Pendaftaran Anggota Polri 2026 di DIY Capai 1.407 Orang
Pendaftaran anggota Polri Tahun 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencapai jumlah yang cukup tinggi, dengan total pendaftar sebanyak 1.407 orang. Data ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti seleksi rekrutmen Polri. Dari jumlah tersebut, terdapat 1.135 pendaftar laki-laki dan 272 pendaftar perempuan.
Seleksi dibuka melalui tiga jalur utama, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama. Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah pendaftar pada masing-masing jalur adalah sebagai berikut:
- Akpol: 102 orang (90 pria dan 12 wanita)
- Bintara: 1.241 orang (981 pria dan 260 wanita)
- Tamtama: 64 orang (semua pria)
Proses pendaftaran dilakukan secara online dan diikuti dengan verifikasi administrasi oleh panitia daerah. Seleksi ini telah dibuka sejak tanggal 9 hingga 30 Maret 2026.
Tahapan Seleksi yang Sedang Berlangsung
Saat ini, tahapan seleksi yang sedang berlangsung di Panda DIY adalah Pemeriksaan Administrasi (Rikmin) Awal bagi peserta calon siswa Bintara dan Tamtama. Sementara itu, peserta calon Taruna/Taruni Akpol telah menjalani Rikmin Awal dan dilanjutkan dengan Pemeriksaan Kesehatan Tahap I (Rikkes Tahap I) yang telah dilaksanakan pada hari Selasa, 7 April 2026.
Untuk memastikan proses seleksi berjalan dengan baik, Polda DIY juga melakukan pengawasan internal dan eksternal. Pengawasan internal dilakukan oleh Itwasda Polda DIY dan Bidpropam Polda DIY, sedangkan pengawasan eksternal melibatkan berbagai lembaga independen seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Paksi Katon, UPTD Metrologi Kabupaten Sleman, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan dan Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY, serta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY.
Selain itu, ada beberapa lembaga lain yang turut serta dalam pengawasan, seperti Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V DIY, Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) DIY, dan Pusat Studi Forensika Digital UII.
Teknologi Informasi dalam Proses Seleksi
Untuk meningkatkan objektivitas penilaian, Polda DIY juga memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaan tes psikologi dan akademik. Tes tersebut menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), sehingga hasilnya dapat diketahui secara cepat dan transparan.
Hotline Pengaduan untuk Masyarakat
Sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat, Panda DIY menyediakan layanan hotline penerimaan Polri melalui WhatsApp di nomor 0813-9277-7745. Masyarakat juga dapat menyampaikan laporan maupun pengaduan terkait proses seleksi melalui barcode pengaduan Bidpropam Polda DIY.
Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menegaskan bahwa Polda DIY tetap berkomitmen untuk melaksanakan proses rekrutmen dengan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Ia mengimbau masyarakat yang mengetahui adanya indikasi kecurangan dalam proses rekrutmen untuk segera melaporkannya melalui layanan hotline atau barcode pengaduan Propam.
Ihsan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi jalannya proses seleksi agar tetap berlangsung dengan prinsip bersih, transparan, dan akuntabel. Tujuannya adalah untuk menghasilkan anggota Polri yang berintegritas serta sesuai dengan harapan masyarakat.
