Kritik dari Pelatih Go Ahead Eagles terhadap Tindakan NAC Breda
Pelatih Go Ahead Eagles, Melvin Boel, menyampaikan kritik terhadap tindakan NAC Breda yang dianggap merugikan pemain keturunan Indonesia. Kasus ini telah memicu penyelidikan oleh KNVB untuk mengungkap kebenaran di balik isu paspor pemain di Liga Belanda.
Melvin Boel menegaskan bahwa kasus ini tidak muncul karena adanya pemain keturunan Indonesia di skuadnya. Meskipun Dean James menjadi fokus utama, ia menekankan bahwa masalah ini tidak dimulai dari sosok James sendiri. “Kasus ini tidak dimulai dari Dean James, tapi memang terkait Dean, itu perbedaan besar,” ujarnya.
Menurut Melvin, seluruh liga sudah menanganinya dan ini bukan lagi hanya masalah Belanda. Masalah ini bermula setelah pertandingan antara Go Ahead Eagles dan NAC Breda yang berakhir dengan skor 6-0. Ia juga menjelaskan bahwa pihak terkait sedang menangani situasi ini dan bukan merupakan masalah kecil.
Lebih lanjut, Melvin mengatakan bahwa dirinya tidak dapat memengaruhi segala keputusan yang akan dikeluarkan nantinya. Ia hanya bisa menunggu hasil dari penyelidikan tersebut. “Namun, saya tidak memiliki pengaruh apa pun,” katanya. “Sekarang ada pihak lain yang menyelidikinya dan perlu memberikan pendapat mereka.”
Selain itu, Melvin mengakui bahwa Dean James, bek sayap Timnas Indonesia, adalah salah satu pemain andalan di skuadnya. Ia juga menyebut bahwa James tidak hanya ingin bermain, tetapi juga memiliki hasrat besar untuk itu. “Dean dan Richonell adalah pemain bagus yang lebih kami sukai untuk tersedia, terutama dalam pertandingan seperti ini. Mereka juga ingin bermain,” tambahnya.
Skandal paspor ini setidaknya menjerat 25 pemain, termasuk beberapa di antaranya pemain keturunan Indonesia. Selain Dean James, ada Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens yang tengah ditangguhkan bermain selama penyelidikan dilakukan.
PSSI pun telah merespons kasus ini. Mereka memastikan bahwa masalah yang muncul tidak berkaitan dengan proses naturalisasi sang pemain. “Mengenai permasalahan yang ada di klub-klub Eredivisie, maka itu masalah teknis administrasi yang berkaitan dengan hukum dan peraturan di Belanda,” kata Sumardji.
Ia juga menegaskan bahwa semua pemain keturunan yang telah membela Tim Nasional Indonesia, termasuk Dean James, Justin Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On, telah sah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). “Tidak ada masalah hukum Indonesia,” imbuhnya.
“Mereka banyak yang lahir, besar, hidup dan memiliki keluarga di luar Indonesia. Jadi dengan mereka memutuskan menjadi WNI.” “Itu adalah bukti mereka punya kecintaan serta pengabdian terhadap tanah air,” tutupnya.
