Penemuan Jasad dalam Freezer Kios Ayam Geprek
Jasad Abdul Hamid, seorang karyawan ayam geprek di Bekasi, ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di dalam freezer kios. Kejadian ini terjadi pada Sabtu (28/3/2026), dan mengejutkan warga setempat.
Abdul Hamid ditemukan di kios ayam geprek yang berada di Perumahan Mega Regancy, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, jasadnya terbungkus plastik dan dalam kondisi tanpa tangan dan kaki. Diduga kuat korban menjadi korban mutilasi.
Pemilik kios, AL, pertama kali menemukan jasad Abdul Hamid. Ia menceritakan bagaimana kejadian bermula ketika ia merasa heran dengan dua pegawainya, S dan A. Setelah mudik Lebaran 2026, AL menghubungi kedua karyawan tersebut dari kampung halaman. Namun, jawaban mereka tidak seperti biasanya. Mereka hanya membalas singkat bahwa sedang dalam perjalanan menuju kios.
Setelah itu, keduanya hilang kabar. AL merasa ada yang tidak wajar, sehingga memutuskan pulang lebih awal ke kios. Ketika sampai, rolling door toko terbuka, dan saat dicek, dua karyawan yang seharusnya ada tidak ditemukan. Selain itu, dua unit motor operasional juga hilang.
AL kemudian mencoba menyiapkan jualan dan mengecek tempat penyimpanan ayam. Di dalam freezer, ia menemukan gumpalan selimut. Setelah diiris, ia melihat bahwa isinya adalah kulit manusia. Ia langsung melapor ke polsek.
Ketika dibuka oleh polisi, AL langsung mengenali jasad dalam freezer. “Ternyata benar itu jenazahnya Abdul,” katanya. Menurut AL, jenazah diperkirakan sudah empat hari berada di dalam freezer.
Abdul Hamid berusia 39 tahun dan berasal dari Palembang. Ali, warga sekitar, mengatakan bahwa Abdul Hamid adalah orang yang baik dan sering berbincang dengan warga serta pedagang lain. Sedangkan Elin mengaku masih melihat Abdul Hamid pada malam takbiran. “Terakhir saya lihat malam takbiran. Masih di depan kios,” katanya.
Pelaku Ditangkap
Kini, pihak kepolisian telah menangkap dua pelaku pembunuhan Abdul Hamid. Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, mengatakan bahwa dua orang pelaku, DS alias A dan S, telah ditangkap.
Menurut Rahim, kondisi jasad korban begitu mengenaskan. “Kondisi tanpa tangan dan kaki,” katanya. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus mayat dalam freezer di kios ayam geprek.
Saat penemuan mayat, ES, pemilik kios, datang ke kios pada pagi Sabtu. Ketika membuka freezer, dia justru menemukan jasad seorang pria yang diduga Hamid, dilihat dari warna kulitnya. “Dia melaporkan penemuan mayat berada di dalam freezer penyimpanan daging ayam miliknya yang diduga dari ciri-ciri kulitnya adalah karyawannya bernama Abdul Hamid,” jelas Rahim dalam keterangan tertulis, Minggu (29/3/2026).
Menurut Rahim, mayat Hamid ditemukan dengan kondisi tanpa tangan dan kaki. “Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” kata Rahim.
Lantas ES menghubungi dua karyawannya yang lain, ACN (23) dan S (27). Namun telepon tidak tersambung. Kecurigaan ES terhadap keduanya pun muncul. Ditambah lagi, dua sepeda motor dan uang tunai Rp 500.000 juga turut hilang dari kiosnya.
Padahal sebelumnya dua karyawan itu sempat izin mudik lebaran, meninggalkan Hamid yang menetap berjaga di kios karena tak punya saudara.
Tak lama usai penemuan mayat Hamid, polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku. “Benar, pelaku sudah ditangkap,” ungkap Rahim. Kedua pelaku berinisial DS alias A dan S, yang cocok dengan dua karyawan lainnya.
Namun, Rahim belum menjelaskan lebih lanjut terkait rincian waktu dan tempat penangkapan. Polisi juga belum mengungkap motif dan kronologi lebih jauh, dan direncanakan akan disampaikan dalam konferensi pers dalam waktu dekat.
