr. Inggrid Tania, M.Si., Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), perkembangan gaya hidup sehat di masyarakat Indonesia cukup baik. Seperti pola konsumsi produk herbal maupun kesadaran untuk berolah raga.
Menurut Inggrid, tren positif ini didorong oleh pandemi Covid-19 yang menyadarkan masyarakat bagaimana pentingnya menerapkan gaya hidup sehat. “Sejak pandemi Covid-19 kesadaran untuk menggunakan bahan-bahan alami ya herbal, jamu itu semakin meningkat sehingga walaupun setelah pandemi orang-orang tetap banyak yang mengonsumsi jamu atau herbal,” ujarnya.
Penggunaan produk herbal dan jamu yang cukup tinggi di tengah masyarakat, kata Inggrid, perlu disertai dengan edukasi yang cukup. “Edukasi tidak hanya ke masyarakat umum, tetapi juga memberikan edukasi kepada teman sejawat dokter, tenaga kesehatan. karena justru kalangan kami ini yang kadang-kadang justru kurang welcome dengan bahan alam atau herbal atau jamu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Inggrid juga menilai produk herbal dipilih masyarakat untuk kombinasi yang tepat dengan pengobatan konvensional. Pengobatan kedokteran dengan obat-obatan maupun langkah medis seperti bedah, belum sepenuhnya memberikan kepuasan pada masyarakat atau pasien. “Sehingga masyarakat mencari kombinasi ya. Apa yang bisa mengkombinasi pengobatan konvensional ini supaya hasilnya lebih baik atau lebih optimal dalam proses penyembuhan,” ungkap Inggrid.
Inggrid juga berpesan agar masyarakat terus menggali informasi mengenai pengobatan herbal sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Terutama, menekankan pada pentingnya mencegah penyakit daripada mengobatinya. “Kemudian supaya lebih bijak dalam memilih pengobatan herbal ya, tadi dengan meningkatkan literasi. Karena kalau literasi itu sudah baik maka akan masyarakat itu akan memiliki banyak pengetahuan agar bisa memilah-milah mana yang kiranya bermanfaat dalam memilih pengobatan herbal,” pesannya.
Upaya Hadirkan Produk Herbal Berkualitas
Di tengah kesadaran gaya hidup sehat yang makin meningkat di tengah masyarakat, PT Etos Kreatif Indonesia (Ethos) berupaya menghadirkan produk herbal berkualitas, seperti Madu Herbal Zymuno. Brand Manager Zymuno, Sendhi Dhania mengungkapkan Ethos selalu memastikan konsistensi kualitas bahan baku herbal untuk produk Zymuno.
“Zymuno diproduksi melalui pemilihan bahan alami pilihan yang teruji, kemitraan jangka panjang dengan pemasok lokal, serta komitmen terhadap pemberdayaan komunitas dan keberlanjutan dalam rantai pasok,” ungkap Sendhi.
Sendhi juga menegaskan produk Zymuno sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta bersertifikat halal. Sehingga hal ini menunjukkan standar mutu dan keamanan yang diakui. Madu Herbal Zymuno mengandung komponen herbal seperti madu, ekstrak temu lawak, daun kelor, meniran hijau, dan temu puti.
Sendhi mengungkapkan, Zymuno menawarkan khasiat untuk menjaga kesehatan masyarakat, terutama memelihara kondisi penderita kanker. “Zymuno berbeda dari madu pada umumnya karena dikombinasikan dengan bahan herbal alami seperti meniran hijau, temu putih, temulawak, dan daun kelor melalui proses produksi terstandar yang telah terdaftar BPOM dan Halal Indonesia.”
PT Etos Kreatif Indonesia, lanjut Sendhi, juga berupaya mengedukasi masyarakat mengenai hidup sehat. Selain memberikan beragam edukasi, masyarakat juga dapat berkonsultasi langsung mengenai kondisi kesehatan dan upaya yang sekiranya dapat diambil. “Kami menyediakan web commerce Herbathos.id dan layanan careline untuk informasi edukatif dan layanan pelanggan secara real-time,” pungkasnya.
