Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Bisnis

Kisah Mariani, Perempuan Batam yang Sukses dari Kerupuk Ikan

Harini Umar
Last updated: April 4, 2026 12:00 am
Harini Umar
Share
7 Min Read
SHARE

Kehidupan dan Perjalanan Mariani dalam Merintis Azzuri Snack

Di sebuah rumah sederhana di Bengkong, Batam, aroma ikan tenggiri yang digoreng hangat tercium setiap pagi. Di tempat inilah Mariani, seorang perantau asal Karimun, memulai langkah kecilnya dalam merintis usaha kecil yang kini menjadi salah satu UMKM olahan laut unggulan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Dari rumah ini pula lahir Azzuri Snack, usaha yang dirintis di tengah himpitan ekonomi, tetapi tumbuh dalam ekosistem ekonomi syariah.

Contents
  • Kehidupan dan Perjalanan Mariani dalam Merintis Azzuri Snack
  • Melihat Peluang dari Laut
  • Menguat dengan Prinsip Halal
  • Limbah yang Menjadi Berkah
  • Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Syariah di Kepri
  • KURMA dan Peran UMKM dalam Ekonomi Daerah
  • Kesimpulan

Mariani bukanlah lulusan tata boga. Ia datang ke Batam pada tahun 1995 sebagai pekerja pabrik. Di kota ini pula ia menemukan tambatan hati dan menikah. Kehidupannya berjalan sederhana hingga suatu fase sulit datang. Sang suami terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), dan Mariani merasa tidak bisa membantu apa-apa, bahkan sekadar beli garam.

Kegelisahan itu menjadi titik balik. Dari sana, ia mulai melangkah dengan keberanian. Ia belajar secara otodidak, menggunakan YouTube dan Google sebagai “sekolah” baginya saat itu. Awalnya, Mariani hanya membuat kue sederhana. Ia menitipkan bolu ke warung-warung dengan harga Rp1.000 per potong. Setiap pagi, sebelum mengantar anak ke sekolah, ia lebih dulu mengantar kue. Anak keduanya yang masih kecil kala itu duduk di boncengan motor, ikut menemani dan menjadi saksi perjuangan seorang ibu.

Dari nama anaknya, Panzuri, Mariani menamai usahanya Azzuri Snack. Bukan sekadar nama, tetapi ada doa, harapan, sekaligus pengingat perjuangannya dalam merintis usaha.

Melihat Peluang dari Laut

Tinggal di wilayah kepulauan membuat Mariani melihat peluang bisnis yang sangat potensial. Laut bukan sekadar sumber pangan, tetapi bisa menawarkan mimpi baru. Pada 2015–2016, ia mulai serius mengolah kerupuk ikan tenggiri. Ikan ini dikenal sebagai bahan premium dengan cita rasa kuat dan mudah diterima pasar.

Persaingan sudah ada, bahkan lebih dulu besar. Namun ia tak gentar. Pembinaan dari berbagai instansi, termasuk Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri yang ia dapatkan, membuat naluri usaha Mariani makin terbentuk. Ia pun memilih jalan berbeda dalam mengembangkan usaha kerupuk ikannya. Mariani membuat kerupuk tanpa bahan penyedap rasa, seperti MSG, agar bisa menyasar konsumen yang peduli pada kesehatan.

Pilihan itu perlahan membuahkan hasil. Produk Azzuri Snack mulai dikenal, berkembang, hingga menemukan pasarnya sendiri. Dalam perjalanannya, Azzuri Snack tidak tumbuh sendiri. Di baliknya, ada kontribusi dari para ibu rumah tangga di sekitar wilayah Bengkong Laut yang ikut terlibat dalam proses produksi.

Menguat dengan Prinsip Halal

Sejak awal merintis usaha, Mariani sudah mengurus sertifikat halal produk usahanya. Baginya, kehalalan produk bukan sekadar label, tetapi bagian dari prinsip usaha yang dijalankannya menggunakan bahan yang baik dan proses yang terjaga. Perjalanan Azzuri Snack pun tak berhenti di dapur produksi. Dari Bengkong, langkah kecil itu perlahan menapaki panggung yang lebih besar. Produk olahan laut khas Kepri itu bahkan ikut ambil bagian dalam Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera 2024.

Batam menjadi tuan rumah pelaksanaannya. Di sana, Azzuri Snack berdiri sejajar dengan pelaku usaha lain dalam ekosistem halal, membawa cerita tentang cita rasa laut yang diolah dengan prinsip syariah. Kini, seluruh varian Azzuri Snack telah bersertifikat halal, membuatnya semakin percaya diri menembus pasar yang lebih luas.

Limbah yang Menjadi Berkah

Di balik peningkatan produksi Azzuri Snack, sempat muncul persoalan baru, yakni limbah produksi. Tulang ikan yang tersisa dari proses produksi menumpuk dan menjadi masalah. Namun bagi Mariani, setiap masalah selalu menyimpan peluang. Ia mencoba mengolahnya kembali. Tulang direbus, dihancurkan, lalu dicampur ke dalam adonan kerupuk. Dari eksperimen sederhana itu, lahir produk baru, kerupuk tulang ikan tenggiri atau dinamainya Tulgi.

Inovasi ini bukan hanya mengurangi limbah, tetapi juga menambah nilai usaha Mariani yang sempat terpukul saat Pandemi Covid-19. Bahkan mengantarkan Azzuri Snack meraih penghargaan produk ramah lingkungan pada Gebyar Melayu Pesisir di Batam, beberapa tahun lalu.

Pertumbuhan Ekosistem Ekonomi Syariah di Kepri

Komitmen Mariani menghadirkan produk halal bukanlah cerita baru. Di Kepri, geliat serupa tengah menjadi tren di kalangan pengusaha UMKM. Hingga Juli 2025, Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri mencatat sebanyak 19.460 sertifikat halal telah terbit. Dari jumlah itu, sebagian besar berasal dari Batam. Totalnya 11.560 sertifikat halal, menjadikan Batam sebagai daerah dengan kontribusi terbesar.

Jumlah ini pun diperkirakan akan terus bertambah, seiring meningkatnya kesadaran pelaku usaha di Kepri terhadap pentingnya sertifikasi halal. Ketua Tim Urais dan Binsyar Kantor Wilayah Kementerian Agama Kepri, Titik Hindon, menyebut antusiasme pelaku UMKM di Kepri mengurus sertifikat halal terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun.

Program Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) yang digulirkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal menjadi peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas. Tak hanya sekadar memenuhi kewajiban, sertifikat halal kini dipandang sebagai pintu masuk untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pasar.

KURMA dan Peran UMKM dalam Ekonomi Daerah

Baru-baru ini, BI Kepri bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri menggelar event Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026. Di kegiatan ini, peran UMKM seperti Azzuri Snack diperkuat. Kepala BI Perwakilan Kepri, Rony Widijarto, menegaskan pentingnya peran UMKM dalam ekonomi daerah. Ini adalah dukungan langsung terhadap pengembangan ekonomi syariah maupun UMKM. Kami melihat ini sangat strategis bagi Batam dan Kepri.

Pertumbuhan ekonomi Kepri yang tinggi perlu dijaga agar tetap inklusif, dengan UMKM sebagai salah satu penggerak utama yang terhubung dengan industri besar. Menurutnya, konektivitas ini akan menciptakan efek berganda bagi ekonomi lokal. Industri butuh banyak hal, mulai dari makanan, katering, hingga perlengkapan. Kalau ini bisa diisi UMKM lokal, dampaknya luar biasa.

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, melihat KURMA sebagai ruang strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi daerah. KURMA bukan sekadar festival Ramadan, tetapi wadah promosi produk UMKM, penguatan pariwisata halal, edukasi keuangan syariah, hingga pelayanan publik.

Kesimpulan

Dengan dukungan tersebut, kisah milik Mariani diharapkan bisa menjadi inspirasi. Dari dapur kecil di Bengkong, langkahnya kini menjadi bagian dari gerakan yang lebih besar mendorong UMKM naik kelas, memperluas pasar, dan ikut membentuk ekonomi Kepri yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByHarini Umar
Seorang jurnalis online yang gemar membahas tren baru dan peristiwa cepat. Ia menyukai fotografi jalanan, nonton dokumenter, dan mendengar musik jazz sebagai relaksasi. Menulis baginya adalah cara memahami arah dunia. Motto hidupnya: "Setiap berita harus memberi manfaat, bukan sekadar informasi."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Bisnis

UNIQLO Soroti Kepemimpinan Inklusif di Hari Perempuan Internasional 2026!

March 14, 2026
Bisnis

Optimalisasi Keuangan, Bank Mandiri Jadi Mitra Strategis Pemerintah

February 17, 2026
Bisnis

Akhirnya Temukan Penjual Lontong Kupang di Bogor

January 8, 2026
Bisnis

Kenalan dengan Angela Meng, Istri Pendiri Coinbase

December 29, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?