Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Kesehatan

Mengapa Mudik Darat Sering Sebabkan Sakit Kepala?

Nurlela Rasyid
Last updated: March 19, 2026 1:46 am
Nurlela Rasyid
Share
4 Min Read
SHARE

Faktor-Faktor yang Memicu Migrain Saat Mudik

Perjalanan darat yang panjang menuju kampung halaman sering kali menjadi tantangan fisik dan mental bagi para pemudik. Di balik rasa gembira menyambut hari raya, banyak yang menghadapi ancaman kesehatan seperti serangan migrain yang bisa sangat mengganggu kenyamanan selama perjalanan. Kondisi kabin yang tertutup, fluktuasi cahaya matahari, serta pola makan yang tidak teratur menjadi faktor pemicu yang berpotensi memicu nyeri kepala sebelah. Memahami penyebabnya sangat penting agar perjalanan tetap lancar tanpa hambatan kesehatan.

Contents
  • Faktor-Faktor yang Memicu Migrain Saat Mudik
  • Tips Mudik Lebaran Nyaman Pakai Mobil Listrik

1. Stimulasi Sensorik Berlebih dari Lingkungan Jalan Raya



Penyebab utama munculnya migrain saat perjalanan darat adalah paparan stimulasi sensorik yang konstan dan intens terhadap sistem saraf pusat. Cahaya matahari yang masuk melalui kaca mobil sering kali menciptakan kilatan atau pantulan yang menyilaukan, terutama saat kendaraan bergerak melewati barisan pohon atau bangunan. Fenomena visual ini dapat memicu aktivitas listrik abnormal di otak yang menjadi awal mula terjadinya aura dan nyeri migrain.

Selain faktor visual, kebisingan mesin kendaraan yang terus-menerus serta suara klakson di tengah kemacetan juga memberikan beban kerja ekstra pada saraf pendengaran. Bagi individu yang sensitif, kombinasi antara getaran mobil dan bau menyengat dari pengharum ruangan kimiawi atau asap knalpot dapat merangsang saraf trigeminus. Saraf ini bertanggung jawab atas sensasi di wajah dan kepala, yang jika teriritasi akan melepaskan zat kimia peradang dan menyebabkan pembuluh darah di otak berdenyut menyakitkan.

2. Dehidrasi dan Fluktuasi Kadar Gula Darah Selama Berkendara



Kondisi biologis tubuh selama mudik sering kali terabaikan akibat fokus yang tercurah pada jarak tempuh dan kemacetan. Dehidrasi merupakan pemicu migrain yang paling umum namun sering disepelekan karena banyak pemudik sengaja mengurangi minum agar tidak terlalu sering berhenti untuk buang air kecil. Kurangnya cairan menyebabkan volume darah menurun, sehingga asupan oksigen ke otak berkurang dan memicu penyempitan serta pelebaran pembuluh darah secara mendadak.

Pola makan yang tidak menentu, baik karena sedang berpuasa maupun karena sulit menemukan tempat makan yang layak, juga menyebabkan fluktuasi kadar gula darah atau hipoglikemia. Otak adalah organ yang sangat bergantung pada glukosa sebagai sumber energi utama. Ketika kadar gula darah turun drastis, tubuh melepaskan hormon stres yang dapat memicu ketegangan saraf kepala. Konsumsi camilan tinggi gula secara berlebihan sebagai kompensasi juga tidak disarankan, karena lonjakan dan penurunan gula darah yang cepat justru akan memperburuk kondisi kestabilan saraf otak.

3. Ketegangan Otot Leher Akibat Posisi Duduk Statis yang Lama



Berada dalam posisi duduk yang statis selama berjam-jam di dalam mobil atau bus memaksa otot-otot di area leher, bahu, dan punggung atas bekerja secara isometrik untuk menahan guncangan. Ketegangan otot yang berkepanjangan ini dikenal sebagai pemicu migrain tipe tension-type headache yang sering berkembang menjadi migrain penuh. Posisi kepala yang cenderung condong ke depan atau kaku saat memantau jalanan menyebabkan aliran darah ke otot-otot di sekitar dasar tengkorak menjadi terhambat.

Kelelahan fisik ini diperparah oleh kurangnya waktu istirahat yang berkualitas selama perjalanan. Kurang tidur sebelum berangkat atau mencoba tidur dalam posisi duduk yang tidak ergonomis di dalam kendaraan akan mengganggu ritme sirkadian tubuh. Gangguan pada pola istirahat ini menyebabkan ambang batas nyeri seseorang menurun, sehingga pemicu kecil sekalipun akan dengan mudah meledakkan serangan migrain yang berat. Melakukan peregangan ringan dan memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam kabin adalah langkah preventif sederhana untuk menjaga saraf tetap rileks hingga sampai di tujuan.

Tips Mudik Lebaran Nyaman Pakai Mobil Listrik

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByNurlela Rasyid
Penulis online yang antusias mendalami topik kesehatan dan gaya hidup. Ia rutin mengikuti webinar, membaca jurnal kesehatan, dan menulis catatan pribadi tentang pola hidup seimbang. Hobi lain yang ia tekuni adalah membuat smoothie dan meditasi. Motto: "Informasi adalah alat untuk hidup lebih baik."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Kesehatan

Cara efektif menghindari super flu

January 4, 2026
Kesehatan

Cardea, pusat fisio-pilates pertama di Semarang resmi dibuka

March 14, 2026
Kesehatan

Cara Mengecek Kehamilan dengan Detak Jantung, Bisa Dipercaya?

February 4, 2026
Kesehatan

Jangan Dipaksa, Ini 8 Tanda Ibu Hamil Perlu Berhenti Puasa

February 23, 2026
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?