Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kesehatan

Minum Teh Setelah Makan Lemak Bisa Netralisir?

Lani Kaylila
Last updated: March 30, 2026 12:26 am
Lani Kaylila
Share
4 Min Read
SHARE

Manfaat dan Keterbatasan Minum Teh Setelah Makan

Beberapa orang percaya bahwa minum teh setelah menyantap hidangan Lebaran bisa “menetralisir” lemak dari makanan seperti gorengan atau makanan bersantan. Namun, apakah benar teh bisa langsung menghilangkan efek lemak? Meskipun ada bukti bahwa komponen tertentu dalam teh dapat membantu pencernaan dan sedikit mempercepat metabolisme lemak, efeknya tidak instan dan tidak menghilangkan lemak seketika. Untuk lebih memahami hal ini, terus baca artikel berikut!

Contents
  • Manfaat dan Keterbatasan Minum Teh Setelah Makan
  • Senyawa dalam Teh
  • Efeknya Tidak Instan
  • Perhatikan Waktu Minum Teh

Senyawa dalam Teh

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa teh, terutama teh hijau dan teh hitam, mengandung senyawa aktif berupa polifenol, seperti katekin (EGCG), dan theaflavin. Senyawa ini diketahui dapat memengaruhi proses pencernaan lemak.

Katekin dalam teh hijau dapat membantu:

  • Menghambat proses emulsifikasi lemak.
  • Mengganggu pembentukan misel (yang penting untuk penyerapan lemak).
  • Mengurangi penyerapan lipid di usus halus.

Sementara itu, polifenol dalam teh hitam dapat membantu:

  • Menghambat enzim lipase pankreas (enzim pemecah lemak).
  • Meningkatkan pembuangan lemak melalui feses.
  • Membantu menurunkan kadar trigliserida dalam kondisi tertentu.

Artinya, teh memang bisa mengurangi sebagian penyerapan lemak, tetapi mekanismenya terjadi di tingkat metabolisme, bukan secara ajaib membersihkan lemak dari tubuh setelah makan.

Efeknya Tidak Instan

Meski terdengar menjanjikan, penting untuk dipahami bahwa efek ini:

  • Tidak terjadi secara langsung setelah satu kali minum teh.
  • Lebih terlihat dalam konsumsi rutin jangka panjang.
  • Banyak dibuktikan pada studi hewan atau kondisi diet tinggi lemak.

Dengan kata lain, minum teh setelah makan makanan berlemak tidak otomatis membuat lemaknya hilang atau tidak terserap sama sekali. Istilah “menetralisir lemak” sebenarnya kurang tepat secara ilmiah. Tubuh tidak bekerja seperti sistem yang bisa langsung dinetralkan oleh satu minuman. Yang terjadi adalah:

  • Teh mungkin menghambat sebagian kecil penyerapan lemak.
  • Tapi tubuh tetap menyerap kalori dari makanan tersebut.
  • Efek penurunan berat badan tetap bergantung pada pola makan dan aktivitas fisik secara keseluruhan.

Perhatikan Waktu Minum Teh

Di balik anggapan bahwa teh membantu menetralisir lemak, ada hal lain yang justru sering terlewat, yakni teh bisa menghambat penyerapan zat besi jika diminum terlalu dekat dengan waktu makan.

Teh mengandung tanin, yaitu bagian dari polifenol yang dapat mengikat zat besi di saluran pencernaan. Ikatan ini membuat zat besi menjadi lebih sulit diserap oleh tubuh, terutama jenis zat besi non-heme yang banyak ditemukan dalam sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa minum teh bersamaan dengan makan dapat menurunkan penyerapan zat besi secara signifikan, bahkan hingga lebih dari setengahnya. Efek ini tidak selalu terasa dalam jangka pendek, tetapi jika menjadi kebiasaan, bisa berkontribusi pada risiko kekurangan zat besi.

Banyak orang minum teh tepat setelah makan berat, termasuk makanan tinggi lemak seperti gorengan atau hidangan bersantan. Padahal, pada waktu yang sama, tubuh juga sedang menyerap berbagai nutrisi penting dari makanan, termasuk zat besi.

Agar tetap bisa menikmati teh tanpa mengganggu penyerapan nutrisi, coba cara ini:

  • Beri jeda sekitar 1–2 jam setelah makan sebelum minum teh.
  • Hindari minum teh berbarengan dengan makanan utama.
  • Saat makan, pilih air putih sebagai opsi yang lebih netral.

Pendekatan ini penting terutama bagi kelompok yang rentan kekurangan zat besi, seperti perempuan, ibu hamil, atau orang dengan pola makan rendah daging.

Minum teh setelah makan memang tidak sepenuhnya buruk, tetapi juga tidak bisa dianggap sebagai kebiasaan yang selalu sehat. Selain efeknya terhadap lemak yang tidak instan, ada risiko yang perlu diperhatikan, yaitu potensi gangguan penyerapan zat besi.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByLani Kaylila
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kesehatan

Tabungan Langkah: Hobi yang Jaga Detak Jantung

December 31, 2025
Kesehatan

Ancaman Air Kapur yang Terabaikan

December 22, 2025
Kesehatan

Dinkes Balikpapan Perketat Pemeriksaan Sopir Angkutan Umum untuk Cegah Kecelakaan

March 30, 2026
Kesehatan

70 Ucapan Hari Persatuan Farmasi Indonesia 2026, Apresiasi untuk Tenaga Kefarmasian

February 14, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?