Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kesehatan

Nyeri Haid: Tanda Penyakit Serius, Dokter Jelaskan Penyebab Kesuburan Rendah

Wahyudi
Last updated: April 9, 2026 1:47 am
Wahyudi
Share
5 Min Read
SHARE

Nyeri Haid Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius yang Mengganggu Kesuburan

Nyeri haid bukan hanya sekadar ketidaknyamanan yang dialami oleh banyak wanita, tetapi bisa menjadi tanda adanya penyakit serius yang memengaruhi kesuburan. Beberapa kondisi seperti Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS), Endometriosis, dan adenomiosis dapat menyebabkan gangguan reproduksi jika tidak segera ditangani.

Contents
  • Nyeri Haid Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius yang Mengganggu Kesuburan
  • Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)
  • Endometriosis
  • Adenomiosis
  • Infertilitas Tak Terjelas
  • Pentingnya Memahami Siklus Haid
  • Langkah Penting dalam Menjaga Kesuburan

Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari RSIA Kendangsari Surabaya, dr. Jimmy Yanuar Annas, Sp.OG., menjelaskan bahwa gaya hidup tidak sehat dapat memicu berbagai gangguan pada sistem reproduksi wanita. Hal ini bisa berujung pada kesulitan dalam memiliki anak. Oleh karena itu, pemeriksaan dini dan pola hidup sehat sangat penting untuk menjaga kesehatan reproduksi.

Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS)

Salah satu penyakit yang sering menjadi penyebab gangguan kesuburan adalah Sindrom Ovarium Polikistik (PCOS). Kondisi ini merupakan gangguan hormonal yang umum terjadi pada wanita usia subur. Gejalanya bisa berupa menstruasi yang tidak teratur, seperti menstruasi yang jarang atau disertai perdarahan.

Selain itu, PCOS juga bisa menunjukkan gejala lain seperti hiperandrogenisme, yaitu munculnya jerawat atau pertumbuhan rambut berlebih di area yang tidak biasa, misalnya di wajah, tangan, atau kaki. Namun, pada perempuan Asia, gejala ini sering kali tidak khas, sehingga sering tidak disadari.

“Sekitar 50 persen penderita PCOS mengalami obesitas,” ujar dr. Jimmy. Meski tidak selalu terjadi, kegemukan bisa memperparah kondisi ini.

Endometriosis

Endometriosis adalah penyakit lain yang sering dikaitkan dengan gangguan kesuburan. Kondisi ini terjadi ketika jaringan dinding rahim tumbuh di luar rahim, biasanya di area panggul. Gejala utama yang sering muncul adalah nyeri saat menstruasi, saat berhubungan suami istri, maupun nyeri kronis.

Endometriosis juga dapat menyebabkan munculnya kista coklat serta gangguan kesuburan. Menurut dr. Jimmy, kondisi ini bisa dipicu atau dipercepat oleh gaya hidup yang tidak sehat.

Adenomiosis

Adenomiosis adalah gangguan kesuburan yang semakin sering ditemukan pada usia yang lebih muda. Dulu, kasus ini umumnya terjadi pada perempuan usia 30 hingga 40 tahun, tetapi kini mulai ditemukan pada usia 20-an hingga menjelang 30 tahun. Perubahan gaya hidup diduga menjadi salah satu faktor penyebabnya.

Adenomiosis sering kali baru terdeteksi saat pasien mengalami kesulitan hamil. Hal ini karena pemeriksaan awal menggunakan USG perut kerap tidak cukup sensitif, sehingga diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Gejala yang perlu diwaspadai antara lain nyeri saat menstruasi serta perdarahan yang banyak hingga menggumpal.

Infertilitas Tak Terjelas

Terdapat juga kondisi yang disebut infertilitas tak terjelas, yakni ketika pasangan belum juga hamil meski hasil pemeriksaan tidak menunjukkan adanya kelainan yang jelas. Kondisi ini bisa terjadi karena kombinasi faktor dari perempuan maupun laki-laki, yang masing-masing mungkin ringan, tetapi jika digabungkan menjadi masalah.

Pentingnya Memahami Siklus Haid

Memahami siklus haid normal sangat penting. Variasi siklus memang wajar, namun tetap ada batasannya. Pada usia muda, perbedaan siklus haid normalnya tidak lebih dari lima hari, sedangkan pada usia di atas 35 tahun bisa mencapai sembilan hari. Jika melebihi batas tersebut, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan.

Nyeri haid juga tidak boleh dianggap sepele, terutama jika muncul sebelum menstruasi atau mencapai puncak pada hari kedua hingga ketiga. Selain itu, tanda lain seperti perut membesar akibat kista, serta kondisi kelebihan berat badan juga perlu menjadi perhatian.

Pada populasi Asia, kategori overweight sudah dimulai dari indeks massa tubuh (IMT) 30. Dr. Jimmy mengimbau perempuan, termasuk yang masih muda dan belum menikah, untuk lebih peka terhadap kondisi tubuhnya. “Kalau sudah terlambat haid hingga dua bulan atau ada nyeri yang tidak biasa, sebaiknya segera konsultasi ke dokter,” ujarnya.

Langkah Penting dalam Menjaga Kesuburan

Menjaga pola hidup sehat menjadi langkah penting dalam menjaga kesuburan, mulai dari pola makan seimbang, tidur cukup, hingga pengelolaan stres. Tak hanya itu, dalam program kehamilan, pemeriksaan juga perlu dilakukan pada kedua pasangan, karena faktor kesuburan merupakan kombinasi dari pria dan wanita.

“Yang terpenting adalah menjaga tubuh tetap sehat, tidak terlalu kurus atau obesitas, serta tidak memaksakan diri dalam diet maupun olahraga,” pungkasnya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByWahyudi
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kesehatan

5 cara menjaga kesehatan mental saat mudik yang tak terdengar

March 23, 2026
Kesehatan

Terinspirasi dari Inggris, Ini Alasan Kimberly Ryder Memilih Bidan saat Melahirkan

April 22, 2026
Kesehatan

Ketika ‘Normal’ Jadi Topeng: Kehidupan Anak yang Tersembunyi

February 4, 2026
Kesehatan

Hari Gizi Nasional 2026: Peran Mikroba dalam Pencapaian Gizi Seimbang

February 4, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?