Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Politik

Mengungkap catatan medis Nadiem: antara nyawa dan kasus korupsi

Harini Umar
Last updated: April 9, 2026 1:47 am
Harini Umar
Share
4 Min Read
SHARE

Sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat yang Menyentuh Hati

Pada Senin (6/4/2026), suasana di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat terasa lebih berat dari biasanya. Bukan hanya karena jumlah kerugian negara sebesar Rp2,1 triliun dalam kasus pengadaan Chromebook yang sedang dibahas, tetapi juga karena kehadiran dokter pribadi terdakwa Nadiem Makarim. Hal ini menunjukkan bahwa persidangan tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga pada kondisi kesehatan dan kemanusiaan.

Dokter Pribadi Terdakwa Mengungkap Risiko Kematian

Dalam sidang tersebut, dokter pribadi Nadiem memberikan informasi medis yang sangat penting. Meskipun detail penyakitnya bersifat pribadi, satu peringatan keras disampaikan: risiko kematian jika terjadi infeksi. Dodi S. Abdulkadir, kuasa hukum Nadiem, mengatakan bahwa permohonan pembantaran bukanlah sekadar strategi untuk keluar sementara dari Rutan KPK, melainkan langkah penting untuk menjaga kesehatan terdakwa.

“Nadiem itu orangnya nekat. Dia sempat bilang sudahlah tidak apa-apa. Tapi secara medis, tubuhnya tidak bisa berbohong. Kami butuh pembantaran bukan untuk kabur, tapi untuk memastikan terdakwa tetap hidup hingga vonis dijatuhkan,” tambahnya.

Menguji Validitas Jalur Rumah Sakit

Hakim tampak sangat hati-hati dalam menguji validitas permohonan pembantaran. Dalam praktik hukum, permohonan seperti ini sering kali dicurigai sebagai strategi mengulur waktu. Namun, dalam persidangan ini, majelis hakim menuntut bukti absolut. Risalah medik yang dipaparkan harus mampu meyakinkan bahwa perawatan di dalam Rutan sudah tidak lagi memadai.

Pemeriksaan dokter ini menjadi filter terakhir. Hakim ingin memastikan bahwa jika Nadiem akhirnya diizinkan keluar dari Rutan untuk menginap di Rumah Sakit, hal itu didasarkan pada hak asasi manusia untuk mendapatkan layanan kesehatan, bukan karena privilese mantan pejabat.

Kritik Atas Sidang Maraton yang Tidak Manusiawi

Selain masalah kesehatan, tim hukum Nadiem juga melancarkan protes keras terhadap durasi persidangan yang kerap menembus tengah malam. Foto-foto yang diabadikan oleh wartawan menunjukkan raut wajah Nadiem yang pucat di bawah lampu ruang sidang yang benderang.

“Apa manusiawi sidang dipaksakan sampai jam 12 malam? Kita ini manusia, bukan mesin. Ada hak untuk beribadah, ada waktu untuk salat Magrib dan Isya yang terganggu,” protes Dodi dengan nada tinggi.

Pihak pengacara mendesak agar jam operasional pengadilan dibatasi secara ketat. Menurut mereka, memaksakan orang sakit untuk bersidang hingga dini hari adalah bentuk penyiksaan halus yang bisa memperburuk kondisi klinis terdakwa.

Menanti Ketukan Palu Pembantaran

Hingga berita ini diturunkan, nasib Nadiem Makarim apakah akan tetap mendekam di sel atau pindah ke bed rumah sakit masih bergantung pada pertimbangan nurani dan logika hukum majelis hakim.

Foto-foto eksklusif yang diabadikan media ini dalam ruang sidang menunjukkan Nadiem jika Nadiem tampak sehat secara visual, walaupun dokternya lebih memahami kenyataan yang sebenarnya, sebuah pemandangan yang kontras dengan sosok energik yang dulu memimpin kementerian Pendidikan, terkadang membuat orang yang melihatnya ragu disebut sakit.

Sidang ini bukan lagi sekadar soal Chromebook dan triliunan rupiah, tapi juga soal ujian bagi sistem peradilan kita. Mampukah tetap tegak lurus pada hukum tanpa mengabaikan detak nadi kemanusiaan?




Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHarini Umar
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Politik

Pemerintah Pantau ASN WFH via GPS, Tanggapan Harus 5 Menit

April 9, 2026
Politik

Konflik Timur Tengah Memburuk, Jemaah Umrah Bandung Tetap Berharap ke Tanah Suci

March 10, 2026
Politik

Kolonel Arm Oke Kistiyanto, Dandim 0602/Serang dengan Karier Militer Hebat hingga Afrika

December 10, 2025
Politik

Munjirin Digeruduk Warga Pulomas Atas Tuduhan Padel

February 27, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?