Jayapura Update
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
  • Tentang Kami
  • Kontak
    • Informasi Pemasangan Iklan & advertorial
  • Pedoman Media Siber
    • Hak Jawab Dan Koreksi Berita
    • Pedoman Pemberitaan Ramah Anak
  • Disclaimer
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Kirim Tulisan
Jayapura UpdateJayapura Update
Font ResizerAa
  • Home
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Search
  • Bisnis
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Hukum
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Politik
  • Teknologi
Follow US
Pendidikan

Kiai Afif, Sang Profesor Pesantren An Nahdlah Makassar

Wahyudi
Last updated: April 12, 2026 12:05 am
Wahyudi
Share
4 Min Read
SHARE

Profesor Afifuddin Harisah: Pemikir Pendidikan Islam Multikultural

Kiai Afifuddin Harisah, yang kini menjabat sebagai Guru Besar Pendidikan Islam Multikultural di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), telah mencapai prestasi luar biasa dalam bidang pendidikan dan keagamaan. Dengan usia 52 tahun, ia berhasil meraih gelar profesor setelah melalui perjalanan panjang dalam dunia akademik dan pesantren. Ia dikenal dengan konsep “mangaji tudang” yang menjadi model pendidikan berbasis kearifan lokal, bertujuan untuk memperkuat moderasi beragama dan deradikalisasi.

Latar Belakang dan Perjalanan Karier

Afifuddin lahir pada tanggal 22 Agustus 1973. Ia dibesarkan dalam lingkungan pesantren yang dipimpin oleh ayahnya, Anre Gurutta Haji (AGH) Muh Harisah AS, seorang tokoh penting yang juga merupakan pendiri Ponpes An Nahdlah Makassar. Tradisi mengaji tudang yang diajarkan di pesantren tersebut menjadi fondasi awal dalam pembentukan pemikiran dan karakternya.

Selain itu, Afifuddin juga memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. Ia menyelesaikan studi Strata Satu (S1) di Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, dari tahun 1993 hingga 1997. Setelah itu, ia melanjutkan studi S2 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) pada periode 1999–2001 dengan fokus pada Ushuluddin/Akidah Filsafat. Gelar doktor diraihnya di UIN Alauddin Makassar antara 2009–2013.

Kontribusi dalam Dunia Pendidikan dan Dakwah

Sebagai dosen tetap di Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin, Afifuddin tidak hanya aktif dalam pengajaran, tetapi juga dalam penelitian dan publikasi ilmiah. Ia terkenal dengan fokus pada isu moderasi beragama, pendidikan Islam, serta deradikalisasi. Banyak karya ilmiahnya muncul di jurnal internasional maupun nasional bereputasi.

Selain itu, Kiai Afifuddin juga dikenal sebagai pendakwah yang telah berkiprah selama lebih dari 20 tahun. Ia memiliki pendekatan dakwah yang santun, ramah, dan penuh kearifan. Ia juga aktif dalam memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan ajaran agama yang benar kepada masyarakat luas.

Peran dalam Pengembangan Pesantren

Afifuddin juga memiliki perhatian besar terhadap perkembangan pesantren. Ia pernah menjabat berbagai posisi penting seperti Ketua Program Studi, Wakil Dekan, hingga Dekan Fakultas Agama. Selain itu, ia juga pernah mengajar di Universitas Islam Makassar (UIM).

Dalam diskusi HUT27 PKB Sulsel, ia menyampaikan kritik terhadap komitmen pemerintah yang dinilai lemah dalam mendukung pesantren, khususnya dalam hal penganggaran. Menurutnya, keberadaan Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Penyelenggaraan Pesantren harus diiringi dengan tindakan nyata, bukan hanya sebagai simbol politik semata.

Sejarah Pesantren An Nahdlah

Pesantren An Nahdlah yang kini menjadi salah satu institusi pendidikan ternama di Makassar, awalnya dimulai dari pengajian kecil di rumah AGH Harisah. Awalnya hanya 7 orang peserta, termasuk Afifuddin yang masih belia, pengajian ini disebut sebagai pengajian Ashabul Kahfi. Dari sinilah, pesantren berkembang menjadi lembaga pendidikan yang sangat berpengaruh.

Visi dan Misi

Kiai Afifuddin tidak hanya fokus pada pendidikan dan keagamaan, tetapi juga pada pengembangan masyarakat secara keseluruhan. Ia percaya bahwa pesantren harus didukung dengan kebijakan anggaran yang sesuai dengan karakteristik dasarnya. Ia menegaskan bahwa pesantren harus diawali oleh kehadiran kiai dan gurutta, bukan hanya sekadar label.

Dengan visi dan misinya yang jelas, Kiai Afifuddin terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih harmonis dan inklusif, dengan pendidikan Islam sebagai landasan utamanya.

Share This Article
Facebook Copy Link Print
ByWahyudi
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."
Leave a Comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru

Kafe Starboy, daya tarik baru di utara Makassar dengan pemandangan laut yang menakjubkan

Upah dan Ilusi Perlindungan Karyawan

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 4 Halaman 191-192: Jenis Paragraf

Itinerary Taman Narmada Lombok, Santapan Raja di Kaki Gunung Rinjani

Orang yang Selalu Butuh Tahu Rencana Biasanya Memiliki 8 Kualitas Unik Ini, Menurut Psikologi

Kala KSAD dan Mendagri Serentak Minta Anggaran ke Purbaya untuk Sumatera

Kisah Sedekah Francisco Rivera: Bintang Persebaya Bagikan Ponsel ke Staf Pelatih

Kunci keberhasilan Nvidia menguasai industri AI, strategi berani

Melihat Awal Sejarah Vietnam Melalui Benda Purba di Museum Nasional

5 Drama China Terbaik untuk Wanita 20-an, Obat Galau Kehidupan Masa Lalu

You Might Also Like

Pendidikan

Soal Esai Agama Kristen Kelas 6 Semester 2 2026

December 16, 2025
Pendidikan

Latihan Soal Ujian Akhir Modul 1 PPG Guru MI Lengkap Kunci Jawaban

December 19, 2025
Pendidikan

Contoh Soal Ujian Akhir Tahun Fikih Kelas 2 SD

April 9, 2026
Pendidikan

Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 Dibuka, Ini Persyaratannya

December 16, 2025
Jayapura Update
Jayapura Update JayapuraUpdate menjadi salah satu media online yang memberikan perhatian khusus pada isu-isu lokal di Jayapura dan Papua. Portal ini mengedepankan penyajian berita yang ringkas namun tetap menyeluruh, sehingga memudahkan pembaca memahami konteks peristiwa. Selain berita aktual, situs ini juga memberikan artikel analisis, opini, serta laporan mendalam tentang isu yang berdampak bagi masyarakat. JayapuraUpdate dapat diakses secara mudah melalui berbagai perangkat.
FacebookLike
XFollow
PinterestPin
InstagramFollow
YoutubeSubscribe

© Powered by PT Cipta Jasa Digital – JayapuraUpdate.com @2025

Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?